Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 311 Septian


Bab 311 Septian


Di luar ring para penonton heboh, mereka melemparkan cacian dan makian kepada Petarung Wiliam Atmajaya.


Wiliam Atmajaya pun gemetaran karena dia kalah telak, dan itu berarti Elephant Land miliknya harus di serahkan kepada jagat.


Wiliam Atmajaya tidak rela kalau harus kehilangan Elephant Land, walaupun telah bangkrut tetapi kalau di jual bisa mendapatkan puluhan milyar rupiah.


Wiliam Atmajaya pun berencana untuk melarikan diri dari tempat itu dan meninggalkan semua anak buahnya.


Hanya beberapa orang kepercayaannya yang dia bawa untuk menyelinap pergi.


Sebelumnya sopir Wiliam Atmajaya sudah menunggu di luar area club malam, ini sudah dia persiapan kalau sesuatu terjadi dan itu benar, dia kalah dan harus melarikan diri.


Beberapa anggota komunitas Phantom pun marah dan berniat melampiaskan kekesalannya kepada Wiliam Atmajaya.


Tetapi Wiliam Atmajaya sudah tidak ada lagi di tempatnya.


"Hai Apakah kamu melihat si Wiliam, ke mana dia pergi ?" Tanya orang yang kesal.


"Entahlah aku tidak tahu, aku juga kesal karena kalah taruhan, akan aku hajar dia karena menyebabkan aku kalah" jawab yang lainnya.


Wiliam Atmajaya sangat licin dia sudah ada di gerbang keluar, tetapi ketika dia berjalan ke arah luar melalui jalur pejalan kaki dia pun di hadang oleh beberapa orang.


"Tuan muda Wiliam, anda mau kemana, bukanya acara kumpul komunitas Phantom belum selesai ?" Tanya orang yang menghadang.


Wiliam Atmajaya tersenyum dan menjawab "Hehehe.... Aku sedang ada urusan mendesak, sehingga aku harus segera pergi dari tempat ini"


Orang yang menghadang itu pun mencibir "Oh.... Ada urusan ya, bukanya anda hanya ingin melarikan diri dari tempat ini untuk menghindari membayar taruhan"


Mendengar itu Wiliam Atmajaya marah dan membentak "Septian, jaga mulut mu itu, kamu itu hanya cecunguk kecil yang tidak berarti, kamu itu hanya ketua cabang dari Geng Beruang Hitam bawahan di Anton, kalau aku mau aku akan menghabisi mu dengan mudah.


Maka dari itu jaga ucapan mu dan minta maaflah lalu menyingkir dari jalan ku, kalau tidak aku tidak akan segan membuat mu babak belur"


Wiliam Atmajaya mengancam orang yang menghadang dirinya dan ternyata orang yang berani menghadang dirinya adalah Septian, salah satu pilar atau ketua dari geng Beruang Hitam.


Septian adalah ketua yang bertanggung jawab di kota B bagian Utara yang berbatasan dengan kota Utara.


Kemudian Wiliam Atmajaya mengancam Septian kembali "Cepat menyingkir dari jalan ku, kalau terjadi sesuatu kepada maka Gangster shooting gun akan mencari dan membunuh mu"


Septian malah tersenyum "Oh.... Jadi anda berlindung di balik Gangster shooting gun, apa anda tidak tahu. Geng shooting gun dari kota Utara itu sudah di musnahkan oleh Bos besar kami"


Wiliam Atmajaya sedikit tercengang dan tidak percaya "Bohong, mana mungkin Gangster shooting gun musnah begitu saja, mereka salah satu Gangster dan mafia di kota Utara, bahkan mereka di bantu oleh Danu untuk membunuh Anton"


Septian tersenyum "sekarang semua anggota Gangster shooting gun ada di dalam penjara, mereka berani menyerang hotel Arssad ketika tuan besar Sandjaya sedang mengadakan pertemuan besar.


Di sana banyak orang kaya yang membawa bodyguard mereka, bukan hanya orang kaya, pejabat dan aparat pun hadir, itu adalah waktu paling na'as untuk mereka.


Selain membawa senjata tajam dan senjata tumpul, mereka juga ada yang membawa senjata api dan narkoba, sehingga akan butuh waktu lama untuk keluar dari dalam penjara"


Septian menjelaskan kejadian berakhirnya Gangster shooting gun dan semuanya di jemboskan kedalam penjara


Septian menunjuk ke arah Wiliam Atmajaya "Kamu sudah menyinggung Bos besar kami dan ingin melarikan diri dan tidak mau membayar kekalahan mu"


Septian melambaikan tangannya "Tangkap dia dan bawa kedepan Bos Besar, kalau dia melawan pukuli dia"


Puluhan anak buah Septian langsung mengelilingi Wiliam Atmajaya, anak buahnya yang melindungi Wiliam Atmajaya di pukuli oleh anak buah Septian.


Setelah itu Wiliam Atmajaya di seret pergi oleh Septian kedepan jagat.


Septian dan anak buahnya membungkukkan badannya ke arah jagat, kemudian Septian berkata "Bos, aku menemukan dia hendak melarikan diri dari tempat ini, aku Meringkusnya, tetapi dia melawan jadi aku sedikit menghajarnya, mohon anda tidak marah kepada ku"


Jagat tersenyum "bagus kalau dia kamu hajar, baik lah, aku berterima kasih kepada mu"


Setelah itu Septian juga menyerahkan berkas kepemilikan Elephant Land "Bos ini berkas sertifikat Elephant Land yang dia pertaruhkan"


Jagat mengambilnya lalu kemudian dia serahkan kepada Elis karena dia di dekat jagat.


Kemudian jagat mengeluarkan 5 pil obat, pil itu bisa membuat orang bisa menjadi lebih kuat 10 kali lipat, dan itu hal yang sudah di janjikan oleh jagat.


Apa bila ketua pilar dan anggotanya banyak memberikan kontribusi kepada jagat dan Gangster beruang hitam, maka jagat akan memberikan pil itu untuk menambah kekuatan bagi mereka.


Septian pun menerima pil itu "Terima kasih atas kemurahan hati anda bos, kami akan melakukan yang terbaik untuk anda dan Gangster beruang hitam"


Mendengar perkataan dari Septian, semua orang tercengang dan bertanya tanya, siapa sebenarnya jagat dan kenapa ketua pilar Septian menyebut dirinya Bos.


Setelah menyerahkan Wiliam Atmajaya Septian pun membawa anak buah untuk kembali berjaga.


Anak buah Wiliam Atmajaya yang tadi di tinggalkan oleh dirinya, tidak percaya bahwa tuannya itu meninggalkan mereka di saat situasi genting seperti ini dan malah menyelamatkan dirinya sendiri.


Tetapi na'as Wiliam Atmajaya bertemu dengan Septian sehingga dia kembali di bawa ke hadapan jagat.


Septian sangat senang karena dia mendapatkan 5 pil penambah kekuatan, dan bahkan dirinya dulu, setelah memakan obat itu dia bisa memukul plat baja sampai cekung.


Dan setelah itu mereka pun menyerang gangster rantau yang mengambil alih daerah kekuasaan gangster beruang hitam di saat kepemimpinan bang Anton.


Septian dapat mengalahkan 20 orang tinggi besar dengan mudah dan bahkan tanpa cedera sedikit pun.


Sehingga dengan mendapatkan pil obat dari jagat, maka kekuatan pilar utara gengster beruang hitam yang di pimpin dirinya akan lebih kuat di banding pilar yang lainnya.


Itu berarti Septian akan menjadi pemimpin geng yang di takuti oleh geng lainnya.


Sebenarnya pil obat yang dapat menambah kekuatan mereka itu bukan pil obat, tetapi itu adalah belatung gaib pengendali.


Mereka bisa lebih kuat karena di rasuki oleh belatung gaib tersebut, dan siapa pun yang meminum pil itu tidak bisa berkhianat, dan melawan jagat, walau pun mereka akan berkhianat, mereka akan mati begitu saja.


***


* Bersambung