Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 87 Memesan Makanan


Bab 87 Memesan Makanan


Sofy sangat berterus terang dengan apa yang dia rasakan, dan sekarang tidak ada lagi rasa suka kepada wanita lain, yang sofy inginkan hanyalah bersama jagat, dan dia rela berbagi dengan Elis, karena Elis lah yang pertama kali menjalin hubungan spesial dengan jagat.


Jagat pun menyudahi obrolan mereka dengan merangkul pundak kedua kekasihnya itu yang akur.


"Sudah...sudah... bukanya kalian kesini untuk berenang, ayo ganti pakaian kalian, kita bersenang senang dan bermain air" ajak jagat.


Elis dan Sofy pun berbarengan melirik ke arah jagat kemudian mereka berdua mencium pipi jagat.


"Kamu memang laki laki yang pengertian" ucap Elis.


"Aku senang bersama mu" ucap Sofy.


Jagat tersenyum mendengar pujian dari mereka berdua, dia sangat senang sekarang, selain memiliki 2 Harem Hantu Dias dan Dara, jagat juga sekarang memiliki Harem manusia yaitu sofy dan Elis.


Mereka pun berganti baju, Elis dan Sofy memakai baju Renang yang dia beli tadi waktu diperjalanan menuju hotel Arssad ini.


Elis dengan tampilan imut dan seksi, sedangkan sofy berpenampilan menarik dan seksi, keduanya adalah keindahan tiada Tara, mereka sangat cantik mempesona dengan berbalut baju renang yang seksi.


Memperlihatkan kali mereka yang mulus dan putih serta terawat, badan yang ideal dengan lekukan tubuh yang aduhai, dan gunung kembar yang menonjol sempurna. Denga *@**** yang naik ke atas, membuat lelaki lain yang memandang langsung menelan ludah mereka sendiri dan berfantasi membayangkan hal yang tidak senonoh.


Jagat pun hanya memakai celana pendek Boxser, menunjukkan badan dia yang sispek, otot perut yang kotak kotak tetapi tidak over seperti bina raga, membuat tubuh jagat di katagorikan sebagai tubuh lelaki terseksi menurut para wanita yang memandangnya.


Mereka bertiga keluarga dari pintu kamar hotel pribadi dan turun melalui tangga, tetapi sebelum mereka masuk ke kolam renang terdengar suara perut berbunyi.


Euk....


Jagat mendengar dengan jelas kemudian dia tersenyum "Aku lupa kalian berdua belum sarapan pagi, kalau berenang dengan perut kosong nanti kalian bisa masuk angin, ayo kita makan dulu, lihat disana ada restoran kita makan di sana dan duduk di luar saja supaya kalian tidak malu karena sudah memakai baju renang"


Elis dan Sofy tidak menolak dia pun mengikuti saran jagat dan mengikuti jagat menuju pintu restoran dan kebetulan di depan ada meja dan kursi yang khusus di sediakan untuk para pengunjung yang makan sehabis berenang.


Mereka pun duduk di kursi yang sudah tersedia kemudian datang pelayan restoran itu membawakan menu makanan.


"Kak jagat" sapa pelayan itu.


Sofy dan Elis saling menatap, karena pelayan itu langsung menyapa.


Jagat tersenyum ramah "Eh Asri, apa kabar mu, apakah kamu Sudah di kasih libur, dan sekarang kamu di bagian Waiters"


Pelayan itu ternyata Asri anak Ceu Rodiah dan mang Maman yang dibantu untuk magang di hotel Arssad ini.


"Iya kak, sekarang asri di tempatkan di bagian Waiters, dan kebetulan asri besok libur, rencana sih mau pulang karena selama PKL di sini Asri belum pulang" jawab asri.


Asri pun bertanya kembali kepada jagat "Oh iya kak, selama ini asri baru sekarang melihat kakak lagi, kakak kemana saja"


"Aku sibuk Sri, jadi jarang berkunjung ke hotel ini, ini juga kebetulan lagi libur dan mengajak 2 teman kakak" jagat memperkenalkan Elis dan Sofy.


"Hai dek, aku Sofy, aku temannya kak jagat ini" sofy menyebutkan namanya.


"Perkenalkan aku Elis pun, Rekan kerja jagat juga" Elis pun menyebut namanya sendiri.


Asri pun tersenyum "Senang berkenalan dengan kalian semua, aku asri siswa SMK Perhotelan yang sedang magang di hotel ini, dan kak jagat ini yang membantu asri dan teman teman untuk bisa magang di hotel ini"


Kemudian jagat melambaikan tangannnya "Sri, minta buku menunya aku sudah lapar mau pesan sesuatu nih"


"Oh iya lupa ini kak daftar menunya " asri menyerahkan daftar menu kepada jagat.


Kemudian jagat pun membuka buku menu tersebut "Ayo kalian pilih yang kalian suka"


Asri pun menyerahkan kertas pesanan dan pulpen kepada jagat supaya bisa menulis pesanan.


"Aku mau ini dan minumannya jus alpukat" pinta Elis.


Jagat pun menuliskan pesanan Elis di dalam kertas tersebut "Apa lagi ayo pesan saja" tanya jagat.


Biar pun Elis memiliki badan yang tidak besar dan wajahnya hampir mirip dengan seumuran Asri tetapi makan dia lumayan banyak, sehingga Elis memesan beberapa hidangan.


Elis tersenyum sambil garuk-garuk kepala "Tenang saja Dokter Sofy jangan khawatir, kalau tidak habis ada mas jagat ku yang akan menghabiskannya"


Sofy pun menggelengkan kepalanya "ya sudah terserah kamu saja, aku pesan ini dan ini, minumannya sari buah bersoda saja"


Jagat menulis pesanan sofy termasuk pesanannya sendiri, kemudian dia menyerahkan kertas pesanan dan buku menu kepada asri


"Bilangin ke shefnya cepetin, kami sudah lapar, kalau kamu mau pesan pesan aja nanti biar aku yang bayar" tawar jagat.


Dia pun memberikan kartu Black Gold kepada asri "dan ini berikan kepada kasa, dia sudah tahu kartu ini"


Asri pun mengangguk "Terima kasih kak atas tawarannya"


Asri pun pergi setelah menerima pesanan dari jagat dan memegang kartu Black Gold, dan sambil membaca menu yang di pesan oleh jagat, disana juga jagat memberikan keterangan 'Berikan makanan buat Asri apa yang dia mau'


Membaca keterangan tersebut asri tersenyum "Ternyata kak jagat baik juga" gumamnya.


Asri pun memberikan catatan pesanan kepada kasa "Mbak, pesanan di meja no 80 yang berada di luar ya"


Asri menyerahkan catatan itu beserta kartu black gold yang membuat petugas kasa tersentak kaget.


"A...apa ini kartu Black Gold" ucap petugas kasa.


Petugas kasa itu sudah tahu yang menggunakan kartu black gold itu siapa karena hanya jagat lah yang sering ke restoran ini dan pesan langsung di antara ke kamar hotel pribadi.


Dan dia juga yang menjadi CEO atau direktur utama hotel Arssad ini bahkan pak Bagas harus menunjukkan rasa hormat kepada jagat.


"Dari tadi aku ada di sini tetapi aku tidak melihat tuan muda Arssad lewat ke restoran ini, mungkin dia dari bawah langsung menaiki lift khusus" gumam penjaga kasa.


Kemudian asri heran melihat penjaga kasa itu terbengong-bengong dan asri pun bertanya "Ada apa mbak, apa ada masalah dengan pesanan dan kartu hitam itu"


Petugas kasa itu pun pura pura balik bertanya kepada asri "Apa kamu tahu siapa orang yang memesan dengan menggunakan kartu black gold ini"


Asri mengangguk "ya aku tahu, dia kak jagat yang menyuruh ku untuk PKL di hotel ini"


Penjaga kasa itu membelalakkan matanya "apa kamu di suruh PKL di sini sama dia, ada hubungan apa kamu sama dia"


Penjaga kasa itu menatap asri dengan tatapan selidik, asri pun menjawab pertanyaan dari penjaga kasa itu "Dia adalah kakak sepupuku"


Asri mengaku jagat sebagai kakak sepupu karena sebelumnya dia di perintahkan untuk mengakuinya sebagai kakak sepupu jagat, supaya asri tidak di ganggu oleh karyawan lain.


"Apa kamu adik sepupu tuan muda Arssad pemilik hotel ini" ucap penjaga kasa tersebut.


Asri tersentak kaget, mendengar bahwa jagat adalah tuan muda Arssad pemilik hotel ini, tetapi raut wajah asri tidak menunjukan kekagetan.


Asri pun hanya mengangguk saja kemudian dia berkata "Pesan dari kakak dia sudah lapar dan harap cepat di buatkan pesanan, selain itu ada catatan dia bahwa aku bisa memesan apa saja yang aku mau"


Mendengar perkataan dari asri penjaga kasa itu langsung mengangguk dan kemudian menyerahkan lembar pesanan itu kepada shep untuk di buatkan pesanan.


Penjaga kasa itu menjadi lebih hormat kepada asri karena dia mengaku adik sepupunya jagat. Dan asri pun memesan beberapa makanan untuk dia bawa pulang karena besok dia libur dan sore ini dia sudah bisa pulang.


Dan makanan itu sebagai oleh-oleh untuk ibu dan ayahnya yaitu Ceu Rodiah dan mang Maman.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna