Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 100 Aku Pacar Mu


Bab 100 Aku Pacar Mu


Setelah kejadian itu Cakra segera di Bawa kerumah sakit dengan Ambulance, ini yang kedua kalinya Cakra masuk kedalam rumah sakit.


Niatnya ingin bersenang-senang di Club malam, dan tumpak tingting dengan Ajeng, sekarang Cakra malah sial.


Dia sekarang menginap di rumah sakit di temani oleh Ajeng yang setia menemani.


Ajeng pun menggertakan gigi mengingat pas masuk dia berselisih dengan jagat, jagat berbisik sesuatu yang menyatakan bahwa siap yang akan masuk ke rumah sakit.


Ajeng menyangka bahwa jagat lah orang yang melakukan pemukulan terhadap Cakra sehingga dia bergumam di dalam hatinya "Jagat awas kamu, aku akan membalas apa yang telah kamu lakukan terhadap mas Cakra ku".


*


Masih di Club malam setelah caktra di bawa kerumah sakit oleh petugas medis, jagat masih duduk di kursi bersama sofy dan Elis.


Dia tidak perduli adanya pemukulan ini karena dia sudah tahu bahwa orang yang memukuli Cakra adalah orang yang Cakra sewa sendiri tetapi di kendalikan oleh jagat.


Jagat malah asik mengobrol dengan Elis dan Sofy sambil minum dan makan.


Setelah kondisi sudah kondusif dan orang orang sudah kembali berjoget ria, seorang wanita berbaju hitam muncul dari kerumunan yang di ikuti wanita lain yang memakai gaun.


Wanita berbaju hitam itu menghampiri Elis dan Sofy, tetapi ketika dia melihat jagat dia pun menjadi sangat kaget.


"Jagat kenapa kamu bisa bersama Dokter Sofy dan Suster Elis" ucap wanita berbaju hitam.


Jagat menyeringai "Apa aku tidak boleh bersama dengan mereka"


Kemudian Elis dengan manja merangkul tangan jagat "Nona muda Wijaya, sebenarnya mas jagat ku ini adalah cowok ku"


Nona muda Wijaya yang dimaksud oleh Elis itu adalah Eriska, semenjak jagat ditolak kemudian seperti biasa menghilang tanpa jejak di universitas Wijaya.


Sehingga Eriska kembali mencari jagat di area kampus universitas Wijaya, Eriska menyadari bahwa selama ini dia jatuh cinta kepada jagat.


Mendengar perkataan dari Elis Eriska menjadi tercengang karena mana mungkin mahasiswa yang kerja sampingan sebagai OB di hotel Arssad ini kenal dengan Elis dan juga Sofy.


"Dari mana kalian berdua bisa kenal Jagat, dia hanyalah seorang mahasiswa yang kerja sampingan sebagai OB di hotel ini" ucap Eriska.


"Apa maksudnya jagat sebagai OB, dia adalah rekan kami di rumah sakit Wijaya, dia adalah salah satu dokter divisi khusus di bawah pimpinan langsung tuan Wijaya" Sofy menjelaskan.


Eriska kembali tercengang mendengar perkataan dari sofy yang menyebutkan bahwa jagat seorang dokter "Apa dia Dokter ?..."


Sofy hanya mengangguk, kemudian jagat pun bertanya kepada Eriska "Siapa yang bilang aku OB"


"Siapa lagi kalau bukan Cakra" jawab Eriska.


Jagat tersenyum "Bahkan Cakra tidak pernah melihat aku bekerja di sini sebagai OB, dia memanggil ku OB karena penampilan ku seperti ini"


"Lantas kalau kamu seorang Dokter, kenapa kamu masih kuliah" tanya Eriska.


"Aku kuliah hanya untuk mendapatkan sertifikat ijin praktek ku saja, dan kebetulan ada mata kuliah dasar umum yang belum aku ambil yang tidak ada di universitas tempat ku kuliah dulu" jawab jagat.


"Kalau begitu kamu itu bukan OB" tanya kembali jagat dan memastikan bahwa jagat itu benar benar bukan OB


Jagat menggelengkan kepalanya "Siapa Bilang Aku OB" jagat kembali mengulang kata-katanya yang tadi sudah dia lontarkan.


Kemudian Eriska termenung sejenak dan kemudian dia bertanya kembali kepada jagat dengan sangat penasaran "Kalau kamu bukan OB kenapa kamu selalu berselisih dengan Cakra"


Jagat malah tercengang mendengar Eriska melontarkan pertanyaan seperti itu kepada dirinya "Bukanya akar permasalahannya itu dari kamu, yang waktu kita pertama kali bertemu kamu langsung duduk dan minuman minuman punyaku.


Setelah itu Cakra datang karena mengejar mu untuk menyatakan cinta dan kamu pura pura menjadikan aku pacaran mu, sehingga sampai sekarang dia dendam kepada ku"


Jagat pun menyalakan Eriska tentang perselisihan antara dia dengan Cakra, bukan hanya kejadian di hotel tetapi waktu di ruang kuliah juga mereka selalu berselisih.


"Untuk sekarang tolong jauhi aku, Karena aku tidak mau lagi berpura-pura menjadi pacar mu, dan kamu sudah menolak ku dulu, aku sudah mendapatkan pacar seperti yang aku inginkan" ucap jagat.


Banyak lelaki yang dengan berbagai cara ingin kenal dengan Eriska dan menjalin hubungan baik dengan Eriska, entah itu sebagai teman atau kekasih.


Jagat malah meminta supaya Eriska untuk menjauhinya, ini adalah kali pertama Eriska diminta untuk menjauhi seorang lelaki.


Biasanya lelaki yang ingin mendekati Eriska malah di tolak mentah-mentah oleh Eriska.


Disana Eriska pun menjadi marah dia langsung menggebrak meja dan mengungkapkan semua perasaannya.


"Kamu...kamu..., Justru aku khawatir dengan mu, setiap hari setelah jam kuliah aku selalu mencari mu, aku khawatir kalau kamu kenapa kenapa, aku tahu Cakra orang yang bagai mana.


Terus ketika kamu bilang kamu suka pada ku, aku sebenarnya sangat senang karena aku juga sebenarnya suka pada mu, tetapi bodohnya aku, aku malah menolak mu dan kemudian pergi.


Aku kira kamu seperti lelaki yang lain, yang setelah aku tolak akan mengejar ku terus, ternyata kamu berada, setelah aku pergi aku kembali ingin menerima mu, tetapi kamu malah menghilang.


Aku selalu mencari mu di kampus tetapi tidak kunjung bertemu dan pada akhirnya aku bertemu kamu disini sekarang".


Eriska meluapkan isi hatinya tetapi ekspresi wajah yang dia tunjukkan seperti sedang marah.


Eriska berani berkata begitu karena dia sudah dalam keadaan setengah mabuk, meskipun masih sadar tetapi yang namanya sedang mabuk....


Biasanya orang yang sedang mabuk itu bicaranya akan jujur dan tidak di tutup tutupi.


Kemudian Eriska menunjuk ke arah sofy dan Elis "Aku tidak peduli kalau kalian berdua menjadi pacarnya jagat, tetapi aku yang pertama kali kenal dengan dia, dan dia pernah menyatakan cinta kepada ku,


Aku menyukai dan mencintai Jagat, aku harus menjadi pacarnya yang pertama, dan kalian pacar kedua dan ketiga, kalau kalian tidak setuju aku akan menyuruh ayah ku untuk memecat kalian berdua"


Bicara Eriska semakin lama semakin ngaco, sampai mengancam Elis dan Sofy supaya dia jadi yang pertama dan mereka berdua menjadi yang kedua dan yang ketiga.


Kalau dipikir secara logika dan dengan perasaan wanita pada umumnya, mana mau mereka itu di madu, bahkan di selingkuhi.


Tetapi Eriska ini bersih keras ingin menjadi yang pertama meskipun tahu tadi Elis sudah berkata bahwa jagat adalah pacar Elis,


tetapi Eriska tidak peduli dia malah mengancam kalau tidak menjadi yang pertama maka Elis dan Sofy akan di pecat sebagai dokter dan suster rumah sakit Wijaya.


Jagat melirik ke arah temannya Eriska yang selalu ada di samping dirinya "Lina tolong bawa pergi, Eriska sudah mabuk parah, kalau di biarkan maka akan terjadi sesuatu"


Lina pun mengangguk kemudian dia membujuk Eriska untuk pulang "ka, ayo kita pulang...."


Lina menarik tangan Eriska untuk segera pulang tetapi di sana Eriska kembali menunjuk jagat "Heh jagat, aku mencintaimu dan sekarang aku pacar mu, aku pacar pertama mu, ingat lah itu"


Setelah berkata seperti itu tangan Eriska meraih botol minuman kemudian dia membawanya "Sampai jumpa di kampus, pacar ku"


Eriska pun pergi dengan di gandeng okeh Lina dan segera menuju lift. Melihat kejadian itu Elis dan Sofy saling menatap.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna