
Bab 185 Ijab Kabul
Setelah mereka tiba di jalan utama, terdengar suara perut yang sedang keroncongan, suara itu keluar dari perut milik Elis.
Memang dari sejak pagi mereka belum sempat sarapan dan sekarang sudah hampir sore, mereka pun sangat kelaparan.
"Ay, cari makan dulu, lihat kasian Elis, dia sudah kelaparan, kalau dia lapar takutnya dia memakan aku" sindir Sofy.
"Mentang mentang perut ku yang berbunyi, aku juga tahu kamu juga lapar" timpal Elis.
Jagat pun mengangguk "Baiklah aku akan menepikan mobilnya dan mencari makan di pinggir jalan"
Kebetulan jagat melihat gerobak yang menjual kupat tahu dan lontong kari khas Singaparna, dia pun menepikan mobilnya.
"Ayo kita makan di sana" jagat menunjuk gerobak penjual makanan itu.
Mobil pun di parkiran jagat dan setelah itu mereka pun keluar dari dalam mobil dan berjalan ke lapak jualan.
Elis berjalan paling depan karena dia sudah sangat kelaparan, dia berniat memesan makanan pertama.
Elis pun memesan "Mang....aku pesan kupat tahu 1 jangan pake pedas ya"
Kemudian Elis berbalik karena jagat dan Sofy sudah duduk di meja, kemudian Elis pun bertanya "Mas say, sofy kalian mau mesan apa"
"Aku kupat tahu saja" ucap Sofy
"Aku lontong kari" ucap jagat.
Kemudian Elis berbalik lagi ke penjual "mang kupat tahu 2 porsi dan lontong kari 1 porsi ya"
Si mamang penjual pun mengangguk "baik non, harap tunggu sebentar ya"
Elis pun menatap orang orang yang keluar masuk salah satu gedung yang ada di pinggir lapak jualan ini.
Banyak wanita yang memakai gaun pengantin sederhana dan yang lelakinya memakai jas. Melihat itu membuat Elis penasaran.
Kemudian Elis bertanya "ngomong ngomong, ada apa ya mang di sana, kelihatannya banyak pasangan muda mudi yang habis nikahan"
Si mamang tukang jualan pun tersenyum dan menjawab "oh itu non, gedung itu adalah gedung balai nikah, dan sekarang sedang ada acara nikahan masal secara gratis"
"Oh...." Elis menanggapi.
Kemudian Elis pun memiliki satu rencana dia pun meminta ijin sambil melambaikan tangannya "Mas say, aku pergi dulu mau cari toilet, sudah gak tahan kebelet pipis"
Elis pun langsung berlari kedalam balai nikah dan setelah beberapa menit kemudian dia pun kembali.
"Kok lama, tuh makanan mu sudah mau di lalerin, bukanya kamu lapar, ayo cepat makan" ucap Sofy.
Elis pun mengangguk sambil tersenyum dan kemudian dia duduk dan memakan makanan yang dia pesan tadi.
Setelah mereka selesai jagat pun membayar semua tagihan kemudian mengajak sofy dan Elis untuk melanjutkan perjalanan.
"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita, hotel Arssad cabang sudah dekat, aku mau mandi dan beristirahat" ajak jagat.
Tetapi disana Elis langsung mencegah jagat "Tunggu dulu !"
Sofy dan jagat saling menatap kemudian sofy bertanya "Kenapa ?"
Elis berdiri dan kemudian menarik tangan jagat dan Sofy "Ayo ikut aku sebentar"
Elis tadi sebenarnya dia tidak mencari toilet, tetapi dia mendaftarkan sofy dan jagat kecacatan sipil atau balai nikah, supaya mereka bisa menikah hari ini juga.
Hari ini dan hari kemarin adalah hari yang bagus untuk melangsungkan pernikahan, balai nikah tidak asal mengadakan acara pernikahan masal tanpa memikirkan hari baik, supaya pasangan yang menikah hari ini akan langgeng dan tidak ada terjadi perceraian.
Sebenarnya nikahan masal itu sudah selesai pas Elis mendaftarkan sofy dan jagat, tetapi Elis menyogok sejumlah uang kepada penghulu dan staf yang lainnya, sehingga mereka belum beres beres dan nunggu untuk menikahkan sofy dan jagat.
"Apa an sih Elis, kita mau di bawa kemana" tanya Sofy.
Jagat tidak berkata apa-apa dia hanya mengikuti Elis kemana dia melangkah pergi.
Kemudian Elis membawa mereka berdua kesalah satu ruangan, kemudian Elis berbicara "Ini mereka berdua pak, yang mau menikah hari ini"
Sofy pun kaget "Apa menikah ?"
Elis mengangguk "iya hari ini kamu dan mas say menikahi, ayo duduk jangan banyak bengong lagi"
Jagat tersenyum dan kembali mengelus rambut Elis "Terima kasih ya, kamu sangat pengertian sekali"
Elis pun tersenyum "ini semua hanya demi untuk kebahagiaan kita"
Mereka berdua pun duduk dan acara ijab Kabul pun dilaksanakan, akhirnya sofy resmi menjadi istri jagat yang kedua.
Mereka pun bisa melakukan hubungan intim tanpa khawatir akan di cap sebagai penzina, dan sekarang hubungan mereka sah di mata hukum dan agama.
Jagat memberikan mahar sama dengan maharnya kepada Elis yaitu sejumlah uang sebanyak 50 juta rupiah.
Dan jagat juga memberikan uang kembali kepada staf dan penghulu, masing-masing sebesar satu juta rupiah.
Ini bagaikan durian runtuh bagi mereka, sudah di kasih uang dari elis kemudian di kasih lagi oleh jagat yang dan mereka pun merasa sangat senang.
Sofy pun merasa senang dan berterima kasih kepada Elis, karena sudah berinisiatif mendaftar dirinya, untuk menikah dengan jagat, walaupun ini hanya pernikahan masal.
Meskipun begitu sofy sangat senang karena sekarang dia sah menjadi milik jagat seutuhnya.
Dia tidak perduli dengan pesta pernikahan yang sangat meriah, dia hanya peduli bahwa sekarang dia milik jagat yang sesungguhnya.
Setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan dengan bahagia, 45 menit kemudian mereka pun sampai di hotel Arssad cabang kota G.
Jagat langsung memarkirkan mobilnya di depan kamar hotel yang sudah dia pesan, mereka pun langsung masuk ke dalam kamar hotel.
Elis langsung menutup pintu dan menguncinya, dia pun langsung menghamburkan tubuhnya di atas ranjang besar.
Sofy pun duduk di tepian ranjang dan kemudian dia memegang tangan Elis "Terima kasih ya, karena kamu aku bisa sah bersama ay"
"Hai...dari tadi kamu berterima kasih terus kepada ku, kamu itu sahabat sekaligus saudara ku sekarang, kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku" ucap Elis.
Jagat tersenyum "Aku salut sama kalian berdua yang akur, satu sama lainnya"
"Mas say pasti senang kan, tapi ingat meskipun kami akur tapi kami tidak akan senang kalau nanti kamu bersikap pilih kasih kepada kami berdua" ucap Elis.
Kemudian Elis bangkit dari tempat tidur kemudian dia menoleh ke arah sofy. Sofy mengerti apa yang dia rencanakan, kemudian mereka berdua pun bangkit dan mendekati jagat.
Jagat langsung di tarik oleh mereka berdua, kemudian di dorong keatas tempat tidur, dia pun tidak bisa berontak.
Jagat di sana malah sedikit berteriak "Tolong jangan perkosa aku, aku masih perjaka"
Jagat berbicara sedikit bercanda dan Sofy pun menjawab "Perjaka gundul mu"
Kemudian jagat di hujani ciuman oleh sofy dan Elis, mereka sangat buas sampai baju dan celana jagat mereka tinggalkan.
Mereka bertiga pun main selama dua jam sampai akhirnya mereka membersihkan diri dan keluar untuk mencari makan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna