Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 116 Ayo Kita Pulang


Bab 116 Ayo Kita Pulang


Jagat memberikan tugas kepada sofy dan Elis untuk mencari rumah mewah yang akan di jual dan nanti akan Jagat beli untuk rumah tinggal mereka.


Tetapi di obrolan mereka Elis mengeluarkan gambar hasil menggambar dirinya, yaitu Elis menggambar secara detail dara dan juga Dias.


"Apa ini?" Tanya jagat sambil mengambil kertas tersebut yang di serahkan Elis kepadanya.


"Itu gambar dara dan Dias" Jawab Elis.


Jagat melihat gambar tersebut yang di gambar hanya menggunakan pensil saja dan benar benar sangat mirip.


Jagat pun memuji Elis "Bagus banget gambarnya, ternyata kamu hebat juga dalam melukis orang ya"


Di puji oleh jagat bukanya senang, Elis malah murung, jagat pun menjadi heran dan kemudian jagat memengang tangannya Elis "kenapa kamu, apakah kamu sakit"


Di tanya begitu Elis langsung menggelengkan kepalanya, yang membuat jagat tambah bingung, dia pun melirik ke arah sofy dan dia pun berlaku hal yang sama seperti Elis.


"Eh kenapa kalian berdua, kok murung seperti itu, tadi kalian tertawa sekarang kok wajah kalian malah di tekuk" tanya jagat.


Sofy membuka suara "Sudah dari kemarin kami berdua mengobrol dengan Dara dan Dias, kami berdua begitu senang karena mungkin kami menjadi kompak, tetapi kami sedih karena mereka bukan manusia seperti kami ini"


"Jadi maksudnya apa, aku jadi bingung" ucap jagat.


Elis pun menimpali "Aku pernah lihat Yuotup dan baca artikel tentang hantu yang bisa berubah menjadi manusia, aku ingin kalau bisa mereka berdua menjadi manusia seperti kami sehingga kita bisa bersama sama"


Jagat pun termenung sejenak, dan memikirkan sesuatu yang Elis ucapkan, memang benar di beberapa daerah ada beberapa orang dukun merubah hantu kuntilanak menjadi manusia.


Dan bahkan baru baru ini sedang viral ada hantu kuntilanak yang menjadi manusia.


Bahkan di beberapa tempat di pelosok hantu kuntilanak dirubah menjadi manusia kemudian di nikahi.


Jagat pun berpikir sampai sejauh itu, yang mungkin Elis dan Sofy inginkan adalah menjadikan Data dan Dias sebagai manusia.


"Aku pernah mempelajari ritual merubah hantu kuntilanak menjadi manusia dari ibunda Ratu Ajag, tetapi untuk prakteknya aku belum pernah" ujar jagat.


Mata Elis dan Sofy pun menjadi berbina, mereka pun senang dan seperti memiliki harapan, tetapi jagat berbicara kembali "Tapi itu hanya berlaku untuk hantu kuntilanak saja bukan jenis hantu yang lain"


Mereka pun menjadi murung kembali, karena hantu kuntilanak hanyalah dara saja, sedangkan Dias itu hantu pocong.


"Kalau bisa kami ingin Dias dan dara bisa menjadi manusia, kalau hanya dara saja kasian nanti Dias" ucap Elis.


"Kalau dara bisa aku usahakan karena dia hantu kuntilanak, tetapi ritual yang harus di lakukan itu adalah pada saat Jumat Kliwon dan pas bulan purnama, itu hanya akan terjadi setahun sekali" ucap jagat yang menjelaskan.


"Kenapa harus Jumat Kliwon dan bulan purnama" tanya sofy heran.


"Ya itu karena energi mistis dan energi spiritual sangat kaya, sehingga mempermudah proses perubahan wujud astral hantu kuntilanak menjadi wujud fisik" jawab jagat.


"Sulit juga ya" timpal Elis.


Tetapi di sana jagat menyeringai, karena memiliki ide, tetapi ide itu masih di rahasiakan kepada Elis dan Sofy.


Jagat pun segera memoto gambar Dara dan Dias terus berbicara kepada Elis dan Sofy "Sudahlah jangan di pikirkan, sekarang kalian fokus saja untuk mencari rumah yang akan kita tinggali"


Obrolan pun di alihkan ke obrolan lain dan tidak terasa dokter dan perawat lain sudah beres menyelesaikan pekerjaan mereka dan masuk ke dalam ruang.


"Waktunya kita pulang, jangan lupa besok kita harus bekerja lebih semangat lagi" teriak dokter Calvin yang menjadi pimpinan tim khusus ini.


Semua orang termasuk jagat berteriak bersama sama "Ya semangat untuk divisi khusus"


Itu adalah ungkapan semangat ketika mereka akan pulang dari tugas mereka di rumah sakit Wijaya ini.


Kemudian mereka pun satu persatu keluar dari ruangan tersebut, tetapi masih ada yang berada di sana, di antaranya dokter Dian dan Arman yang piket malam ini.


"Hai dokter jagat dokter sofy dan suster Elis kenapa kalian belum pulang" tanya dokter Dian.


"Hehehe... Sebentar lagi, aku nunggu jam praktek, di klinik Raharjo, aku malas kalau harus bertemu dengan Toni di sana" ujar Sofy.


Sofy pun menggelengkan kepalanya "Aku belum mendapatkan surat pemecatan, jadi aku masih bisa praktek klinik itu"


Dokter Dian pun melongok mendengar sofy mau di pecat di klinik Raharjo "Apa benar, kamu mau di pecat, apa kamu telah menyinggung Toni"


Sofy pun mengangguk "iya, aku dan Elis di ajak minum di ruangan khusus tetapi aku menolaknya sehingga dia marah, Untung keburu datang Nona Eriska, sehingga Toni pun pergi begitu saja"


"Apa yang kamu maksud Toni Raharjo, anak dari pemilik perusahaan farmasi grup Raharjo" tanya jagat.


Semua orang langsung melirik kearah jagat setelah berkata seperti itu, jagat pun merasa heran dengan tatapan mata merah karena seketika jagat menjadi pusat perhatian mereka.


"Apa perkataan ku ada yang salah" tanya jagat kepada semua orang.


Orang orang itupun menggelengkan kepalanya, sofy pun bertanya "Apa kamu juga menyinggung perasaan si Toni"


Jagat menggelengkan kepalanya "Tidak aku tidak pernah menyinggung siapa pun, tetapi mereka lah yang selalu menyinggung ku, tadi pagi aku sedang di kantin kampus sedang makan bersama Eriska, dia datang dan menyuruh ku pergi, dan menganggap ku supir pribadinya Eriska"


Mendengar perkataan itu sofy dan Elis tertawa terbahak-bahak, tetapi dokter Dian dan Arman hanya diam melongok, memperhatikan mereka yang sedang berbicara.


"Mas say, ya iya kamu di sangka sopir pribadi nona Eriska, penampilan mu saja seperti ini, bahkan kalau kamu tidak memakai jas putih, pasien akan menganggap kamu sebagai dokter gadungan" ledek Elis yang membuat semua orang tertawa.


"Kali kali rubah penampilan mu, jangan memakai kaos, coba pakai kemeja supaya terlihat berwibawa" ucap dokter Dian menimpali.


Jagat hanya menggaruk kepalanya "hehehe....bagai mana ya, kalau aku sudah nyaman berpenampilan seperti ini, ya harus bagai mana"


Tetapi di balik percakapan mereka, dokter Dian dan Arman menatap kearah Elis yang tadi berkata Mas say kepada jagat.


Tetapi pikiran mereka di alihkan ke hal yang lainnya, mungkin Elis keceplosan atau apa lah.


Sudah hampir 1 jam mereka mengobrol, dan pada akhirnya sofy berdiri "Elis apakah kamu mau pulang bareng, tujuan kita searah kan"


Sofy mengajak Elis, tetapi wajah Elis menekuk, tadinya dia mau minta di antar oleh jagat, biar bisa melakukan cocok tanam setelah sampai di kosan, tetapi sofy malah memaksa Elis untuk ikut.


Sofy menarik tangan Elis supaya berdiri dan ikut pulang "Ayo Elis kamu nunggu apa ayo kita pulang, jangan menjadi wanita licik kamu ya"


Sofy tahu apa yang direncanakan Elis, sehingga sofy menarik tangan Elis, kalau Elis mendapatkan yang enak dari jagat dia juga harus, dan kini Elis ingin enaknya sendiri sehingga Elis di paksa ikut dengan Sofy untuk pulang.


Jagat tersenyum melihat 2 wanitanya yang saling tarik-menarik, yang satu mengajak pulang satunya lagi ingin di antara sama jagat.


Di sana Arman pun menawarkan diri "Suster Elis kalau kamu tidak mau ikut dengan dokter sofy, biar aku antar kamu, mau tidak"


Mendengar tawaran dari Arman Elis langsung bergidik "Tidak mau, terima kasih tawarkan, ayo dokter sofy kita pulang"


Elis tidak menolak lagi pulang bersama sofy karena dari pada harus di antara pulang sama Arman lebih baik nebeng sama sofy, secara sofy menggunakan mobil.


Tetapi ketika sofy membuka pintu untuk keluar jagat memanggil "Eh tunggu"


Elis dan Sofy pun membalikan badannya dan berbalik kearah jagat, disana Elis pun merasa senang, didalam hatinya mungkin jagat menawarkan diri untuk mengantarkannya pulang.


Elis pun senyum senyum sendiri ada pikiran mesum di otaknya yang akan di lakukan bersama jagat, tetapi jagat malah menengadahkan tangannya.


"Tunggu, kembalikan kartu yang kalian berdua bawa" pinta jagat.


Seketika otak Elis yang sedang berfantasi putar ketika jagat meminta kartu. Elis dan Sofy pun berbicara secara bersamaan "Kartu apa...."


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna