Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 250 Menjalin Kontrak Baru Dengan Jagat


Bab 250 Menjalin Kontrak Baru Dengan Jagat


Sebelum mengeluarkan Diajeng Sekar Ayu, jagat mengingat kejadian waktu di kamar 110.


Dia menangkap Diajeng Sekar Ayu dengan trik, yaitu jagat pura pura menjadi lelaki polos, yang meminta keperjakaannya di kembalikan setelah di renggut oleh Diajeng Sekar Ayu.


Yang berarti hantu pemakan jiwa atau pencabut Sukma ini belum jagat taklukkan, karena itu jagat melakukan persiapan untuk menaklukannya terlebih dahulu.


Meskipun jagat memiliki jenis hantu yang sama yang dia ambil dari jaya yang bernama Mamera tetapi levelnya rendah hanya level bintang 4 tidak seperti Diajeng Sekar Ayu yang berlevel bintang 6.


Sehingga jagat lebih memilih menggunakan Diajeng Sekar Ayu dari pada Mamera, meskipun harus di taklukkan terlebih dahulu.


Jagat pun mengeluarkan kartu arwah tersebut dan berkata "Keluar...."


Wuss....


Muncul asap putih keluar dari dalam kartu arwah dan membentuk sosok wanita cantik bergaun hijau.


Wanita itu adalah Diajeng Sekar Ayu yang dikeluarkan oleh jagat dari dalam kartu arwah.


Ketika Diajeng Sekar Ayu membentuk sosok sempurna, dia pun melihat jagat, dan seketika tangan kanannya mengeluarkan kuku yang panjang.


"Dasar penipu kurang ajar...."


Wuss....


Tangan kanan Diajeng Sekar Ayu di arahkan ke leher jagat, tetapi di sana jagat dengan sigap menakis tangan dari Diajeng Sekar Ayu lalu kemudian jagat merangkul dari belakang Diajeng Sekar Ayu dan tangan kiri jagat langsung mencengkram leher Diajeng Sekar Ayu.


"Argh.... lepaskan aku dasar penipu kurang ajar, akan aku cabut sukma mu sehingga hidup mu menjadi orang gila untuk selamanya" Ancaman Diajeng Sekar Ayu.


Jagat pun berbicara di telinga Diajeng Sekar Ayu "Hai berani mengancam diri ku, siapa yang sedang keadaan terdesak sekarang, aku bisa saja memelintir leher mu, sehingga kamu mati dan berubah menjadi butiran cahaya"


Jagat pun balik mengancam, karena Memang tangan kirinya jagat mencengkram leher Diajeng Sekar Ayu dan jagat pun sambil mendekap Diajeng Sekar Ayu dari belakang.


"Cih ....aku kira kamu lelaki polos yang datang dari kampung, ternyata kamu penipu, kamu menjebak ku untuk masuk ke dalam kartu dan aku tidak bisa keluar lagi" ucap Diajeng Sekar Ayu.


"Hai, suruh siapa kamu berbuat jahat kepada pengunjung hotel, dengan mengambil Sukma mereka sampai mereka dirawat di rumah sakit, dan bukan hanya itu baru keluar dari kartu arwah saja kamu langsung menyerang ku" ucap jagat.


Diajeng Sekar Ayu tidak menyebutkan siapa yang menyuruh dirinya tetapi dia langsung bertanya kepada jagat "Untuk apa kamu mengeluarkan ku dari kurungan kartu yang kamu buat, kamu tidak akan meminta ku mengembalikan keperjakaan mu lagi bukan"


Mendengar itu jagat langsung tertawa "Hahaha.... ternyata kamu masih memikirkan hal itu, aku yang bodoh atau kamu lah yang bodoh"


"Cih Sialan, aku bahkan menyesal sudah melakukan hal itu kepada mu, ternyata aku di manfaatkan" ucap Diajeng Sekar Ayu.


Jagat menyeringai kemudian dia menempelkan bibirnya di telinga Diajeng Sekar Ayu hingga bulu kuduk Diajeng Sekar Ayu berdiri wajahnya langsung merona merah


dan jagat pun berkata "Jangan sesali itu, kalau mau kamu bisa mendapatkannya lagi, tetapi aku membutuhkan kesepakatan dengan mu"


"Kalau kamu mau kesepakatan lepaskan aku terlebih dahulu, aku tidak nyaman kamu berada di belakang mu" pinta Diajeng Sekar Ayu.


Jagat pun menoleh ke arah tangan kanan Diajeng Sekar Ayu "Aku mudah saja melepaskan mu, tetapi aku tidak yakin kamu mau bekerja sama, kuku tangan mu begitu runcing dan kalau aku lepaskan maka Sukma ku akan terpisah dari jasad ku"


Diajeng Sekar Ayu pun tahu maksud dari Jagat dan dia pun menghilangkan kuku kuku tajam dari tangannya itu.


Setelah kukunya kembali seperti semula jagat pun melepaskan dekapannya dan sekarang mereka berhadapan satu dengan yang lainnya.


Jagat pun mulai membuka pembicaraan kembali "Kamu adalah hantu pencabut Sukma, apakah kamu bisa mencari Sukma atau jiwa seseorang yang di sekap, aku butuh kamu untuk membantu ku"


Jagat pun mencoba bernegosiasi "Apa Syarat yang harus aku penuhi supaya kamu bisa membantu ku, aku butuh bantuan mu untuk menemukan jiwa calon istri ku "


Jagat menunjuk kearah tempat tidur di mana Eriska di baringkan dalam keadaan tidak sadarkan diri.


"Oh karena itu kamu mengeluarkan ku dari kurungan kartu, ternyata kamu ingin memanfaatkan ku" ucap Diajeng Sekar Ayu.


Kemudian dia pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... Sekarang aku sudah Bebas dari kurungan kartu mu, apa kamu tidak takut aku akan melarikan diri dari tempat ini"


Kemudian jagat mengancam "Kalau pun kami tidak mau bekerja sama dengan ku, aku bisa saja memaksa mu dengan cara menyiksa mu"


Jagat tiba tiba mengeluarkan energi tenaga dalam dari tangannya dan berubah menjadi sebuah cambuk yang di penuhi oleh kilatan petir.


Itu adalah cambuk petir dari jurus jari petir yang di kembangkan oleh jagat sendiri yang dijadikan senjata untuk melawan mahkluk yang kuat.


Melihat cambuk yang di penuhi kilatan petir membuat Diajeng Sekar Ayu menjadi takut, karena tekanan energi yang keluar dari dalam cambuk petir tersebut.


"Hahaha....aku hanya bercanda untuk melarikan diri, baiklah aku akan bekerja sama, tetapi ada 3 syarat yang kamu harus penuhi" ucap Diajeng Sekar Ayu.


Dia tadi tertawa untuk menghilangkan rasa takutnya dan membuat dirinya lebih tenang.


Jagat pun segera menghilangkan cambuk petir dari tangannya tersebut, kemudian bertanya "Syarat apa yang aku harus penuhi"


Diajeng Sekar Ayu pun tersenyum manis kemudian dia menjawab "syarat itu mudah dan tidak memberatkan mu, yang pertama, karena sebenarnya aku pertama kali melakukan hubungan itu dengan mu, aku ingin kamu menjadi milik ku seutuhnya, bagai mana Syarat pertama ku"


Jagat menggelengkan kepalanya sambil menggoyangkan tangannya "Aku tidak bisa memenuhi syarat pertama mu, aku tidak bisa menjadi milik siapa pun"


Diajeng Sekar Ayu pun bertanya dengan heran "Kenapa....? Syarat itu sangat mudah, kenapa kamu tidak bisa menjadi milik ku, apakah aku tidak cantik di mata mu"


Jagat pun tersenyum dan menjelaskan "syarat mu itu berat untuk ku, kalau kamu menginginkan aku seutuhnya itu tidak mungkin, tetapi kalau kamu mau, kamu lah yang menjadi milik ku seutuhnya, bagai mana"


Diajeng Sekar Ayu pun berpikir dan kemudian bertanya "Apa bedanya, kamu menjadi milik ku seutuhnya dan aku menjadi milik mu seutuhnya, itu sama saja bukan"


Jagat kembali menggelengkan kepalanya "itu berbeda...!"


Jagat pun menjawab dengan ambigu yang membuat Diajeng Sekar Ayu bingung dan bertanya kembali "Coba jelaskan di mana perbedaannya"


Kemudian jagat menunjuk ke arah Eriska "Lihatlah dia, dia adalah calon istri ku, dia itu sudah menjadi milik ku seutuhnya, dan di luar sana ada Elis, Sofy dan sebangsa mu bernama Ayu Dias dan Ayu Andara, mereka juga milik ku atau wanita ku.


Tetapi kalau aku menjadi milik mu seutuhnya, apa mungkin kamu sanggup melawan mereka semua untuk menjadikan aku milik mu satu satunya.


Sehingga aku tidak bisa menjadi milik mu, tetapi kamu bisa menjadi milik ku, aku membagi cinta dan kasih sayang ku dengan adil dan aku bertanggung jawab kepada semuanya.


Tetapi jika kamu menginginkan ku menjadi milik ku, aku tak bisa karena aku di cintai banyak orang bukan diri mu sendiri"


Mendengar penjelasan jagat, Diajeng Sekar Ayu pun menjadi bingung, tetapi dia sedikit mengerti.


"Kalau dia menjadi milik ku, hanya aku saja yang memilikinya, tetapi jika dia memiliki aku, dia juga memiliki wanita yang lainnya" gumam Diajeng Sekar Ayu.


Dia pun berfikir keras, tetapi pada akhirnya dia pun mengambil keputusan, karena dia menyerahkan kehormatan untuk yang pertama kali kepada jagat,


sehingga dia sekarang sudah menjadi milik jagat walau pun Diajeng Sekar Ayu sendiri lah yang menyerahkan kehormatan itu kepada jagat pada saat jagat berpura-pura tidur.


Sebenarnya hal itu juga pernah di lakukan oleh Elis, untuk mengikat jagat supaya dia mau menjadi kekasihnya.


Elis melakukan itu pada waktu jagat tidak Ketika tugas piket jaga malam di rumah sakit Wijaya.


Kemudian Diajeng Sekar Ayu pun berkata "Baiklah aku setuju, aku akan menjadi milik mu mulai saat ini, tetapi kamu harus memenuhi syarat kedua ku"


"Apa syarat kedua mu ?" Tanya jagat.


Diajeng Sekar Ayu pun menjelaskan "Aku masih memiliki ikatan kontrak dengan tuan ku sebelumnya, aku ingin kamu membatalkan kontrak tersebut dan menggantinya dengan kontrak kita berdua"


Jagat pun mengangguk "baiklah itu gampang"


Jagat pun mendekat dan memeluk tubuh Diajeng Sekar Ayu, kemudian dia mencium kening Diajeng Sekar Ayu lalu Diajeng Sekar Ayu memejamkan matanya dan jagat pun menempelkan bibirnya kebibir Diajeng Sekar Ayu.


Setelah itu mereka pun berlanjut ke hubungan yang lainnya, itu adalah cara memutuskan kontrak dengan tuan Diajeng Sekar Ayu yang lama dan menjalin kontrak baru dengan jagat.


***


* Bersambung