
Bab 247 Lebih Suka Yang Lewih Panjang Dari Pada Pondok Gede
Jagat tadi di hubungi oleh Alex, dia dapat info dari informan bahwa Eriska di sekap dalam kamar dengan Nomor 115.
Anak buah dari Ki Maja menyewa 5 kamar yang berdekatan dari no 112 sampai no 117 dan Eriska ada di kamar 115.
Jagat di suruh cepat cepat untuk menuju hotel melati, karena Ki Maja akan pergi ke suatu tempat bersama anak buahnya.
Informasi mengatakan, mereka akan pergi kedaerahan cikabuyutan, untuk melakukan ritual ruwatan dan mandi kebal, serta jiarah ke daerah keramat.
Sehingga Eriska akan di tinggalkan di kamar itu sendirian dan tidak ada yang menjaga Eriska, karena semua orang pergi.
Di sanalah waktu yang tepat untuk membebaskan Eriska, dari informasi tersebut jagat pun bergegas dengan mengajak Andi trio jago dan 4 bodyguard wanita untuk ikut pergi bersamanya menuju hotel melati yang ada di kabupaten.
Setibanya di hotel melati, ke empat bodyguard wanita itu turun terlebih dahulu dari dalam mobil.
Mereka langsung bergegas menuju lorong hotel yang di mana disana adalah kamar no 110 sampai dengan no 120.
Mereka hanya ditugaskan untuk mengawasi keadaan, karena Cakra dan anak buahnya Ki Maja tidak mengenal mereka berempat.
Situasi aman dan dilorong hotel itu tidak banyak lalu lalang pengunjung, dan bisa di bilang relatif sepi.
Mereka pun menghubungi jagat melalui pesan singkat lewat handphone, dan segera jagat dengan yang lainnya menghampiri.
Di kamar hotel melati No 115 ternyata Eriska tidak sendiri, dia di temani oleh Cakra.
Terlihat Eriska berbaring di tempat tidur, dia sepertinya tidak sadarkan diri, dan Cakra berada di samping Eriska yang sedang berbaring.
"Kapan lagi kesempatan ini ada, mumpung mereka sedang pergi, aku akan melakukannya dengan Eriska, meskipun dia di buat pingsan oleh Ki Maja, tetapi aku tidak perduli, justru ini baik buat ku supaya benih ku masuk ketubuh Eriska dan dia tidak meronta" gumam Cakra.
Cakra pun mulai berdiri dan mulai membuka kancing baju Eriska satu persatu. Entah apa yang Cakra pikirkan dan entah apa yang akan dia perbuat.
Melihat Eriska yang berbaring terlentang membuat Cakra bernafsu untuk melakukan sesuatu hal yang bejad.
Tetapi setelah Cakra membuka 3 kancing kemeja Eriska, kamar hotel ada yang mengetuk.
Tok .... Tok.... Tok....
"Maaf mengganggu, Layanan Hotel...." Terdengar suara wanita yang berada di luar.
"Cih Sialan, mengganggu saja, dasar pelayan hotel kurang ajar" gumam Cakra yang merasa terganggu.
Dengan terpaksa dia pun menunda membuka kancing baju Eriska dan Cakra pun mengambil selimut, kemudian Eriska di tutupi tubuhnya menggunakan selimut tersebut.
Cakra pun berjalan kearah pintu "Iya sebentar"
Cakra mengintip terlebih dahulu dari lubang pintu, Karena pintu itu memiliki lensa dan orang yang di dalam bisa melihat keluar dengan mengintip melalui lensa yang ada di pintu, sedangkan yang di luar tidak bisa melihat orang yang di dalam.
Terlihat ada wanita cantik berdiri di depan pintu dan tidak ada yang nampak mencurigakan, sehingga Cakra pun membuka pintu tersebut.
Pintu itu di buka setengahnya Cakra hanya berdiri di balik pintu tersebut "Maaf mbak, untuk sekarang aku tidak membutuhkan layanan hotel, besok pagi saja kalau mau beres beres atau sebagainya"
Cakra pun berniat menutup pintunya kembali tetapi pintu itu di tahan oleh wanita tersebut "Tunggu tuan, bisa bicara sebentar"
Cakra pun mendongak ke arah wanita itu sambil menunjuk wajah marah " Bicara apa, tidak ada yang perlu kita bicarakan, maaf aku sedang sibuk"
Cakra kembali akan menutup pintu tersebut tetapi wanita itu masih menahan daun pintu dengan tangannya.
Cakra pun membantak "Apa lagi, Kenapa kamu menahan pintu ini"
Wanita itu pun malah tersenyum setelah di bentak oleh Cakra "Maaf tuan, aku hanya ingin melakukan ini ?...."
Buuk....
Ugh.....
Wanita itu pun langsung menendang perut Cakra dan dia pun tersungkur.
"Kurang ajar...." Teriak Cakra yang masih telungkup di lantai, karena setelah di tendang dia langsung tersungkur sambil memegangi perutnya yang sakit.
Kemudian datang lagi satu orang wanita masuk kedalam kamar dan langsung menendang kembali perut Cakra.
Buuk....
Cakra kembali meringis kesakitan, dia tidak sanggup untuk berdiri kembali dan malah semakin meringkuk di lantai.
Beberapa orang masuk kedalam kamar hotel tersebut di antaranya jagat, Elis sofy dan Andi, sedangkan ke empat bodyguard itu mengelilingi Cakra yang berbaring di lantai.
Mata Jagat langsung mengarah ke arah tempat tidur, disana ada orang yang di kerubuni dengan selimut.
Jagat pun langsung membuka selimut tersebut dan Petapa kagetnya, Eriska dalam keadaan pingsan dan kancing kemeja yang dia pakai sudah terlepas 3 buah.
Di sana jagat pun menjadi emosi, dan hendak berbalik arah Cakra untuk menghajar dirinya, tetapi Elis mencegahnya.
"Kendalikan emosi mu mas say, ayo kita bawa terlebih dahulu Eriska sebelum anak buahnya Ki Maja kembali" ucap Elis sambil memegangi dada bidang jagat.
Jagat pun menghela nafas, kemudian dia menggendong Eriska dan pergi dari kamar hotel dengan di ikuti Elis dan Sofy.
Tersisa 4 bodyguard wanita dan Andi yang ada di sana, kemudian Andi pun memerintahkan ke 4 bodyguard wanita itu "Patahkan tangan dan kakinya, wajahnya juga, aku ingin dia hidup menderita selama sisa hidupnya"
Mereka pun mengangguk "Siap tuan" Cakra kemudian di gotong ke tempat tidur oleh ke empat bodyguard wanita itu.
"Aku akan menunggu kalian di luar, selesaikan lah dengan cepat" ucap Andi.
Kembali ke empat bodyguard wanita itu menganguk "Siap tuan"
Cakra pun meronta "hai apa yang kalian akan lakukan kepada ku, pergi kalian dari sini kalau tidak...."
Cakra pun hendak mengancam ke empat wanita itu tetapi langsung di sela oleh salah satu dari mereka.
Semua bodyguard wanita itu tersenyum jahat, salah satu dari mereka pun berkata "Kalau tidak...kamu mau apa ?"
Kemudian Cakra bertanya lagi "Siapa yang menyuruh kalian, lepaskan aku, kalau tidak murid dari Ki Maja akan mencari kalian untuk membalaskan perlakuan kalian kepada ku"
Kaki Cakra di pegangi dua orang dan tangannya di pegang 1 orang, sedangkan satu orang lagi mencekik leher Cakra, sehingga dia tidak dapat bergerak sedikit pun.
"Apa kamu yakin, murid Ki Maja akan mencari kami, hahaha....itu hanyalah mimpi, sebentar lagi juga mereka akan di bantai oleh tuan muda ku" ucap wanita yang mencekik leher Cakra.
Cakra pun menyimpulkan bahwa mereka di perintahkan oleh tuan muda Arssad karena dia sudah berani menculik calon tunangan tuan muda Arssad tersebut.
Cakra tidak tahu bahwa tuan muda Arssad itu sebenarnya adalah jagat, dan tadi dia tertelungkup di atas lantai sehingga Cakra tidak melihat jagat, dia hanya melihat beberapa kaki yang melewati dirinya tadi.
"Apa tuan muda Arssad yang memerintahkan kalian?" Cakra bertanya dan menebak.
Wanita yang mencekik leher Cakra menjawab "Nah itu kamu tahu, karena kamu telah berani menculik Wanitanya tuan muda kami dan sepertinya kamu ingin memperkosa wanitanya tuan muda, sebagai balasan, kami juga akan memperkosa dirimu"
Wanita itu menyeringai dengan tatapan yang menggoda, di dalam hati Cakra dia sedikit tersenyum dan bergumam "Apa wanita ini, sudah gila, di mana mana, laki laki lah yang memperkosa wanita, ini mereka mau memperkosa ku, aku untung banyak kalau begitu"
Wanita itu pun melepaskan tangan yang mencekik leher Cakra dan beralih membuka celana Cakra, kemudian dia mencabut CD Cakra sampe sobek, dan terlihat alat kejantanan Cakra yang berdiri, karena membayangkan hal mesum.
Melihat alat kejantanan itu salah satu dari mereka bertanya kepada wanita yang tadi membuka celana Cakra "hai Widi, apa kamu yakin suka dengan pisang kulutuk seperti itu"
Wanita yang di panggil Widi pun menjawab sambil berdecih "Cih...apa yang bisa di banggakan dengan pisang kulutuk seperti itu, hanya punya besar doang, tetapi sayangnya pendek"
"Hahaha.... berarti kamu lebih suka yang lewih panjang dari pada pondok gede" ucap bodyguard wanita yang memegangi kaki cakra
***
* Bersambung
Bab 248 Cek di Bawah Sini Ya
👇
Https://www.facebook.com/100068526202171/posts/579036547723880/?app\=fbl
https://www.facebook.com/100068526202171/posts/579039627723572/?app\=fbl
https://www.facebook.com/100068526202171/posts/579041177723417/?app\=fbl
https://www.facebook.com/100068526202171/posts/579043574389844/?app\=fbl
https://www.facebook.com/100068526202171/posts/579061401054728/?app\=fbl