
Bab 160 Aku Sungguh Benci Penghianat Seperti Mu
Setelah malam tiba puluhan pereman turun dari mobil Vans yang di pimpin oleh 6 pilar yang berkhianat kepada Anton dan menjadi anak buah Danu.
Mereka berniat untuk menyerang club malam Pesona dan akan menghabisi Anton, selain itu mereka juga berniat mengambil alih Club malam dan tempat biliar Anton sebagai usaha milik mereka.
Ada sekitar 60 orang pereman dan 6 orang ketua mereka yang hendak menyerang club malam Pesona.
Kebetulan Club malam Pesona hari ini banyak di padati pengunjung, karena sudah beberapa hari tempat hiburan ini tutup, sehingga mereka sudah rindu tidak berpesta di Club malam Pesona ini.
Para pengunjung tidak tahu bahwa sedang ada konflik berdarah di dalam geng Beruang Hitam, sehingga mereka tidak akan mengira akan adanya penyerangan terhadap Club malam ini.
Di dalam gang yang gelap 15 orang pereman yang sedang bersembunyi kaget "Astaga itu 6 pilar yang berkhianat dan hendak menyerang"
"Apa yang harus kita lakukan, apakah kita akan bersembunyi dan tidak akan membantu" ucap lainnya.
Tetapi pereman yang sudah di anggap pemimpin mereka berkata "Kita lihat situasinya, jangan sampai kita mati konyol, ingat keluarga kita sedang menunggu di rumah"
Semua orang menganguk setuju, bukan berarti mereka hanya akan menonton, tetapi mereka juga sedang menunggu waktu ketika Anton keluar maka mereka akan menyelamatkannya.
Si pemimpin itu menyuruh teman yang lainnya untuk bersikap dengan kendaraan mereka supaya bisa menyelamatkan Anton dari kepungan anak buah 6 pilar.
Geng Beruang Hitam memiliki 10 tetua atau divisi, dan divisi itu di sebut dengan pilar, satu pilar di pimpin satu orang dan orang itu memiliki 10 sampai 20 anak buah.
Sehingga kalau 6 pilar berkhianat itu berarti lebih dari 60 orang berkhianat dan sisanya memilih tetap setia kepada Anton atau berkhianat dan bergabung dengan Danu, karena pemimpin mereka sudah di habisi.
Memang geng Beruang Hitam beranggotakan tidak banyak, hanya sekitar seratus orang lebih, tetapi mereka sudah di anggap geng terkuat, karena memiliki posisi di pusat kota dan memiliki banyak sumber daya.
Dari sana lah Danu ingin menggulingkan Anton, itu karena sumber daya geng Beruang Hitam sangat banyak dan bisa membuat dirinya kaya hanya dalam waktu singkat.
Keenam pilar itu pun menyebrang dan hendak masuk ke dalam Club malam tetapi keamanan Moeza bodyguard menghalangi jalan mereka.
Moeza bodyguard di pimpin oleh dua bodyguard yang di siapkan untuk melakukan pertarungan di arena bawah tanah, sedangkan satu orang lagi bersama Hadi di tempat biliar.
Puluhan bodyguard pun sudah bersiap untuk menghadapi mereka dengan menggunakan pentungan khusus yang terbuat dari karet sintetis yang elastis dan stunt gun.
"Jangan halangi kami, menyingkir lah atau kalian akan tahu akibatnya" ancam salah satu pilar.
Bodyguard yang bernama Irvan pun berkata "Siapa kalian berani membuat onar di Club malam Pesona ?"
Salah satu pilar itu pun menjawab "Aku Reja, anak buahnya Bos Danu, kalau kalian tidak menyingkir kalian akan tamat sekarang juga"
"Oh anak buah si Danu ya !" Irvan berbicara tidak sopan dan berkata si Danu di hadapan anaknya.
Kemudian Irvan melanjutkan "Ada masalah apa si Danu menyuruh kalian kesini, kalian harus tahu bahwa Club malam Pesona ini sudah menjadi bagian dari grup Arssad dan di lindungi oleh Moeza bodyguard, kalau kalian bersih kukuh mau membuat onar, kalian dan bahkan di Danu tidak akan selamat"
Mendengar perkataan dari Irvan, Reja dan kawan kawannya sedikit tercengang, karena entah kapan Club malam Pesona menjadi bagian dari grup Arssad.
Mereka tahu grup Arssad yang berpusat di Hotel Arssad, dan hotel itu memiliki banyak cabang di seluruh provinsi yang bergerak di bidang penginapan tempat hiburan dan travel.
Tetapi Reja bersih kukuh "aku tidak percaya kalau Club malam Pesona menjadi bagian dari grup Arssad, panggil Anton kemarin kalau tidak kami akan menghancurkan tempat ini"
Reja terus mengancam sambil menunjuk nunjuk pemukul baseball ke depan wajah Irvan, Irvan yang emosi langsung menghampiri Reja.
Buck....
Tanpa bicara Irvan langsung memukul perut Reja
Ugh ....
Reja pun kesakitan, dan kemudian membungkuk, tanpa lama Irvan menjambak rambut Reja yang gondrong kemudian di seret kedalam.
Irvan menoleh ke arah temannya "Hai Radit sekarang giliran mu, aku akan membawa orang lancang ini ke bos kita"
Radit pun menyeringai dan mengangguk, kemudian memerintahkan seluruh bodyguard untuk menyerang "Anak Anak lumpuh kan mereka semua"
Para bodyguard pun menyambut pentungan dari pinggang mereka dan kemudian menyerang para pereman itu.
Reja di seret Irvan menuju kantor Alex, di sepanjang jalan dia Di lihat oleh banyak orang, tetapi mereka tidak terganggu dengan kejadian itu.
Karena penyerangan tidak sampai kedalam Club malam dan hanya di halaman Club malam saja, banyak pengunjung yang menonton perkelahian itu, tetapi mereka acuh tak acuh.
Mereka tidak merasa takut dan malah merasa aman karena mereka tahu siapa Moeza bodyguard mereka penjaga keamanan hotel Arssad dimana mereka begitu tangguh, bahkan tidak takut memukuli anak orang kaya kalau membuat kericuhan di Club malam hotel Arssad.
Mereka hanya pereman sehingga akan mudah menghadapi mereka, dan para pengunjung pun bersyukur dan merasa aman karena di jaga penjaga keamanan hotel Arssad.
Sesampainya di depan Alex, Irvan melempar Reja sampai terpental dan berguling di lantai.
"Bos dia bilang keladi, yang akan membuat onar di tempat kita" lapor Irvan.
Reja yang masih telungkup di lantai menengadahkan kepalanya dan melihat Alex, Reja tahu siapa Alex orang yang tidak dapat di singgung.
Alex salah satu orang kaya yang kuat dan tidak bisa di singgung, dia manager Club malam hotel Arssad yang sudah terkenal.
Anak buahnya banyak dia juga kaki tangan dari Petarung legendaris tak terkalahkan Badar Sandjaya, sehingga orang dunia bawah tanah menghargainya, dan menjadi sosok yang tidak boleh di singgung.
Alex di sini bersikap kejam, karena sejatinya dia bermain di bawah tanah, sebelum bertanya Alex menendang perut Reja.
Buck ....
Reja meringis kesakitan sambil memegang perutnya.
Ugh ....
"Berani kamu berbuat onar di tempat ku, siapa yang memerintah mu untuk berbuat onar ?" Tanya Alex dengan tatapan dingin.
Reja pun menjawab dengan ketakutan "Maaf bos Alex, aku tidak tahu kalau Club malam Pesona sekarang milik anda, aku kira Club malam ini masih di kelola oleh Anton"
Kemudian Alex berjongkok dan menjambak rambut Reja yang gondrong, kemudian Alex mengangkatnya.
Agh....
Reja kesakitan karena di Jambak Alex.
"Nama mu Reja bukan ?" Tanya Alex dingin.
Reja menjawab dengan terbata bata "i...iya bos Alex, a...aku Reja"
"Bukannya kamu itu anak buahnya Anton, tetapi kenapa kamu malah ingin berbuat onar di tempat ini, siapa yang menyuruh mu, dan kenapa kamu berkhianat ?" Tanya kembali Alex.
"Ini masalah internal geng Beruang Hitam, anda tidak perlu mengetahuinya" jawab Reja.
Kemudian tangan Alex yang menjambak rambut Reja di lepaskan dan tanpa ragu Alex menendang kepala Reja sampai tersungkur.
Buck....
Kepala Reja terbentur dingin dengan keras.
Brak....
"Aku sungguh benci seorang penghianat seperti mu, aku katakan sekali lagi siapa orang yang menyuruh mu ?" Alex menggertak
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna