
PPFC 66 - Cakar Naga Api
“Kau! Keparat kau menjebakku!”
Xiong Fan mengetahui kemampuan Fei Chen berada diatasnya setelah perutnya terkena tebasan pedang api yang membara itu.
Beruntung Xiong Fan segera memusatkan tenaga dalamnya tepat di perutnya. Namun tindakan Xiong Fan itu membuat anggota tubuhnya yang lain tidak memiliki pertahanan sekuat perutnya.
“Aku tidak menjebakmu. Kau terlalu tinggi memandang dirimu sendiri.” Fei Chen dengan santai menghindari amukan tebasan golok Xiong Fan yang membabi buta.
“Apa kau pikir dirimu ini bisa membunuhku dengan tebasan yang mudah dibaca ini? Sungguh mengecewakan!” Fei Chen menghindari setiap tebasan golok Xiong Fan dengan mudah sebelum mengalirkan tenaga dalam pada bilah pedangnya.
“Jurus Pertama Pedang Raja Neraka...” Terlihat bilah pedang Fei Chen dilapisi api yang membara lalu mengayun cepat memotong kedua tangan Xiong Fan, “Tarian Api Neraka!”
“Argh!” Xiong Fan menjerit keras mengetahui kedua tangannya putus ditangan Fei Chen.
Disaat yang bersamaan sebuah pertarungan lain terjadi antara Qiao Mi melawan Gang Qin. Terlihat pertarungan itu tidak seimbang karena kemampuan Gang Qin lebih unggul dibandingkan Qiao Mi.
“Satu-satunya orang yang mampu menghadapi kami bertiga adalah Liang Cheng, tetapi dia sudah menjadi sampah! Di hadapanku semua seranganmu tidak berguna, Saudari Qiao!”
Gang Qin menahan setiap tebasan pedang tajam Qiao Mi menggunakan cakar tangannya. Tidak ada satupun tebasan pedang Qiao Mi yang melukai tubuh Gang Qin.
“Apapun yang terjadi aku akan membunuhmu!” Qiao Mi melepaskan tenaga dalam yang besar tanpa mempedulikan lawannya adalah Gang Qin yang memiliki kemampuan jauh diatasnya.
Gang Qin adalah seorang Pendekar Langit Tahap Menengah sedangkan Qiao Mi hanyalah Pendekar Bumi Tahap Puncak. Kekuatan keduanya terpaut jauh bagaikan bumi dan langit.
“Tarian Bunga Persik!”
Sebuah tebasan yang mengandung energi pedang disertai tenaga dalam dimentahkan oleh Gang Qin dengan percuma.
Cakar hitam kelima jari Gang Qin menghempaskan tebasan pedang Qiao Mi yang memancarkan cahaya berwarna merah muda.
Kedua mata Qiao Mi melebar saat jarak antara dirinya dengan Gang Qin sangat singkat. Belum sempat dia bereaksi, sebuah pukulan telak Gang Qin bersarang diperutnya.
Mulut Qiao Mi mengeluarkan darah dan dengan susah payah Qiao Mi menangkis serangan susulan dari Gang Qin yang mengincar dadanya.
“Bedebah!” Qiao Mi menatap Gang Qin penuh kebencian.
“Kau sama sekali bukan tandinganku, jadi menurutlah dan jadilah budakku!”
Sementara Gang Qin tertawa, Qiao Mi menggerakkan giginya dan menangkis serangan Gang Qin yang dipenuhi tenaga dalam sekuat tenaga.
“Bunga Persik Berguguran!”
“Cakar Naga Hitam!”
Bukan hanya serangannya dimentahkan Gang Qin, Qiao Mi justru terkena serangan Gang Qin fatal hingga membuat gaun yang dikenakannya dipenuhi bekas cakaran.
“Ketua Qiao!” Serentak Xi Taohua dan Zhang Xue bergerak menuju Qiao Mi di tengah kepungan pendekar Jalan Naga Hitam.
“Kalian berdua melupakan diriku!” Chi Gui mengayunkan kedua pedangnya menciptakan tebasan petir.
Xi Taohua menyambut tebasan itu, “Tarian Bunga Persik!”
Zhang Xue melakukan hal yang sama, “Tapak Musim Gugur!”
Chi Gui tersenyum lebar sebelum mengalirkan tenaga dalam pada kedua bilah pedangnya serta melepaskan energi pedang dalam jumlah disaat yang bersamaan.
“Naga Hitam Kembar!”
Saat kedua bilah pedangnya memancarkan cahaya berwarna hitam pekat, Chi Gui mengayunkan pedangnya untuk menyambut kedua serangan dari Xi Taohua dan Zhang Xue.
Ledakan tercipta saat ketiga jurus itu bersentuhan dan terlihat Xi Taohua serta Zhang Xue yang terkapar di tanah mengingat kemampuan keduanya jauh dibawah Chi Gui.
“Mereka berdua benar-benar lemah bukan, Saudara Gang? Aku tidak sabar mendengar jeritan mereka.” Chi Gui menoleh kearah Gang Qin.
Terlihat Gang Qin menendang perut Qiao Mi dan menjambak rambut wanita dewasa itu.
“Hahaha, justru semakin lemah semakin membuatku semangat!” Saat Gang Qin hendak meraba dada Qiao Mi, tangan kanannya yang menjambak rambut Qiao Mi seketika putus.
“Argh! Tanganku!” Gang Qin terkejut karena tidak merasakan hawa keberadaan kuat yang mendekat.
“Bukankah aku sudah mengatakan padamu untuk melindungi dirimu sendiri. Lihatlah kekacauan yang telah kau buat ini, Senior Qiao?” Fei Chen menatap Qiao Mi yang hampir menangis, “Kau hampir kehilangan kehormatanmu...”
Mata Gang Qin melebar melihat Fei Chen berdiri dihadapannya, segera dia menoleh kearah Xiong Fan dan melihat bagaimana rekannya itu mati dengan cara yang mengenaskan.
Bukan hanya Gang Qin saja yang terkejut, namun Chi Gui juga merasakan hal yang sama.
“Selanjutnya kau...” Fei Chen menyarungkan pedangnya dan menatap dingin Gang Qin sambil berjalan pelan mendekati pria itu.
Jari Fei Chen dipenuhi api yang membara saat dia memusatkan tenaga dalam pada kelima jarinya.
Secepat kilat Fei Chen bergerak dan menghujamkan kelima jarinya pada jantung Gang Qin.
“Cakar Naga Api!”