
PPFC 143 - Sekte Seribu Pedang
Ditengah kekacauan yang terjadi di dunia persilatan Kekaisaran Yin membuat Sekte Seribu Pedang mengambil sejumlah keuntungan. Dengan menyandera Hong Zi Ran, Sekte Seribu Pedang benar-benar menghancurkan kelemahan Feng Lao.
Kematian Tian Hu sangat efektif dan membuat mereka berhasil melumpuhkan Feng Lao. Selain itu mereka juga berhasil mengadu domba Lembah Naga dan Lembah Persik.
Peperangan antara Lembah Naga dan Lembah Persik terjadi karena kematian Lin She yang dirumorkan dibunuh Wei Biao, sedangkan Wei Biao tewas mengenaskan setelah kematian Lin She.
Kesalahpahaman semakin membesar saat anggota pendekar kedua sekte ini saling menuduh. Pertempuran tidak bisa dihindarkan saat pendekar muda dari Lembah Naga bernama Ce Changlai bertarung secara langsung dengan Wei Hongyun.
Pertempuran ini semakin besar dan terus merambat saat Tetua Lembah Persik termuda dalam sejarah berhasil membunuh Liu Chuxing.
Jalan damai sudah tidak bisa ditemukan setelah kedua belah pihak saling menuduh saat banyaknya temuan pembantaian pada penduduk desa disekitar wilayah Lembah Naga dan Lembah Persik.
Baik Lembah Naga ataupun Lembah Persik sama-sama berpikir jika salah satu diantara yang melakukannya.
Perang besar ini mencapai puncaknya saat Lembah Persik berhasil memojokkan Lembah Naga dan membuat pertempuran di wilayah Lembah Naga.
Sekte Seribu Pedang memanfaatkan kesempatan ini untuk melemahkan kekuatan tempur kedua sekte tersebut. Dengan bantuan Sekte Iblis Buas, tentu saja rencana yang Sekte Seribu Pedang berjalan lancar bahkan akan mendekati akhir.
Semua anggota Sekte Seribu Pedang menggelar pertemuan membahas rencana puncak mereka untuk menyingkirkan Lembah Naga dan Lembah Pedang.
Sosok Patriark Sekte Seribu Pedang memandang seluruh anggota pendekar Sekte Seribu Pedang yang bersiap menuju Lembah Naga. Kemampuan anggotanya telah meningkat pesat dan tidak bisa dipungkiri jika Sekte Seribu Pedang merupakan sekte terkuat di Kekaisaran Yin.
“Hahaha... Akhirnya sekteku menjadi sekte terkuat di dataran ini!” Qie Xuexuan tertawa bahagia sambil menatap seluruh anggotanya.
Dibelakang Qie Xuexuan terlihat sosok pendekar dengan paras bangsawan berkemampuan tinggi dan disampingnya juga terlihat salah Tetua Sekte Seribu Pedang.
“Bukankah itu Tuan Yin Duan dan Senior Hong Sun Fei?”
“Aku dengar mereka berdua telah mencapai Pendekar Langit Tahap Awal...”
Semua pendekar membicarakan kedua sosok yang datang setelah Qie Xuexuan. Kedua sosok itu merupakan sosok penting bagi Raja Iblis Buas Gao Lu Ma untuk menjalankan rencananya mencari tahu lokasi Tujuh Permata Bintang.
“Saudara Xuexuan, dalam pembantaian yang akan kita lakukan, suruh anggotamu agar tidak membunuh para perempuan. Aku tidak akan memaafkan siapapun yang membunuh Long Xiaoya ataupun Murong Liuyu. Kedua gadis itu harus jatuh ditanganku.” Tawa Yin Duan menggelegar setelah mengatakan itu.
“Seorang Kaisar sudah pasti akan memiliki banyak wanita bukan? Sosok lemah yang memiliki kekuasaan kenapa bisa seenaknya menghancurkan hidup seorang wanita!” Yin Duan tiba-tiba marah dan membuat pria disampingnya menepuk pundaknya.
Honf Sun Fei menepuk pundak Yin Duan dan berkata, “Yang Mulia, anda tidak perlu khawatir. Akan kupastikan anda mendapatkan segalanya. Apakah anda tertarik dengan Yin Jinxia juga?”
Yin Duan tersenyum menyeringai, “Ya, aku sudah membayangkan ekspresi San keparat itu jika diriku ini menodai Jinxia didepannya. Jika perlu aku akan melakukan hal yang sama pada istrinya.”
“Berhenti membicarakan hal bodoh didepan anggotaku!” Walaupun mendukung rencana Yin Duan, Qie Xuexuan tetap menganggap Yin Duan setara dengannya walaupun Yin Duan memiliki kekuasaan yang lebih tinggi dimata Raja Iblis Gao Lu Ma.
“Aku mengerti, Saudara Xuexuan. Tidak perlu memarahiku seperti itu.”
Saat pendekar Sekte Seribu Pedang sudah berkumpul seluruh anggotanya, sosok yang tidak pernah diduga sebelumnya muncul.
“Sepertinya kalian semua telah berkumpul? Bukankah ini bukan waktunya berdebat?!”
Suara yang tidak asing di telinga Qie Xuexuan terdengar. Pemilik suara itu adalah Hung Shinji yang sedang melayang di udara dan tak lama muncul salah satu dari Tiga Iblis Buas yang tersisa bersama dengan anggota Enam Bayangan Buas.
“Maaf! Maafkan kami Senior Hung!”
Baik Qie Xuexuan ataupun Yin Duan berkeringat dingin saat mengetahui siapa yang datang. Walaupun kemampuan mereka telah meningkat pesat semua itu berkat bantuan Hung Shinji.
“Baiklah, mari kita mulai pertemuannya.” Hung Shinji terbang rendah dan berdiri disamping Qie Xuexuan.
Ditengah kelancaran rencana yang mereka jalankan, semua orang yang berkumpul ini tidak ada yang mengetahui apa yang telah menimpa Sekte Iblis Buas.