Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 313 - Panen Permata Iblis Petir


PPFC 313 - Panen Permata Iblis Petir


ROOOAAARRR!!!


Sekitar seratus Harimau Petir melepaskan raungan yang keras. Dari raungannya keluar sambaran petir yang mengarah pada tubuh Fei Chen.


“Hentikan. Serangan kalian tidak akan berguna terhadap diriku.” Fei Chen mengayunkan pedangnya santai dan seketika sambaran petir itu lenyap.


Lalu Fei Chen bergerak cepat menuju gerombolan seratus Harimau Petir yang menjaga jarak darinya. Pertarungan akhirnya tak terhindarkan saat Fei Chen melompat dan memulai serangannya.


“Mari kita lihat seberapa hebat Pusaka Dewa ini...” Fei Chen tersenyum lebar saat mengalirkan Qi kedalam Pedang Sembilan Petir.


Saat mengayunkan pedangnya yang dipenuhi Qi, Fei Chen tercengang karena setiap ayunan nya menimbulkan kerusakan besar dan selalu saja disertai gemuruh Petir.


Dalam sekejap seratus Harimau Petir terbelah tubuhnya ataupun gosong. Fei Chen bergerak cepat memotong tubuh Harimau Petir menjadi bagian-bagian kecil lalu mengumpat Permata Iblis yang mengandung unsur petir tersebut.


ROOOAAARRR!!!


Harimau Petir yang lainnya langsung mengeroyok Fei Chen. Sementara itu segerombolan Gorilla Petir mengamati pertarungan dan menunggu kesempatan untuk menyerang Fei Chen.


“Majulah!”


Fei Chen tersenyum lebar dan memainkan pedangnya dengan lincah menyambut cakaran petir dari berbagai arah. Tidak hanya cakaran petir saja, bola-bola petir dan sabit petir menyerang dirinya dari berbagai arah.


Fei Chen terus bergerak dan tidak berhenti. Aksinya ini membuat Xi Taohua dan Zhang Xue tersenyum saat melihat semua muda mereka berdua bertarung dengan gagahnya.


“Kita akan mati dalam sekejap karena berada di sarang Binatang Iblis yang memiliki unsur petir. Tetapi dihadapan suami kita, keberadaan mereka seolah-olah tidak ada artinya.” Zhang Xue menggelengkan kepalanya karena melihat Fei Chen sudah membunuh sekitar tiga ratusan Harimau Petir.


Xi Taohua sendiri selalu terkejut dengan perkembangan Fei Chen. Kemampuan bertarung Fei Chen tidaklah pernah membosankan dimatanya.


“Dia ingin pamer kepada kita bukan, Xuexue?” Xi Taohua tertawa lirih menanggapi aksi Fei Chen.


“Benar, benar. Dia benar-benar suka pamer terhadap para istrinya. Dari yang aku dengar pedang itu akan diberikan kepada Yuechan‘er.” Zhang Xue membalas.


“Dari yang kudengar juga seperti itu. Saat Kakak Xiuxiu mengidam, dia menginginkan Chen‘er mengambil Pedang Sembilan Petir dan memberikannya untuk buah hati mereka. Aku jadi penasaran bagaimana nanti aku hamil...” Xi Taohua kembali tertawa lirih mengingat obrolannya Su Xiulan dengan istrinya yang lain.


“Aku baru mendengarnya. Jadi suami sudah memikirkan kita sejak lama...” Zhang Xue memerah wajahnya.


“Ya, seperti itu, Xuexue,” sahut Xi Taohua.


Kembali ke pertarungan Fei Chen yang sedang menghadapi gerombolan Harimau Petir. Sekarang sudah enam ratus lebih Harimau Petir matin ditangannya dan Fei Chen tidak menunjukkan niat untuk berhenti membunuh yang lainnya.


‘Oh, Sepertinya mereka menunjukkan jati dirinya yang sesungguhnya...’ Fei Chen membatin dan menyambut serangan dari berbagai arah yang dilepaskan Harimau Petir.


Mengetahui gerombolan Harimau Petir menunjukkan keseriusan bahwa Fei Chen adalah orang yang berbahaya, sekitar tiga ratus Gorilla Petir memulai serangan mereka.


Fei Chen melakukan konsentrasi secara penuh lalu kedua matanya menatap tajam tiya ratus Gorilla Petir yang hendak menyerangnya.


“Belum waktunya untuk kalian menyerangku!” Fei Chen menatap dingin tiga ratus Gorilla Petir dengan tajam.


Lalu dengan Aura Raja Penakluk, Fei Chen membuat semua Binatang Iblis yang ada di Lembah Persik Tersembunyi ketakutan. Seolah-olah mereka tidak berdaya dihadapan tekanan aura yang dilepaskan Fei Chen.


Fei Chen bergerak cepat membunuh tiga ratus Gorilla Petir. Hanya dalam hitungan menit saja kepala Gorilla Petir sudah bergelimpangan disekitarnya. Lalu Fei Chen membunuh Harimau Petir.


“Sepertinya akan berakhir dengan cepat...”


Fei Chen melepaskan satu serangan penghabisan dimana bilah pedangnya itu memancarkan cahaya berwarna ungu. Dan dengan penuh tenaga Fei Chen mengarahkan serangannya pada gerombolan Gorilla Petir.


Tebasan yang dipenuhi Qi serta memancarkan energi pedang berjumlah besar membentuk seekor bayangan Naga berwarna ungu.


Tebasannya itu membuat kerusakan besar pada Lembah Persik Tersembunyi dan menghancurkan sekitarnya. Bahkan dalam sekejap saja gerombolan Gorilla Petir mati akibat terkena serangan tersebut.


Fei Chen mengibaskan pedangnya dan mengarahkannya keatas langit. Lalu dia menyarungkannya dan menyimpannya kedalam Ruang Raja.


Setelah itu Xi Taohua dan Zhang Xue menghampiri Fei Chen dan membantu suami muda mereka berdua mengambil Permata Iblis.


“Chen‘er, bagian tubuh mereka gosong semua. Padahal kita bisa mengambil daging atau taringnya mereka. Khasiatnya sangat besar.” Xi Taohua menghela nafas karena ingin merasakan daging Harimau Petir.


“Ah, aku tidak terpikirkan akan hal itu karena terlalu bersemangat. Tetapi disana ada satu Harimau Petir dan Gorilla Petir yang tidak gosong.” Fei Chen menunjuk tubuh Harimau Petir dan Gorilla Petir yang tergeletak.


“Aku ingin memasak dan mencicipi daging Harimau Petir,” ujar Xi Taohua.


“Apa dia sedang ngidam? Suami, bagaimana menurutmu?” Zhang Xue menatap Xi Taohua yang sedang menguliti tubuh Harimau Petir.


Fei Chen tersenyum. Jika Xi Taohua hamil justru itu akan menambah kebahagiaannya.


“Itu hal yang bagus. Aku juga ingin kau segera hamil dan mengandung anakku Xue‘er.” Ucapan Fei Chen membunuh Zhang Xue salah tingkah.


Setelah mengumpulkan Permata Iblis dan menyimpan daging Harimau Petir, Fei Chen, Xi Taohua dan Zhang Xue kembali ke Kekaisaran Chu.