
PPFC 332 - Onigari
“Topeng Iblis Hitam? Seringai itu...”
Kejadian di Kota Hinogawa menarik perhatian Shogun Raido. Mulai dari pembantaian pasukan pemberontakan dan penyerangan yang dilakukan Fei Chen.
“Tuan Raido, dilihat dari kemampuannya, Topeng Iblis Hitam... Tidak, bagaimana jika memanggilnya Onigari. Kemampuan Onigari jauh diatas Budou. Padahal Budou adalah orang yang paling lincah diantara kami bertiga.” Pria berambut merah berbicara dan sedang melihat bayangan kejadian di Kota Hinogawa melalui Batu Langit.
Sosok pria berbadan kejar dengan sebuah gada ditangannya menatap dalam sosok Fei Chen yang tidak dia ketahui identitasnya.
“Onigari? Dia muncul setelah pasukan pemberontakan dihabisi. Ini tidak bisa dibiarkan.” Shogun Raido merasakan firasat buruk karena kemunculan sosok Onigari.
‘Raja Neraka telah ditangkap Sun Yelong dan sekarang pasukan pemberontakan sudah padam. Tetapi siapa pria itu?’ Shogun Raido menjadi penasaran dengan identitas Fei Chen yang memakai topeng Iblis dan diberi julukan Onigari.
Kurang dari sehari kabar tentang pembantaian yang dilakukan Onigari menyebar ke seluruh penjuru Kekaisaran Kai. Hal ini membuat Shogun Raido memanggil para petingginya.
Kediaman Shogun Raido berada di Ibukota Kekaisaran Kai yang dibuat sendiri setelah menggulingkan Daimyo Negeri Api dan Daimyo Negeri Air, serta membinasakan banyak orang-orang dari Negeri Es berkat kerjasamanya dengan Sun Yelong.
Ibukota Honjo itulah nama kota megah yang ada di Kekaisaran Kai. Kehidupan di Ibukota Honjo sangat berbeda dengan wilayah lainnya. Disana banyak budak yang dan orang biasa yang diperlakukan tidak adil bahkan dianggap sampah sementara para pejabat dan petinggi ataupun orang-orang penting di pemerintahan Shogun Raido hidup berkecukupan dan berlimpah harta.
Shogun Raido memanggil seluruh orang-orang kepercayaannya untuk datang ke kediamannya. Sekarang di Ibukota Honjo terjadi pertemuan besar yang melibatkan Tiga Perintah Samurai, Organisasi Sakura Darah, Gagak Hitam, Kembar Iblis Air dan Es Bulan Darah.
Sementara itu kelompok Gagak Hitam masih beranggotakan lengkap dengan nama Kuroma, Tatsukata dan Jaisetsu sebagai pemimpinnya. Dan ada dua bersaudara yang menjadi pemenggal kepala suruhan Shogun yang diberi julukan Iblis Kembar Air yang bernama Rindaman Rei dan Gindaman Rei.
Selain itu ada tiga petinggi Es Bulan Darah yang berkuasa di Negeri Es dibawah perintah Shogun Raido yang turut hadir.
Dengan hadirnya semua petinggi di pemerintahannya, Shogun Raido menunggu kedatangan Lima Tetua Kai dan Tiga Penjaga Shogun.
“Terimakasih karena telah datang menghadiri undanganku. Seperti yang kita ketahui, kemunculan sosok Onigari menggemparkan kita semua. Untuk itu aku ingin kalian semua membunuh siapa saja yang menghalangi rencana Sun Yelong atau yang berniat memberontak.”
Shogun Raido memulai pertemuan ini. Nampak semua orang yang hadir merasakan ancaman dari sosok Onigari. Kematian Budou menjadi pukulan telak bagi mereka semua, namun Shogun Raido terlihat masih menyembunyikan sesuatu dari semua orang kepercayaannya ini.
“Kalian adalah orang yang kupercaya jadi berkontribusilah untukku,” ujar Shogun Raido sambil memegang gada miliknya dan duduk di singgasana.
“Kami tidak akan mengecewakan harapan Anda, Shogun!” Serentak semua petinggi yang hadir menjawab.
Shogun Raido tersenyum sebelum menepuk tangannya tiga kali dan tak lama suara langkah kaki terdengar memasuki ruang pertemuan.
“Lima Tetua Kai dan Tiga Penjaga Shogun akan bergabung. Karena kalian adalah orang kepercayaanku maka aku akan memperkenalkan dua orang samurai dan seorang shinobi yang namanya melegenda di negeri ini dan bekerja dibawah perintah ku. Aku rasa kalian pernah mendengar nama ini sebelumnya.” Shogun Raido tersenyum menyeringai saat Lima Tetua Kai dan Tiga Penjaga Shogun memasuki ruang pertemuan disusul tiga orang yang berjalan dibelakangnya.
“Masuklah kalian semua.”