
PPFC 365 - Negeri Es
Eimi bersedia menjaga Kota Seifu untuk sementara waktu. Mengingat semua petinggi Raido sedang menuju Onigawara, Eimi yakin jika hanya ada beberapa bawahan Raido saja yang berpatroli di Negeri Api, Negeri Air dan Negeri Es.
Fei Chen pergi meninggalkan Kota Seifu bersama San Zhu, sedangkan Futaba memilih untuk tetap tinggal bersama Mio.
Sementara itu di Negeri Fuyumi terjadi invasi yang dilakukan Hayabusa bersama lima ratus shinobi pilihannya. Berkat pengkhianatan Fuyumi Taisei yang mengetahui kondisi tubuh Fuyumi Shirayuki dan Fuyumi Masayu, pengkhianatan pun terjadi.
Fuyumi Taisei sebenarnya ingin membeberkan lokasi kediaman Klan Fuyumi, namun Hayabusa menentangnya. Hayabusa sendiri mengetahui kekejaman Raido yang tidak segan mempermainkan hak wanita.
Masa lalu Hayabusa membuatnya berpikir untuk menghancurkan Klan Fuyumi dengan tangannya sendiri. Daripada melihat para Shinobi wanita Klan Fuyumi menderita, lebih baik dia membunuh mereka itulah yang dipikirkan Hayabusa.
“Saat ini Jugo dan Eimi sedang menuju Kota Seifu untuk menangkap Daimyo Negeri Air yang menyembunyikan identitasnya. Sedangkan aku kemari karena kau mendatangiku Taisei.”
Saat ini Hayabusa berada di sebuah pegunungan bersalju yang ada Wilayah Guren, Negeri Es.
“Tuan Hayabusa, jadi bagaimana dengan rencana untuk menghancurkan Klan Fuyumi? Aku rasa lebih baik kita memberitahu lokasi kediaman pada Shogun?” Taisei berkata.
Niat Taisei yang sebenarnya adalah ingin membuat penawaran dan menekan Shirayuki dan Masayu agar tunduk padanya, lalu dia juga akan membunuh Hayabusa setelah dirinya berhasil menyerap energi dalam tubuh Shirayuki dan Masayu.
‘Aku telah membunuh semua pria di kediaman. Menjadi satu-satunya pria di Klan Fuyumi adalah keberuntungan tertinggi, tetapi kemampuanku dibawah Shirayuki, aku tidak bisa melawannya. Tidak ada pilihan lain selain bekerjasama dengan Hayabusa.’ Batin licik Taisei bersuara.
Hayabusa sendiri menentang keras, “Tidak, Taisei. Aku menolak rencanamu. Daripada membuat mereka menderita, lebih baik langsung membunuhnya.”
Setelah berkata demikian Hayabusa keluar dari gua tempat persembunyiannya dan menyuruh para bawahannya untuk bergegas menuju lokasi tempat persembunyian Klan Fuyumi.
‘Lokasi seperti ini yang membuat orang-orang tersesat bahkan tidak dapat mengetahui lokasi persembunyian Klan Fuyumi...’ Hayabusa membatin dan menatap butiran salju yang menurut Taisei adalah sebuah jurus milik Shirayuki.
‘Orang ini berbahaya. Aku tidak mengetahui tujuannya yang sebenarnya, tetapi dia seperti mencoba memanfaatkan diriku ini...’ Hayabusa menoleh kearah Taisei sebelum menyuruh Taisei menunjukkan lokasi persembunyian Klan Fuyumi.
Tempat tujuan yang Taisei tuju sebenarnya bukanlah lokasi tempat persembunyian Klan Fuyumi, melainkan menuju Pegunungan Fuxue yang ada di Wilayah Ao.
Perjalanan dari Wilayah Guren menuju Wilayah Ao bisa dibilang jauh. Taisei yang merupakan salah satu anak dari Tetua Klan Fuyumi dimasa lalu tentu mengetahui alasan mengapa Negeri Es dan lokasi tempat persembunyian sangat sulit ditemukan.
‘Sekarang hanya aku, Shirayuki dan Masayu yang mengetahui lokasi itu. Aku rasa mereka berdua tidak akan melakukan tindakan bodoh seperti mencoba menahanku disana.’ Taisei membatin berharap bahwa Shirayuki dan Masayu tidak menuju Wilayah Ao.
Taisei berniat untuk membuat Hayabusa dan lima ratus bawahannya menjadi korban amukan sang Naga Es yang menjaga Negeri Es selama ribuan tahun.
Hanya Shirayuki yang dapat mencegah amukan sang Naga Es. Konon jika orang lain yang membangun sang Naga Es selain pemilik garis keturunan Tubuh Dewi Salju, maka sang Naga Es akan mengamuk.
Taisei sendiri belum pernah melihat dengan mata kepalanya sendiri amukan sang Naga Es. Tetapi dia sangat yakin jika amukan sang Naga Es akan membinasakan Hayabusa yang tidak sejalan dengan pemikirannya.
‘Jika aku dapat mengendalikan Naga Es, bisa saja aku membunuh Raido dan Sun Yelong. Untuk itu aku harus mendapatkan cinta Shirayuki dan Masayu...’ Taisei membatin dan tersenyum lebar.
“Kenapa kau tersenyum?” Hayabusa yang menyadari gerak-gerik aneh Taisei bertanya.
“Tidak Tuan Hayabusa. Aku hanya tidak sabar menangkap anak dari Fuyumi Akashi sebagai bukti perjanjian kita, bahwa kau akan menjanjikan diriku menjadi petinggi di kepemimpinan Shogun,” ucap Taisei beralasan.
“Tentu saja aku akan melakukannya Taisei. Aku tidak akan berbohong.“ Hayabusa menjawab.
Bersamaan dengan pergerakan Hayabusa dan Taisei menuju Wilayah Ao, Fei Chen dan San Zhu juga sedang dalam perjalanan menuju Negeri Es.
Setelah beberapa hari terus bergerak akhirnya Fei Chen dan San Zhu berada di wilayah Negeri Es. Keduanya terjebak di sebuah pegunungan yang seolah-olah ingin membuat keduanya tersesat.
Tebalnya kabut dan salju membuat Fei Chen dan San Zhu berjalan berdekatan. Akhirnya Fei Chen dan San Zhu memilih untuk beristirahat di sebuah gua.
Namun mereka berdua justru bertemu dengan dua wanita yang sedang berada didalam gua dan menyalakan api unggun.