
PPFC 369 - Bentrokan Para Raja
Malam dengan sinar bulan yang indah menandakan era baru saat Fei Chen berhadapan langsung dengan Sun Yelong. Ketegangan itu berubah menjadi suasana lebih mencekam saat sosok Mao Gang muncul lewat teleportasi dan berdiri disamping Sun Yelong yang mengubah wujudnya menjadi Naga.
“Yo Raja Neraka. Sepertinya ini adalah akhir darimu. Aku sebenarnya tidak ingin ikut campur tetapi aku selalu merasakan aura sosok yang aku cari darimu.” Mao Gang menatap tajam Fei Chen yang berdiri diatas tanah.
“Dewi Iblis, Mao Ruyue!” Mao Gang menambahkan.
Mendengar itu Fei Chen tersenyum menyeringai dan mengeluarkan sebuah aura pekat mengerikan.
“Bagus, Raja Neraka! Kau akan mengetahui semua tentangku malam ini! Jadi cobalah untuk menghiburku!” Sun Yelong juga mengeluarkan aura mengerikan sebelum badai angin menghantam seluruh daratan Onigawara.
Fei Chen berniat terbang namun seketika dihadapannya muncul Ular Bekepala Sembilan yang merupakan salah satu dari Tiga Pedang Naga.
“Tidak akan kubiarkan kau mendekati Tuan Sun Yelong!” ucap Ular Bekepala Sembilan yang bernama Kung Shiugu.
“Sadari posisimu manusia!” ujar Bai Han yang juga merupakan salah satu dari Tiga Pedang Naga.
Fei Chen merasakan kehadiran lain yang mendekat dan langsung muncul tepat dibelakangnya. Dengan mudah Fei Chen menghindari sebuah tebasan pedang dari orang tersebut.
“Kau bisa menghindariku?” ucap pria dengan tubuh berwarna merah yakni Jian Liang sang Iblis Darah yang juga merupakan salah satu dari Tiga Pedang Naga.
Kini Fei Chen dikepung oleh Tiga Pedang Naga. Cukup santai Fei Chen menanggapi serangan dari ketiganya sebelum akhirnya San Zhu muncul bersama Eimi, Shirayuki, Masayu, Qiu Nue dan Qiu Niu.
Sementara itu Raido langsung dihadang oleh Jia Li dan Yin Jinxia. Semua pasukan Istana Naga Neraka Terdalam menyebar mengejar para petinggi Kerajaan Binatang Buas.
“Kakak Zhu? Jadi kalian berniat membantuku. Baiklah aku akan serahkan mereka pada kalian.” Fei Chen berkata sebelum melompat ke atas dan langsung melepaskan satu serangan kepada Sun Yelong.
“Terik Matahari Membakar Bumi!”
Sun Yelong membuka mulutnya dan menyemburkan bola api. Raungan yang keras serta hembusan angin yang kencang menghancurkan daratan, bola api yang panas terbelah menjadi dua bagian saat Fei Chen menebasnya.
“Aku tidak akan menahan diri lagi Sun Yelong! Mao Gang!” Tubuh Fei Chen yang diselimuti Aura Zirah Neraka memiliki ketahanan terhadap panas dan itu membuatnya dapat mendekati Sun Yelong dengan mudah.
Satu tebasan mendarat di kepala Sun Yelong, “Amarah Api Suci!”
ROOOARRR!!!
Sun Yelong bisa merasakan salah satu kumisnya terpotong dan itu membuatnya meraung keras. Melihat itu Mao Gang mempersingkat jarak dan menyerang Fei Chen dari dekat.
“Sun Yelong! Kau sedang tidak bercanda bukan?! Melawan orang yang baru saja mengalami pembangkitan menjadi Raja Neraka dan kau kalah?” Mao Gang mengeluarkan Aura Dewa Iblis yang membuat pergerakan Fei Chen sulit.
Lalu dengan Hawa Iblis Sejati Mao Gang mengeluarkan seribu tombak berwarna hitam yang penuh akan Energi Iblis. Dengan kecepatan penuh Mao Gang mengarahkannya kepada Fei Chen yang kesulitan bergerak.
“Cih! Keparat!” Fei Chen juga mengeluarkan Hawa Iblis Sejati dan membentuk seribu tombak yang sama.
“Kau berhasil bergerak bebas rupanya. Kalau begitu rasakan ini!” Mao Gang mengayunkan tangannya dan seketika sabit tebasan pedang yang besar sudah berada didepan Fei Chen.
“Apa?!” Fei Chen yang terkejut menangkis nya namun justru mendapatkan sebuah ledakan dari dalam tubuhnya.
Mao Gang tertawa dan mengatakan kepada Fei Chen jika tekniknya tersebut akan bereaksi ke tubuh lawannya jika menahan serangannya.
“Bukankah lebih baik kau menghindar dan membiarkan serangan ku menghancurkan mereka dibawah?” ujar Mao Gang.
Fei Chen tersenyum sinis, “Ini sama sekali tidak sakit. Jadi aku tidak perlu menghindar. Selain itu ini akan semakin menarik bukan? Jika kalian berdua kalah dengan mudah maka semua usahaku ini sia-sia.”
“Apa katamu, bocah?!” Mao Gang berhenti tersenyum dan memasang raut wajah serius.
“Aku akan menguasai Benua Tujuh Bintang. Tentunya aku akan mengalahkan kalian sebelum menemukan negeri tersembunyi yang kalian maksud itu.” Seringai senyum Fei Chen itu membuat Mao Gang dingin.
Mao Gang menghilang dari pandangan Fei Chen dan sudah berada dihadapannya. Dengan pukulan yang dipenuhi Energi Iblis tersebut, Mao Gang menyerang Fei Chen.
Saat Fei Chen menangkis nya sebuah ledakan besar terjadi dan itu terus terjadi setiap keduanya bertukar serangan. Fei Chen yang awalnya dapat mengimbangi pukulan Mao Gang kini merasakan keanehan dalam tubuhnya karena dia merasakan ayunan tangannya semakin lemah dan pelan.
Dan benar saja beberapa detik kemudian Fei Chen tidak dapat mengimbangi pergerakan cepat Mao Gang.
“Inilah perbedaan kita bocah!” Perut Fei Chen dihujani pukulan sebelum akhirnya Fei Chen terkapar menghantam tanah.
Melihat itu Sun Yelong meraung, “Kau benar-benar melakukannya Mao Gang!”
“Kau seharusnya lebih serius Sun Yelong!” Mao Gang menanggapi.
“Aku tidak mengira dia memiliki serangan yang berdampak padaku!” Sun Yelong menatap tajam Fei Chen sebelum menyemburkan api yang besar.
“Aku akan membunuhnya!”
Fei Chen yang melihat hal itu mendecakkan lidahnya sebelum akhirnya tubuhnya terkena semburan api yang sangat panas tersebut.
Bersamaan dengan hal itu pertempuran di Onigawara sudah pecah. Fei Chen bersama Istana Naga Neraka Terdalam dan pemberontak dari Kekaisaran Kai melakukan serangan tidak terduga, namun serangan balik dari pasukan Kerajinan Binatang Buas membuat Fei Chen bersama aliansinya kewalahan.
Ditengah semua itu ada sesuatu yang mengejutkan karena Fei Chen tidak menerima dampak apapun setelah terkena semburan api dari Sun Yelong.
___
Maaf baru bisa update lagi. Butuh waktu untuk memulihkan mental. Moodbooster paling berpengaruh buat nulis lagi. Cuma mau ngasih tau Perjalanan Pedang Fei Chen Book 1 beberapa chapter lagi tamat.
Gue mau nanya kalian pengin dibikinkan Book 2 atau gak usah?