
PPFC 147 - Mengakhiri Perang Dan Memulainya Kembali
“Kau!” Tubuh Qie Xuexuan bergetar hebat begitu juga dengan Qie Xumao dan Qie Laoji yang membawa kepala kenalan dekat Fei Chen di Lembah Pedang.
“Chen‘er?”
Dao Tao dan Long Jirou mengenal pemuda itu dari suaranya dan sikapnya. Namun perubahan Fei Chen meningkat pesat dan melebihi semuanya.
Mata Fei Chen menatap dingin Qie Laoji dan Qie Xumao sebelum berjalan santai melewati Qie Xuexuan yang mematung.
Semua orang kembali dikejutkan dengan Qie Xuexuan yang tidak berani bergerak, ‘Aku sama sekali tidak bergerak? Ada apa dengan tubuhku ini? Kenapa gemeteran? Apa aku ketakutan?’
Qie Xuexuan tidak pernah berpikir akan gemetar ketakutan oleh pemuda yang dulu menjadi bulan-bulanan anggotanya. Segera dia menoleh kebelakang dan menemukan Fei Chen yang memukuli Qie Laoji hingga pria itu mati dengan tubuh penuh luka.
Qie Xumao mematung sebelum nyawanya direnggut oleh Fei Chen dengan dihancurkan lehernya. Bukan hanya disitu Fei Chen berhenti bahkan setelah keduanya mati.
“Sepertinya aku sangat terlambat...” Fei Chen menatap kepala Tian Zhou yang menggelinding sebelum akhirnya menginjak kepala Qie Laoji dan Qie Xumao yang telah mati hingga hancur.
“Kau membunuh adik bodohku itu!” Qie Xuexuan bergerak menuju Fei Chen bersama para Tetua Sekte Seribu Pedang.
Mereka menyerang secara bersamaan namun saat Fei Chen mengeluarkan Aura Raja Neraka, dalam sekejap tidak ada yang bisa mendekat.
“Mulai sekarang kalian ikut perkataanku.” Fei Chen berkata dengan nada yang tenang dan dingin, perkataannya ini dia tujukan pada semua anggota Lembah Naga dan Lembah Persik.
“Hentikan pertempuran ini dan menjauhlah dari sini! Pertempuran yang sia-sia ini hanya akan menambah korban dikedua belah pihak! Jika kalian masih ingin melanjutkan perang panjang ini, aku akan meladeni kalian semua!”
Tatapan dingin Fei Chen yang mengarah pada Dao Tao dan Long Jirou membuat semua pendekar Lembah Naga dan Lembah Persik ketakutan.
Fang Huo yang terkapar menatap Fei Chen tidak percaya. Perubahan bocah yang dulu dia kenal sekarang seperti diselimuti kegelapan.
“Sebaiknya kita ikuti perkataannya, Patriark Dao.” Fang Huo berdiri dan menolong Dao Tao serta pendekar yang masih hidup.
“Jadi kau bocah yang dulu kami habisi? Sulit dipercaya kau masih hidup!” Bung Shinji muncul ditengah barisan pendekar Sekte Seribu Pedang menghampiri Fei Chen.
“Bocah ini sangat percaya diri, Senior Hung! Apa dia tidak sadar dengan siapa dirinya berurusan?!” Qie Xuexuan tersenyum lebar karena dirinya sangat yakin akan membunuh Fei Chen dengan bantuan Hung Shinji dan yang lainnya.
“Tenang saja, kita bisa saling membunuh disini tanpa mengkhawatirkan yang terjadi di Ibukota Huayin!” Fei Chen menggerakkan Pedang Raja Neraka dari kejauhan sebelum menggenggamnya.
Yin Jinxia sesekali menoleh melihat Fei Chen yang akan menghadapi seluruh anggota Sekte Seribu Pedang.
“Sebaiknya kita pergi darisini...” Yin Jinxia menolong Yue Lian, Long Xiaoya dan pendekar yang terluka.
Murong Liuyu memandang Fei Chen dari atas ke bawah memperhatikan perubahan bocah yang dulu dia anggap tengik.
“He Ce, Gang Xin dan anggota lainnya telah kubunuh. Sisanya kalian semua yang ada disini dan Gao Lu Ma.”
Mendengar ucapan Fei Chen, seketika ekspresi Hung Shinji terlihat murka. Sementara itu Murong Liuyu dan Fang Huo terkejut karena nama yang disebutkan Fei Chen adalah orang yang membunuh Ayah dari Murong Liuyu.
“Hentikan omong kosongmu itu! Senior He Ce adalah orang yang kuat! Dia tidak mungkin mati ditangan orang sepertimu!” Terlihat Hong Sun Fei bergerak cepat kearah Fei Chen.
“Saudara Hong!” Qie Xuexuan merasakan bahaya saat melihat ketenangan Fei Chen.
“Jurus Ketiga Pedang Raja Neraka...”
“Pemangsa Kehidupan!”
Semua orang tercengang saat melihat Hong Sun Fei menyerang dengan kecepatan tinggi. Namun mereka dikejutkan dengan Fei Chen yang memotong tubuh Hong Sun Fei menjadi dua bagian hanya dalam satu kali tebasan.
“Tidak mungkin!” Bahkan Qie Xuexuan dan Hung Shinji langsung menjaga jarak saat mengetahui kemampuan Fei Chen yang sebenarnya.
Hong Sun Fei memiliki kekuatan yang sama dengan Long Jirou berkat bantuan Sekte Iblis Buas. Tetapi Fei Chen dengan mudahnya membunuh Hong Sun Fei seperti seekor lalat.
“Apa kau tidak mengetahui jika yang kau bunuh adalah kakak kandung Hong Zi Ran, wanita yang memiliki Tubuh Dewi Kesuburan?!” Qie Xuexuan mengetahui Fei Chen berasal dari Lembah Pedang dan dia sangat yakin pemuda itu akan menyesal telah membunuh Hong Sun Fei.
Bukannya menyesal Fei Chen justru menanggapinya santai, “Kau tidak perlu khawatir tentang itu. Aku akan meminta maaf pada Bibi Hong secara langsung. Lebih baik kau khawatirkan dirimu sendiri.”
Fei Chen melepaskan aura pembunuh sebelum bersuara lantang pada pendekar Sekte Seribu Pedang.
“Jadi kita bisa memulainya?! ”