
PPFC 139 - Reaksi Kutukan Raja Neraka
Dengan langkah kakinya yang menapaki Hutan Kebuasan, Fei Chen tidak kesulitan untuk menemukan tempat persembunyian Sekte Iblis Buas. Jalan menuju tempat persembunyian di penuhi Binatang Iblis seperti Kalajengking Es dan Semut Pemakan Jiwa.
Setiap melewati wilayah yang dikuasai Kalajengking Es, Fei Chen dikepung gerombolan Kalajengking Es dari segala arah. Mudah bagi Fei Chen untuk mengatasi gerombolan Kalajengking Es tanpa kesulitan yang berarti.
Selain itu Binatang Iblis seperti Kalajengking Es sangatlah berharga karena merupakan Binatang Iblis Tahap Langit. Fei Chen memungut Permata Iblis Kalajengking Es dan memotong beberapa bagian tubuhnya lalu memasukannya kedalam Dimensi Naga.
Alasan Fei Chen melakukan itu karena mengingat anggota Istana Naga Neraka Terdalam dan dirinya menjadi seorang Kaisar Ma walaupun hanya menumpang nama.
Sengaja Fei Chen melakukan pertarungan melawan Kalajengking Es tanpa menahan diri sehingga memancing amarah Binatang Iblis lainnya bahkan pendekar dari Sekte Iblis Buas juga mulai berdatangan.
Semakin dekat dengan tempat persembunyian Sekte Iblis Buas, semakin Fei Chen mengeluarkan nafsu membunuh untuk mengekspresikan amarahnya.
Ekspresi wajah para pendekar Sekte Iblis Buas menatap Fei Chen ketakutan saat melihat tanda pada tubuh pemuda itu.
“Apa-apaan orang ini?! Tubuhnya dipenuhi darah!”
“Jangan takut! Siapapun yang menginjakkan kaki di Hutan Kebuasan harus kita bunuh!”
Fei Chen tersenyum dingin, “Membunuhku? Coba saja jika kalian mampu melakukannya!”
Dengan secara perlahan Fei Chen berjalan sebelum dirinya mengeluarkan Aura Raja Naga dan mulai melayangkan beberapa pukulan pada anggota Sekte Iblis Buas yang mendatanginya.
Setiap pendekar Sekte Iblis Buas yang melihat Fei Chen dan bertemu menyerangnya, sedangkan Fei Chen membunuh setiap yang menghadangnya dengan pukulan dan tapaknya yang dipenuhi Aura Raja Naga.
Walaupun dapat mengalahkan lawannya dengan mudah, Fei Chen terlihat menyimpan tenaganya dan mencoba sesuatu yang baru dalam pertarungannya.
Satu hal yang membuat Fei Chen sulit mengendalikan emosi dalam dirinya adalah sosok Hung Shinji yang dahulu pernah menghancurkan dirinya.
Hanya mengingat semua itu membuat Fei Chen semakin brutal membunuh anggota Sekte Iblis Buas yang bertemu dengannya dalam perjalanan menuju tempat persembunyian Sekte Iblis Buas.
Darah memenuhi setiap perjalanannya menuju tempat persembunyian Sekte Iblis Buas dan itu memancing kedatangan Binatang Iblis.
Fei Chen memandang gua-gua yang merupakan tempat persembunyian Sekte Iblis Buas. Dengan seringai dingin senyumannya, Fei Chen mengeluarkan aura pembunuh berjumlah besar yang langsung mengarah pada setiap lubang gua.
Aksi Fei Chen ini memicu seluruh anggota Sekte Iblis Buas berdatangan menuju luar dan menemukan dirinya. Setelahnya raut wajah Fei Chen terlihat kecewa saat mengetahui tidak ada Hung Shinji diantara orang-orang itu.
Fei Chen menatap satu orang yang memiliki kemampuan tertinggi diantara yang lainnya. Kemudian matanya menyapu setiap anggota Sekte Iblis Buas yang sepenuhnya sudah mengepung dirinya.
“Satu orang Pendekar Langit Tahap Menengah dan dua orang Pendekar Bumi Tahap Puncak. Tidak buruk...” Fei Chen berkata pelan sambil memegang pedangnya yang tersarung rapi dipinggangnya.
“Tidak kusangka ada orang yang berani membuat keributan disini! Sepertinya kau benar-benar mencari mati!” Terlihat pria paruh baya yang memegang dua golok tersenyum lebar merendahkan Fei Chen.
“Senior He Ce, sebaiknya kita beri pelajaran pada bocah ini lalu biarkan tubuhnya dimakan Semut Pemakan Jiwa.” Sahut pria lainnya yang bernama Gang Xin.
Pria yang memegang dua golok bernama He Ce dan merupakan salah satu dari Tiga Iblis Buas yang kemampuannya setara dengan Hung Shinji mengangkat tangannya.
“Bunuh dia dan biarkan dia merasakan apa yang namanya lebih menyakitkan dari kematian!” Seruan He Ce ini membuat seluruh pendekar Sekte Iblis Buas langsung berteriak penuh semangat sebelum bergerak secara bersamaan menyerang Fei Chen.
“Lebih menyakitkan dari kematian katamu?” Fei Chen melepaskan Qi dalam jumlah besar dan menarik Pedang Raja Neraka secara perlahan-lahan.
“Cih, kenapa terus bereaksi?!” Fei Chen merasakan setengah badannya terbakar api yang sangat panas dan membuatnya menarik pedangnya yang sudah di penuhi Qi dan energi pedang secara bersamaan.
Sekitar seratus pendekar yang maju menyerangnya secara bersamaan mengalami hal yang mengejutkan.
“Jurus Kedelapan Pedang Raja Neraka...”
“Pembasmi Malam!
Kejadian saat seratus kepala terpotong dalam sekejap membuat mata He Ce melebar begitu juga dengan Gang Xin dan pria paruh baya lainnya yang merupakan anggota Enam Bayangan Buas.
“Aku datang kesini bukan untuk menjadi lelucon untuk kalian...” Fei Chen menatap dingin He Ce yang sekarang berkeringat dingin, “Aku datang kesini untuk menghabisi kalian semua, sialan!”