Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 258 - Guncangan Buas Berakhir


PPFC 258 - Guncangan Buas Berakhir


Disaat Fei Chen berhasil menghentikan Guncangan Buas Langit yang dilakukan Raja Elang Petir dan Raja Elang Api, dibawah sanalg terlihat Yin Jinxia menampilkan permainan pedang indahnya yang gemulai namun bertenaga.


Setiap ayunan tebasan pedangnya menciptakan serpihan es yang membekukan tubuh Binatang Iblis. Setelah itu barulah Jia Li menunjukkan aksinya untuk menghabisi gerombolan Binatang Iblis yang membeku.


“Xiaxia, kombinasi kita berdua memang tak terkalahkan.” Jia Li mengibaskan pedangnya yang berlumuran darah dan tersenyum tipis saat melihat lautan Binatang Iblis.


Yin Jinxia sendiri menikmati pertarungan ini, bahkan beberapa kali dia memperagakan gerakan barunya. Melihat bagaimana aksi Yin Jinxia dan Jia Li, Qiao Mi membantu keduanya dari belakang.


Sementara itu Qiu Niu dan She Sue juga membantu keduanya agar fokus untuk melakukan penyerangan. Pertarungan itu membuat penduduk Ibukota Jiayang cemas karena sosok Jia Li turun langsung ke medan pertempuran.


“Tuan Putri terlihat sangat menikmati pertempurannya. Lihat, bukankah dia terlihat begitu cantik dikelilingi lumuran darah?” She Sue berkomentar saat melihat aksi Jia Li menghadapi Guncangan Buas.


Pertempuran itu tidak berlangsung lama saat Yin Jinxia, Jia Li, Qiao Mi, Qiu Niu dan She Sue bertarung habis-habisan untuk menghentikan amukan Guncangan Buas. Terlebih saat Fei Chen datang menunggangi Phoenix Es, pertempuran itu berlangsung menjadi lebih singkat saat Fengxue membekukan dan menghancurkan tubuh Binatang Iblis.


Setelah Guncangan Buas yang melanda Ibukota Jiayang berakhir, Fei Chen memutuskan untuk memulihkan tenaganya terlebih dahulu sebelum memikirkan rencana untuk mengadakan pertemuan besar dengan para petinggi Istana Naga Neraka Terdalam.


Kedatangan Fei Chen yang berhasil menyegel Raja Iblis Buas Qi Che disambut meriah oleh penduduk karena keberhasilannya. Namun Fei Chen tidak merasa senang karena menurutnya ini merupakan awal dari pergejolakan hebat yang akan segera terjadi.


Dengan menyebarnya kabar tersegel nya Raja Iblis Buas akan memancing perhatian Raja Iblis Agung yang lainnya. Memang Fei Chen tidak kehabisan seluruh tenaganya saat berhadapan dengan Qi Che dan bukan berarti Qi Che lebih lemah dari Gao Lu Ma.


Perkembangan Fei Chen terlihat jelas lebih baik, namun pemuda itu membutuhkan teknik baru dan serangan bervariasi jika ingin berhadapan dengan Raja Iblis Agung yang lainnya.


“Mereka tidak akan berani menyerang Kekaisaran Jia ataupun Kekaisaran Chu untuk beberapa saat.” Fei Chen menjelaskan kepada Jia Li jika sekarang dirinya bekerjasama dengan Ying Xie.


“Chen‘gege, bolehkah aku meminta Fengxue menjadi milikku?” Yin Jinxia bertanya dan menatap lekat Fengxue saat Fei Chen dan Jia Li mengobrol.


“Fengxue menjadi milikmu ya? Aku bisa saja memberikannya padamu Xia‘er, tetapi semua itu tergantung dari Fengxue sendiri.” Jawaban Fei Chen membuat Yin Jinxia bertanya pada Fengxue.


“Fengxue, kita memiliki kecocokan satu sama lain. Aku ingin kau menjadi rekanku? Chen‘gege sudah mengizinkannya dan kau tidak berhak menolaknya.”


“Hei, itu sama saja memaksa, Xiaxia.” Jia Li menepuk pundak Yin Jinxia.


Fei Chen menghela nafas saat melihat Fengxue keberatan. Namun tak lama Phoenix Es itu menyanggupi keinginan Yin Jinxia.


“Bukan berarti aku tidak setia pada Tuanku. Tetapi karena kau merupakan istri dari Tuanku yang perkasa ini, aku bersedia menjadi rekanmu. Jadi berbanggalah gadis manusia tidak perawan.” Fengxue tertawa setelah berkata demikian.


“Gadis manusia tidak perawan katamu?” Yin Jinxia yang biasanya tidak pernah menunjukkan sisi kekesalannya tiba-tiba langsung menunjukkannya di hadapan Fengxue, Jia Li dan Fei Chen.


“Apa aku mengatakan hal yang salah Tuanku?” Fengxue justru bertanya pada Fei Chen.


Fei Chen menghela nafas dan memalingkan wajah, “Tanyakan pada dirimu sendiri.”


Setelah itu Yin Jinxia membekukan tubuh Fengxue dan keduanya terlibat perkelahian kecil akibat perkataan Fengxue pada Yin Jinxia.