
PPFC 155 - Membutuhkan Kepastian
Fei Chen berjalan mendekati Jia Li, namun gadis itu tiba-tiba memberi tanda pada Fei Chen agar berhenti melangkah.
“Seperti yang kau ketahui. Ini adalah tubuh bayanganku. Jika kau mencari diriku, aku berada di Sekte Seribu Pedang, tepatnya Gua Pedang.”
Setelah berkata demikian tubuh Jia Li mencair dan itu membuat Ling Ye tersentak kaget. Sedangkan Fei Chen kembali ditatap penuh penjelasan oleh Qiao Mi.
Bagaimanapun Qiao Mi memiliki perasaan padanya begitu juga dengan Ling Ye. Kali ini Fei Chen tidak melarikan diri saat kedua wanita itu bertanya pada dirinya.
“Chen‘gege, bisa jelaskan padaku siapa kakak cantik ini?” Ling Ye tersenyum hangat kepada Fei Chen tetapi bagi Fei Chen senyuman itu penuh intimidasi.
Fei Chen menatap Su Xiulan lama sebelum wanita berambut putih mengangguk.
“Dan dia siapa?” Sebelum Fei Chen bercerita, Ling Ye menunjuk San Zhu.
Tentu saja San Zhu memanfaatkan keadaan ini untuk semakin bertambah panas.
“Aku calon istri Bocah Fei. Umurku tiga puluh tahun. Aku istri yang berada di urutan kesembilan dari bocah ini.”
“San Zhu, hentikan. Kau bicara sembarangan. Dan jangan memanggilku bocah!” Fei Chen menghela nafas saat melihat tatapan aneh Ling Ye dan Qiao Mi pada dirinya.
“Dia adalah orang yang mengikutiku dan Xiu‘er adalah istriku...” Fei Chen mengakui Su Xiulan sebagai istrinya dan itu langsung membuat Ling Ye dan Qiao Mi syok.
“Setelah merebut ciuman pertamaku kau justru menikahi perempuan lain?! Aku tidak percaya jika aku bisa jatuh cinta padamu!” Ling Ye merasa kesal sekarang.
“Apa semua perkataanmu itu benar?” Qiao Mi menatap kosong Fei Chen.
“Kalian berdua... Aku akan menjelaskannya...” Fei Chen menarik nafas panjang sebelum menceritakan kepada kedua wanita yang meminta penjelasan darinya tentang kondisi tubuhnya.
“Tanda ini adalah buktinya...” Fei Chen memperlihatkan setengah badannya yang memiliki tanda Naga.
“Sekarang giliranku bertanya padamu Senior Qiao. Kenapa kau bisa ada disini?” Fei Chen menatap tajam Qiao Mi yang bernafas lega setelah mendengar penjelasannya.
“Itu pembicaraan yang pribadi.” Qiao Mi menjawab singkat dan sulit menerima jika dirinya bukan yang pertama menjadi istri Fei Chen.
Disisi lain Ling Ye tersenyum penuh rencana, “Chen‘gege, katakan padaku sekarang juga. Apa ingin kau menjawab perasaanku ini?”
Fei Chen tersedak, sedangkan Su Xiulan tersenyum dan San Zhu tertawa cekikikan sambil bertepuk tangan.
“Aku juga butuh kepastian Junior Fei!”
Fei Chen menelan ludah melihat tatapan Ling Ye dan Qiao Mi. Membahas ini sungguh sangat memalukan bagi Fei Chen, tetapi dia tidak memungkiri jika dirinya memiliki perasaan khusus pada kedua wanita itu.
“Asal kalian tau, aku akan memiliki istri melebihi empat puluh orang. Apa kalian masih menerimaku yang tidak memberi perhatian penuh kepada kalian?” Fei Chen mengatakan ini karena salah mengartikan ucapan Su Xiulan.
“Hah? Empat puluh?” Su Xiulan dan San Zhu sama-sama terkejut.
“Tidak masalah. Aku menerima dirimu ada apanya, Chen‘gege. Maksudku apa adanya...”
Ling Ye tersenyum tipis sebelum menambahkan, “Jadi kapan kau akan menikahi kami berdua?”
“Terdengar mencurigakan... Tadi dia mengatakan ada apanya bukan?” San Zhu berbisik kepada Fei Chen.
“Ye‘er memang orang yang seperti itu...” Fei Chen menjawab pelan karena mengetahui Ling Ye berniat memanfaatkan dirinya namun justru sebaliknya yang terjadi.
“Suamiku, apa kau berniat memiliki istri lebih dari empat puluh?” Su Xiulan bertanya untuk memastikan.
Fei Chen mengangkat alisnya, “Bukankah kau ingin aku menjadi seorang Kaisar yang memiliki segalanya dan wanita, melebihi jumlah wanita yang dimiliki Kaisar yang kau ceritakan itu.”
Su Xiulan tertawa terbahak-bahak mendengarnya, “Kau sangat menggemaskan Suamiku! Aku tidak tahu kau menanggapinya seperti itu!”
“Ada apa? Bukankah kau yang menginginkannya?”
Su Xiulan hanya mengangguk dan terus tertawa. Sedangkan Fei Chen, San Zhu, Ling Ye dan Qiao Mi kebingungan.
“Kau belum menjawab pertanyaanku, Chen‘gege! Aku butuh kepastian!” Ling Ye menatap tajam Fei Chen yang tengah berdiri itu.
“Ye‘er, tunggulah sebentar lagi. Saat ini aku ingin memastikan keadaan Lili. Bisakah kau berikan peta menuju Sekte Seribu Pedang?”
Akhirnya Ling Ye diam karena masalah Jia Li merupakan kesalahan terbesarnya. Selain tidak menyadari bahwa Jia Li yang selama dia selamatkan adalah tubuh bayangan, Ling Ye takut Fei Chen akan mencampakkan dirinya.
Baik Ling Ye ataupun Qiao Mi rela menjadi yang kedua untuk Fei Chen. Sedangkan Fei Chen membutuhkan kesiapan yang matang untuk menerima perasaan keduanya sepenuhnya.