
PPFC 341 - Tambang Ryuo
Keberhasilan Fei Chen menguasai Tambang Kaminari membuat pergerakannya menuju Tambang Ryuo berakhir dengan mudah. Sama seperti sebelumnya, Fei Chen menaklukkan Tambang Ryuo setelah membuat penjaga tambang tersebut bertekuk lutut.
Tambang Ryuo dikuasai oleh pria bernama Zora yang ternyata adalah rekan dari Suidan. Mengingat ucapan Deshe mengenai tiga Samurai Pelindung Kagura, Fei Chen dan Zora pun bekerjasama.
“Tuan Onigari, aku bisa mengatakan kepada atasan ku bahwa dua tambang ini dalam kondisi aman. Aku akan menyuruh Suidan melalukan hal yang sama denganku. Tiga tempat ini bisa kita jadikan markas sampai hari pertempuran.” Zora menjelaskan kepada Fei Chen bahwa dirinya berniat membantunya mengalahkan Sun Yelong.
“Aku juga akan memberimu informasi selama aku menjadi bawahan Gooru.” Zora menambahkan.
Fei Chen dan Zora berbincang membicarakan tentang pasukan pemberontakan yang sekarang jumlahnya sudah mencapai dua ribu orang. Fei Chen sendiri menggunakan identitasnya sebagai Onigawara agar tidak mengalami kesalahan yang sama yakni pengkhianatan.
“Zora, apa kau sudah mendengar kabar tentang tertangkapnya Raja Neraka? Bagaimana kabar orang itu?” Fei Chen bertanya karena penasaran dengan apa yang terjadi pada klon dirinya di Onigawara.
“Tuan Onigawara, aku tidak menyangka kau tertarik dengan hal itu. Dari yang aku dengar Raja Neraka masih disiksa oleh Sun Yelong.”
Zora mengatakan kepada Fei Chen jika situasi di Onigawara menengang karena tertangkapnya Raja Neraka dan kemunculan Xiao Ho Chi yang sempat bertarung dengan Sun Yelong.
“Jika Raja Neraka bergabung dengan Sun Yelong maka itu akan merepotkan nantinya. Sun Yelong adalah orang yang tertarik mengumpulkan bawahan yang kuat. Dari yang aku dengar dia sangat tertarik menjadikan Raja Neraka sebagai tangan kanannya.” Zora menjelaskan.
Fei Chen tersenyum mendengar penjelasan Zora. Sama sekali tidak pernah muncul dalam benaknya untuk bergabung dengan Sun Yelong.
“Itu tidak akan pernah terjadi Zora.” Fei Chen mengatakan itu dan membuat Zora penasaran.
“Atas dasar apa kau mengatakan itu Tuan Onigawara?” Zora pun bertanya karena penasaran.
“Berdasarkan naluri?”
"Ya.”
Fei Chen dan Zora tertawa pelan setelah berbincang. Lalu Fei Chen berpamitan dengan Zora untuk ke Kota Hinogawa menemui Takamura.
Dengan menggunakan portal teleportasi Fei Chen membawa Ichiba menuju Kota Hinogawa. Dibawah kekuasaan Hadetaka, Kota Hinogawa dijaga ketat setelah penyerangan yang dilakukan Onigawara.
Fei Chen sendiri sudah mendapatkan informasi dari Zora jika orang yang memberitahu bahwa Onigawara merupakan rekan pasukan pemberontak adalah Takamura.
Alasan Fei Chen ingin menemui Takamura karena pria itu memiliki informasi mengenai Shogun Raido dan Sun Yelong lebih banyak dari Zora dan Suidan. Selain itu Zora dan Suidan telah sepakat untuk mempertemukan Fei Chen dengan Emi Kagura yang merupakan anak dari mendiang Gara Kagura.
“Kau ingin membuat keributan kembali di kota ini? Aku tidak ingin terlibat dengan Organisasi Sakura Darah.” Ichiba menegur dan membujuk Fei Chen agar mengurungkan niatnya melakukan penyerangan ataupun berurusan dengan Sun Yelong.
Fei Chen pun menatap Ichiba tajam, “Nyonya, kau tidak perlu khawatir. Aku akan memastikan bahwa negeri ini akan bebas dan aku pastikan tidak ada orang yang kelaparan dan menderita menjadi budak.”
Setelah mengatakan itu Fei Chen menambahkan, “Aku pasti akan membebaskan negeri temanku ini. Aku sudah berjanji padanya. Sun Yelong ataupun Raja Iblis Agung lainnya, aku akan mengalahkan mereka semua. Kau tidak akan bisa menghentikanku Nyonya.”
Mendengar keyakinan Fei Chen membuat Ichiba tertegun dan mengikuti Fei Chen menuju Kota Hinogawa. Fei Chen memasuki Kota Hinogawa melalui udara dan menyusup dengan kecepatan tinggi tanpa sepengetahuan penjaga.
Ichiba yang mengetahui Fei Chen berniat bertemu dengan Emi Kagura tentu saja membuat wanita itu terkejut. Ichiba pun meminta Fei Chen berjanji akan tetap hidup dan memenangkan pertempuran.
“Aku berjanji Nyonya.” Fei Chen tersenyum tipis saat melihat perubahan sikap Ichiba.