
PPFC 355 - Raja Neraka vs Raja Iblis Buas II
“Sialan itu benar-benar melakukannya!” Fei Chen mengumpat dan langsung kembali berdiri setelah terkapar.
Qi Che yang turun dengan kecepatan tinggi melepaskan semburan api disertai raungan. Dengan telapak tangan kanannya Fei Chen menyerap api tersebut dan menahan raungan mengerikan itu menggunakan Qi.
“Apa kau tidak sadar jika diriku ini dapat memanipulasi Racun Laba-Laba Hitam?! Api yang baru saja kau serap akan membunuhmu secara perlahan!” suara tawa Qi Che menggema saat pria itu berada dihadapan Fei Chen.
Fei Chen menyeringai dan memegang pundak Qi Che sebelum berpindah tempat kembali diatas langit. Tanpa aba-aba Fei Chen mengarahkan pukulan tangannya pada perut Qi Che.
‘Ini?! Kecepatannya!’ Qi Che terkejut dengan kemampuan teleportasi lain Fei Chen.
Terlebih pukulan Fei Chen membuat organ dalamnya terasa dihancurkan dengan remasan tangan yang begitu kuat. Fei Chen segera mengayunkan pedangnya dan menusuk perut Qi Che.
“Argh! Ini sakit sialan!” Qi Che meronta kesakitan saat tubuhnya terasa dibakar api hitam.
Fei Chen hendak mengayunkan pedangnya namun Qi Che melepaskan tusukan pedangnya dan langsung memadatkan Qi di perutnya.
“Kau akan menerima akibatnya!” Qi Che memotong tubuhnya dengan pisau tangannya yang keras dan menajam untuk menghilangkan api hitam.
Dengan kemampuan regenerasi Iblis tentu saja Qi Che tidak mengalami kesulitan. Bahkan sekarang Qi Che terlihat sudah begitu serius karena tekanan disekitarnya mempengaruhi fenomena mengerikan.
Petir saling bersahutan sebelum Qi Che mengendalikan amukan petir disekitarnya. Hanya dengan ayunan tangannya, kilatan petir langsung menghantam tubuh Fei Chen.
Fei Chen menghindari kilatan petir tersebut dan menangkisnya dengan permainan pedangnya. Dominasi serangannya berubah menjadi pertahanan mutlak karena ruang untuk dirinya menyerang dihalangi Qi Che sepenuhnya.
‘Tidak mengherankan karena bagaimanapun dia adalah Raja Iblis Agung!’ Fei Chen membatin dan merasa jika kemampuan Qi Che tidak hanya sekedar seperti ini.
“Majulah Raja Neraka! Apa kau hanya mampu bertahan dan menghindar dari seranganku saja?!” ejek Qi Che sebelum melakukan sesuatu tak terduga dengan memanipulasi awan petir menjadi Naga Petir berwarna ungu dan putih.
Dua Naga itu mengelilingi Qi Che dan melepaskan kilatan petir serta bola-bola petir pada Fei Chen. Dengan ukurannya yang raksasa, Fei Chen menangkis serangan bola-bola petir itu menggunakan permainan pedangnya.
“Dua Naga ya? Bahkan ukurannya sama dengan Raja Naga Iblis!” Fei Chen mengamati Naga Petir Ungu yang membuka mulut dan menyemburkan petir berwarna ungu.
“Cih!” Fei Chen memotong serangan itu menjadi dua bagian dan dibuat berdecak kagum karena Qi Che terlihat masih santai dan tidak terbebani mengingat pria itu sudah mengeluarkan jurus tingkat tinggi.
“Kalian berdua serangan dia dan hancurkan tubuhnya hingga tak bersisa!” Satu perintah dari Qi Che membuat Naga Petir Ungu dan Naga Petir Putih terbang kearah Fei Chen sambil menyemburkan bola-bola petir.
Fei Chen tersenyum lebih lebar dari sebelumnya saat mengetahui dirinya dibuat terdesak. Menyadari bahwa pertarungan ini tidak akan mudah untuk dia menangkan Fei Chen menajamkan permainan pedangnya.
Dengan jurus pedang yang dia ciptakan sendiri, Fei Chen mampu bertahan dari serangan Naga Petir Ungu dan Naga Petir Putih. Nafas Petir dari kedua Naga tersebut membuat tekanan aura disekitarnya sangat mencekam.
Fei Chen terus membawa kedua Naga tersebut menjauh dari Ibukota Jiayang, setidaknya sekarang pertarungan mereka sudah sangat jauh dari Ibukota Jiayang.
Qi Che yang menyadari tindakan Fei Chen tersenyum mengejek, “Kau seperti pecundang yang terus-menerus melarikan diri! Pada akhirnya sejauh ini perbedaan kita Raja Neraka!”
“Kau salah sangka, Raja Iblis Buas! Aku belum serius!” Fei Chen tersenyum lebar dan melepaskan Aura Raja Neraka yang sangat besar.
Saat Naga Petir Putih mengarah padanya, Fei Chen mengayunkan pedangnya yang dipenuhi Qi dalam jumlah besar.
“Naga Petir Mengarungi Langit!”
Sebuah jurus dari Lembah Pedang yang merupakan Teknik Pedang Langit berhasil mengunci pergerakan Naga Petir Putih. Fei Chen tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan langsung mengerahkan serabgan selanjutnya.
“Naga Neraka Terdalam!”
‘Keluarlah Naga Petir Putih!’ Qi Che mencoba mengendalikan Naga Petir Putih, namun serangan Fei Chen melenyapkan Naga Petir Putih sepenuhnya.
“Selanjutnya yang ungu, Raja Iblis Buas. Kuharap kau memberikan perlawanan yang menarik!” Awalnya Qi Che yang mengejek Fei Chen, namun sekarang Fei Chen yang menyindir Qi Che dengan ejekan.
“Keparat!” Qi Che tersenyum menyeringai dan menyatukan kedua tangannya. Seketika dibelakang tubuhnya muncul Aura berwarna ungu dan hitam yang membentuk mulut Harimau dan Naga.
Dari mulut Harimau dan Naga tersebut menyemburkan api dan petir secara terus-menerus. Fei Chen menghindar dan berusaha mempersingkat jarak dengan Naga Petir Ungu.
Fei Chen mendecakkan lidahnya saat menyadari Naga Petir Ungu lebih kuat dari Naga Petir Putih. Butuh waktu baginya untuk menembus pertahanan Naga Petir Ungu yang sulit ditembus.
“Gema Musim Panas!” Dengan Teknik Pedang Matahari, Fei Chen berhasil memotong semburan petir berwarna ungu, lalu kembali mengayunkan pedangnya yang dipenuhi Qi dan energi pedang.
“Naga Neraka Terdalam!”
Sama seperti bagaimana Fei Chen melenyapkan Naga Petir Putih, Fei Chen melakukan hal yang sama pada Naga Petir Ungu.
Serangan tersebut membuat Qi Che merapatkan giginya saat Fei Chen berhasil mempersingkat jarak dengannya.
“Kau melebihi ekspetasiku, Raja Iblis Buas!”
“Hah?! Apa katamu?! Ucapanmu itu merendahkan diriku yang seorang Raja Iblis Agung keparat!” Qi Che menepuk kedua tangannya tiga kali sebelum ledakan tiga beruntun mengarah pada Fei Chen.
“Cih!” Fei Chen langsung keluar dari jangkauan Aura Qi Che dan melepaskan satu tebasan sebagai pengalih.
“Bulan Sabit Kemurkaan!”
Setelah itu Fei Chen melepaskan tebasan lainnya dari jarak jauh. Jurus pedang yang Fei Chen gunakan kali ini membuat sekitarnya menjadi terang benderang seolah-olah sekarang mereka berada di dekat matahari.
“Terbit!”
Satu ayunan pedang Fei Chen membuat Qi Che tidak dapat berkata apapun setelah tubuhnya terpotong menjadi dua bagian.
“Saatnya mengakhiri nyawamu Raja Iblis Buas!” Fei Chen hendak memotong leher Qi Che yang terbelah menjadi dua bagian, namun sebelum pedangnya menyentuh leher Qi Che ledakan kembali terjadi.
“Kelemahanku bukanlah leher Raja Neraka! Kau melakukan kesalahan besar!”
Walaupun Fei Chen berhasil bertahan dari ledakan dan berhasil memotong leher Qi Che, tiba-tiba tubuh Qi Che kembali menyatu.
Fei Chen menajamkan matanya dan mencari kesempatan untuk menggunakan Segel Langit. Qi Che yang menyadari betapa bahayanya Fei Chen langsung menggunakan segenap kemampuannya.
“Wujud Iblis Buas Tingkat Dewa!”
Dua tanduk muncul dikepalanya dan sayap besar berwarna hitam keunguan juga muncul. Disekeliling kedua sayap tersebut dipenuhi kilatan petir berwarna ungu.
“Apakah ini wujud terkuatmu?” Fei Chen tersenyum lebar karena kemampuan Qi Che melebihi ekspetasinya.
“Ini akan berlangsung singkat, Raja Neraka!” Qi Che tersenyum lebar sebelum jangkaun aura tubuhnya melebar dan lebih besar dari sebelumnya.
Sebelum Fei Chen bertindak, Qi Che terlebih dahulu menghilang dan sudah berada didepan Fei Chen.
“Sudah kukatakan! Ini akan berakhir dengan cepat!”