Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 186 - Qiao Mi Bahagia


PPFC 186 - Qiao Mi Bahagia


Beberapa saat setelah meninggalkan Istana Ma, sekarang Fei Chen berada di kediaman Ling Xiyao di Lingdu. Keberadaan dirinya disambut Ling Xiyao antusias.


Ling Xiyao sebaya dengannya dan keduanya sudah akrab semenjak Fei Chen mengunjungi Lingdu setelah menyelesaikan tugasnya di Wujin.


“Yang Mulia, aku sudah memanggil Kakak Yeye tetapi sepertinya dia marah. Seharusnya Yang Mulia memahami perasaannya.” Ling Xiyao mengetahui Ling Ye dan Fei Chen adalah sepasang kekasih itu yang diceritakan Ling Ye padanya.


“Kakak Yeye sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. Aku merasa bahagia saat mengetahui kau adalah orang yang berhasil membuka hati angkuhnya itu.” Ling Xiyao menambahkan seraya duduk di samping Fei Chen.


“Saat Yanyan berumur tujuh belas tahun, kau juga akan menikahinya bukan?” Ling Xiyao terus berbicara saat bersama Fei Chen. Gadis ini sudah menaruh perasaan pada Fei Chen saat mengetahui sisi lain pemuda dingin yang menyelamatkan hidupnya ini.


“Ada apa?” Fei Chen mengetahui perasaan Ling Xiyao padanya.


“Tidak ada apa-apa, aku hanya bertanya saja,” jawab Ling Xiyao lirih.


“Hmm...” Fei Chen hanya menggumam lalu menikmatinya cemilan. Setelah itu Ling Xiyao pergi dengan perasaan gundah.


Tak lama Qiao Mi masuk kedalam ruangan yang disiapkan oleh Ling Xiyao. Wanita cantik itu menatap Fei Chen rumit.


“Mi‘er, duduklah.” Fei Chen memberi tanda agar Qiao Mi duduk di sampingnya.


“Gege, apa kau akan menepati janjimu akan menikahiku dan saudari-saudariku?” Tepat setelah Qiao Mi duduk, wanita ini langsung menanyakan hal yang membuat Fei Chen tersedak kehabisan nafas.


“Gege? Jangan terburu-buru.” Qiao Mi memijat leher Fei Chen dan tertawa lirih.


‘Sial! Kenapa tiba-tiba menanyakan itu...’ Fei Chen memegang dadanya lalu menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan.


“Mi‘er, aku akan menikahimu tetapi untuk mereka aku masih ragu. Jika mereka memiliki perasaan padaku dan siap menerima kondisiku, maka aku bersedia menikahi kalian semua.” Siapa juga yang tidak mau ditawarin hal semacam ini. Fei Chen sendiri tidak akan menjadi seperti ini jika tidak melakukan Teknik Dunia Jiwa Yin Yang dengan Su Xiulan.


Qiao Mi memegang tangan Fei Chen lembut, “Kau harus menjelaskan kepada mereka semua tentang kondisi tubuhmu itu. Jika kau mampu mendapatkan hatiku yang dingin ini, maka kau akan mudah mendapatkan hati mereka hanya saja adikku Lingling sepertinya sulit menerimamu.”


“Rasanya aneh. Dulu kita selalu bertengkar tetapi sekarang kita sedekat ini. Aku tidak menyangka kau berumur tiga puluh lima tahun, Mi‘er. Dan untuk Lingling, aku akan mencoba mengenalnya.” Fei Chen yang tiba-tiba membahas masa lalu dan umur langsung mendapatkan pukulan di perutnya.


“Mi‘er! Jika kau salah sasaran itu akan berbahaya!” Fei Chen memegang perutnya dan menatap ekspresi kesal Qiao Mi.


“Biarin!”


“Lagipula jangan pernah membahas masalah umur perempuan!” Qiao Mi menjadi marah membuat Fei Chen merasa bersalah.


“Gege, apa kau tidak tertarik dengan wanita tua sepertiku? Makanya kau menikahi gadis sebayamu padahal kau sudah menerima perasaanku.” Qiao Mi tiba-tiba membahas masalah pernikahan Fei Chen.


“Tua? Dimataku kau sangat muda Mi‘er.” Fei Chen melihat tatapan sinis Qiao Min padanya dan mencoba bertanya.


“Apa kau cemburu?”


Fei Chen tersenyum mengetahui Qiao Mi membutuhkan kepastian lebih jelas darinya. Saat Qiao Mi mengoceh, Fei Chen menciumnya dan langsung menindih tubuh wanita itu.


“Mmmppph!” Qiao Mi menepuk pundak Fei Chen saat hampir kehabisan nafas.


“Haaah... Haaah... Kau! Gege!” Qiao Mi memerah wajahnya dan nampak kemarahannya mereda berganti dengan rasa malu.


“Kenapa tiba-tiba menciumku?” Tanya Qiao Mi sambil memegang bibirnya dengan jari.


“Lagian kamu tidak mau diam.” Fei Chen tersenyum melihat ekspresi malu Qiao Mi.


“Dengar Mi‘er, aku tidak sembarangan mendekati perempuan dan aku hanya menunjukkan sisi lain dari diriku ini hanya pada orang yang mendapatkan kepercayaanku. Jadi jangan cemburu dan salah paham...”


Fei Chen memegang tangan Qiao Mi dan menariknya lembut hingga tubuh Qiao Mi bersandar pada bahu Fei Chen.


“Pernikahan yang akan digelar beberapa hari lagi, aku ingin kau mempersiapkan dirimu,” ujar Fei Chen.


“Apa maksudmu?” Qiao Mi kebingungan.


“Aku ingin kau mempersiapkan dirimu menjadi istriku. Apa kau tidak ingin menjalin hubungan serius denganku?” Fei Chen mengusap wajah Qiao Mi dan mengecup pipinya lalu berbisik lembut.


“Aku tidak ingin jawaban tidak, Mi‘er.”


Qiao Mi merah padam wajahnya karena tiba-tiba Fei Chen meminta dirinya untuk menjadi istrinya. Memang Fei Chen telah menerima perasaannya dan ini yang dia nantikan tetapi tetap saja seumur hidup Qiao Mi tidak menyangka akan merasa begitu bahagia seperti sekarang ini.


“Bukankah ini sangat mendadak?” Qiao Mi menatap Fei Chen tajam.


“Mendadak katamu? Apa kau tidak ingin menikah denganku?”


Mendengar ucapan Fei Chen membuat Qiao Mi menggelengkan kepalanya.


“Jadi apa kau mau menikah denganku?”


Kembali Fei Chen bertanya dan Qiao Mi mengangguk malu-malu. Pemuda itu tersenyum dan mengecup kepalanya lembut.


“Aku mencintaimu Mi‘er...”


Lalu Fei Chen meninggalkan Qiao Mi yang membisu karena semua ini terjadi secara mendadak.


“Aku akan menjadi istrinya Junior Fei?”


Mendengar Qiao Mi menggumam hanya membuat Fei Chen tersenyum tipis. Dia membuka pintu ruangan dan pergi menuju tempat keberadaan Ling Ye.