
PPFC 322 - Kemunculan Sun Yelong
Xiao Ho Chi menendang perut Fei Chen dan membuat pemuda itu terlempar diatas permukaan laut. Nampak Fei Chen dapat bangkit berdiri dan menapaki permukaan air dengan tenang sebelum menerjang Xiao Ho Chi menggunakan tusukan padangnya.
Xiao Ho Chi menyambutnya dengan penuh antusias. Tebasan tajam pedang Fei Chen tidak mampu ditahan tangan Xiao Ho Chi. Walaupun terpotong, bagian tubuh Xiao Ho Chi tetap dapat kembali seperti semula.
Fei Chen berdecak kesal lalu memainkan pedangnya lebih cepat dari sebelumnya. Pertukaran serangan keduanya membuat ombak besar yang menerjang Pelabuhan Hizen bahkan sampai memporak-porandakan kapal.
“Kau berbeda dari rumor yang kudengar. Sepertinya kau dapat mengalahkan Sun Yelong, Raja Neraka.” Xiao Ho Chi merasakan perkembangan pesat Fei Chen dari rumor yang pernah dia dengar.
Kemampuan Fei Chen dalam memainkan pedang membuat Xiao Ho Chi penasaran bagaimana cara Fei Chen menaklukkan Sun Yelong.
Dengan lincah Xiao Ho Chi memberikan sejumlah pukulan namun Fei Chen dapat menahannya. Dengan mengendalikan aura tubuhnya, Xiao Ho Chi membuat sekelilingnya bergerak mengikutinya.
Dengan pertarungan yang keduanya lakukan diatas permukaan air, Xiao Ho Chi mengendalikan air disekitarnya untuk menyerang Fei Chen. Terjangan ombak air menghalangi pergerakan Fei Chen berulang kali.
Fei Chen dapat memotong ombak air dengan mudah, namun saat Xiao Ho Chi mengeluarkan Energi Iblis seketika permukaan air laut menghitam dan Fei Chen merasakan perbedaan yang signifikan.
Fei Chen merasakan air yang dia tebas terassa sangat keras. Namun tidak menghentikan Pedang Raja Neraka untuk memotongnya.
Pertarungan keduanya didominasi oleh Fei Chen yang kebanyakan menyerang sedangkan Xiao Ho Chi lebih banyak bertahan dan memperhatikan setiap teknik pedang Fei Chen.
‘Dia dapat dengan cepat beradaptasi dengan perubahan seranganku. Kemampuan berpedangnya memiliki serangan variasi dan bebas.’ Xiao Ho Chi mengagumi permainan pedang Fei Chen dan terlihat tidak banyak mengeluarkan tenaga saat menghadapi pemuda tersebut.
Sementara Fei Chen mengetahui jelas jika Xiao Ho Chi tidak menggunakan segenap kemampuannya untuk menghadapi dirinya.
“Jika kita bertarung serius maka akan memancing kedatangan Sun Yelong. Kau juga menahan diri sama seperti diriku bukan?” ujar Xiao Ho Chi saat menyambut tebasan pedang Fei Chen.
Fei Chen segera menjaga jarak saat Xiao Ho Chi memanipulasi aura tubuhnya. Air laut disekitar Xiao Ho Chi membentuk bayangan Monster Penghisap Darah dan menyerang Fei Chen.
“Aku tidak menyangka kau dapat mengetahui penyamaranku. Tidak ada satupun yang dapat mendeteksi Hawa Iblis Sejati dan Energi Iblis milikku kecuali Tuan Liu Fang dan Machina. Katakan padaku Raja Neraka, bagaimana bisa kau mengetahui kebenaran tentang diriku?” Kali ini Xiao Ho Chi mengeluarkan Hawa Iblis Sejati berjumlah besar.
‘Chen‘gege, sepertinya pertarungan kalian memancing kedatangan Raja Naga Iblis. Dengan kemampuanmu yang sekarang kau dapat bertarung seimbang melawan satu Raja Iblis Agung namun jika melawan dua, aku masih tidak yakin.’ Mao Ruyue memberitahu Fei Chen tentang kedatangan Sun Yelong.
“Aku mengerti Yue‘er.” Fei Chen menatap kearah langit sebelum bergerak menyerang Xiao Ho Chi dengan permainan pedangnya.
Kali ini Fei Chen tidak mengaliri unsur api ke pedangnya, melainkan es. Sehingga serangan yang digerakkan oleh Xiao Ho Chi membeku setiap terkena pedangnya.
“Kau harus tahu, Xiao Gang keparat! Aku sangat membenci seorang pengkhianat! Lebih dari apapun itu!” Fei Chen berkata lantang dan melepaskan Qi yang besar.
Lalu setelah membekukan bayangan air Monster Penghisap Darah, Fei Chen mempersingkat jaraknya dengan Xiao Ho Chi lalu melepaskan sebuah tebasan yang membentuk Naga Petir.
“Kau luar biasa Raja Neraka!” Xiao Ho Chi tertawa karena mengetahui Fei Chen dapat mengendalikan semua unsur elemen walaupun api yang paling dominan.
“Naga Petir Mengarungi Langit!”
Tubuh Xiao Ho Chi terpotong menjadi dua bagian disusul dengan tebasan yang mengincar mulut Xiao Ho Chi. Namun sebelum pedang Fei Chen menembus mulut Xiao Ho Chi, tubuh Xiao Ho Chi meledak.
Fei Chen tersentak kaget dan tidak sempat menghindar. Tubuhnya berlumuran darah walaupun telah dilapisi Qi.
“Apa dia bunuh diri dengan meledakkan diri? Tetapi itu tidak mungkin...” Fei Chen menggumam pelan dan memeriksa kondisi disekitarnya.
Fei ChenChen menatap tajam langit serta darah yang menggumpal membentuk lingkaran besar.
“Waaahik!”
“Xiao Ho Chi, apa yang dirimu lakukan di tempatku ini? Apa kau bekerjasama dengan bocah itu?!” Sun Yelong muncul dengan wujud Naga Iblis dan mengarungi langit.
ROOAARRR!!!
Tanpa aba-aba Sun Yelong menyembur api ke lokasi Xiao Ho Chi. Tubuh Xiao Ho Chi berubah menjadi seekor Raksasa dengan tubuh berwarna hitam bercampur ungu.
Dengan santainya Xiao Ho Chi meremas semburan api Sun Yelong dengan telapak tangan kanannya. Lalu Xiao Ho Chi tersenyum lebar menatap Sun Yelong.
“Aku hanya ingin menikmati pertunjukan pertarungan kalian, Sun Yelong!” Xiao Ho Chi melepaskan aura pembunuh yang pekat begitu juga dengan Sun Yelong.
Fei Chen yang melihat kedua Raja Iblis Agung berhadapan terdiam. Situasi ini menuntutnya untuk bertarung habis-habisan.
Semua orang di Pelabuhan Hizen berlarian ketakutan saat melihat kedatangan Sun Yelong dan perubahan wujud Xiao Ho Chi. Sementara itu Uzui dan Tenkai tidak menyangka Sun Yelong akan datang dengan sendirinya ke Pelabuhan Hizen.
“Tenkai, seperti perkataanmu tidak ada rekan yang ada hanyalah pengkhianat. Sial, siapa yang memberitahu lokasi keberadaan kita?!” Uzui mengepalkan tangannya karena mengingat beberapa tahun sebelumnya mereka juga gagal melakukan pemberontakan.
Tenkai terdiam dan menatap Fei Chen yang terlihat tenang dihadapan Sun Yelong dan Xiao Ho Chi.
“Kita percayakan mereka berdua pada Raja Neraka. Kita harus pergi darisini dan mencaritahu siapa pengkhianat yang sama!” Tenkai mengajak Uzui untuk pergi meninggalkan Pelabuhan Hizen.
“Pemberontakan yang kalian rencanakan akan percuma. Manusia setelah dihancurkan mentalnya hanyalah sampah yang tidak berguna. Jadi apa kau yang menyulut emosi mereka Raja Neraka?” Sun Yelong kini menatap Fei Chen yang kini tengah mengibaskan pedangnya.
“Aku kemari untuk menuntaskan urusan kita Raja Naga Iblis. Kau telah mengusikku dan kau akan menerima akibatnya sama seperti Raja Iblis Buas.” Fei Chen tersenyum dingin dan berkata dengan nada mengancam.
Sun Yelong murka dan langsung mengeluarkan petir dari langit. Petir yang langsung menghantam tubuh Fei Chen mengakibatkan ledakan yang besar di atas permukaan laut.
Gelapnya awan dan terbelahnya langit mewarnai sambutan Fei Chen pada serangan Sun Yelong.
“Shinobi bernama Kosuke bukan yang memberitahumu lokasi para pemberontak?” Fei Chen tersenyum tipis setelah menangkis serangan petir Sun Yelong.
Sun Yelong hanya menyeringai dan terbang mengudara. Tubuh Sun Yelong masuk kedalam langit sebelum semburan api yang memanjang dan besar mengarah ke permukaan laut.
Fei Chen melompat keatas langit namun Xiao Ho Chi menyerangnya. Sebuah pukulan yang membuat udara retak itu langsung merambat ke tubuh Fei Chen walaupun jarak pukulan Xiao Ho Chi jauh.
’Cih!’ Fei Chen mengeluarkan unsur petir dengan aura tubuhnya dan bergerak cepat menetralisir serangan yang dilepaskan Xiao Ho Chi.
Setelah menghindari serangan Xiao Ho Chi, Fei Chen langsung memotong semburan api yang dilepaskan Sun Yelong. Semburan api itu menghantam permukaan air laut hingga terlihat terbelah dan mengakibatkan gelombang yang besar.
Melihat pertarungan singkat barusan, Uzui dam Tenkai pergi. Keduanya mendengar ucapan Fei Chen dengan Sun Yelong dan segera bergegas mencari lokasi keberadaan Kosuke.
“Keparat itu!“ Uzui terlihat begitu marah dan berniat membunuh Kosuke.
“Aku akan membunuhnya!”