Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 241 - Calon Ayah


PPFC 241 - Calon Ayah


Kicauan burung tidak membangunkan Ji Xiuha yang terlelap diatas pangkuan Fei Chen. Punggung Ji Xiuha diusap Fei Chen penuh kelembutan sebelum akhir wanita itu terbangun dengan pipi yang bersemu merah.


‘Semalam aku tidak bermimpi bukan?’Ji Xiuha membatin dengan perasaan berbunga-bunga karena sekarang Fei Chen berada dibawah tindihan tubuhnya.


Keduanya menatap penuh makna satu sama lain sebelum akhirnya Ji Xiuha mencubit hidung Fei Chen gemas.


“Chen‘er, beraninya kau menggodaku?!” Setengah mati Ji Xiuha menahan malu dan membuat intinya meremas inti Fei Chen kuat.


Wajah Ji Xiuha kini merah padam saat Fei Chen membisikkan sesuatu ditelinganya dan membalikkan tubuhnya. Pagi itu Fei Chen mengarungi indahnya tubuh Ji Xiuha yang menerima ramah dirinya.


____


Dua hari telah berlalu dan Fei Chen sudah mendapatkan informasi yang berharga dari Deshe mengenai lokasi tempat persembunyian Organisasi Sakura Darah.


Sekarang Fei Chen sudah semakin akrab dengan Ji Ho layaknya seorang Ayah. Kedekatan ini membuat Ji Xiuha semakin memperlakukan Fei Chen layaknya seorang anak kandungnya mengingat umur keduanya terpaut jauh.


Namun saat dibelakang semua orang Ji Xiuha memperlakukan Fei Chen layaknya suaminya sendiri.


Pemandangan ini membuat Hong Zi Ran dan Xhin Li Wei menanyakan kedekatan keduanya. Ji Xiuha selalu mengalihkan pembicaraan dan mengelak jika dirinya memiliki perasaan kepada Fei Chen.


Hingga akhirnya Fei Chen sengaja untuk pergi meninggalkan kediaman Xhin Li Wei bersama Hong Zi Ran. Fei Chen dari atas langit memperhatikan sosok Abashiri yang datang bersama beberapa Shinobi dan menyerang Ji Ho.


Ji Ho kalah telak dan dilindungi oleh Hukong yang langsung membunuh para Shinobi, sedangkan Ji Xiuha menangis ketakutan karena mengira Ji Ho akan mati.


“Ibu, Paman Fei telah mengajariku cara untuk bertarung. Dia mengatakan agar menggunakan kekuatan ini untuk melindungi Ibu dan orang yang ingin aku lindungi.” Ji Ho justru tersenyum bangga dan membuat Ji Xiuha semakin bahagia karena sosok Fei Chen melengkapi hidupnya.


Sementara itu Xhin Li Wei diculik oleh para Shinobi dan Fei Chen langsung mengejarnya. Sedangkan Hong Zi Ran memilih untuk menanyakan apa yang Fei Chen cari di Kota Xuangang kepada Hukong.


“Aku adalah istrinya! Cepat beritahu aku!” teriak Hong Zi Ran dan membuat Ji Xiuha tersentak kaget.


“Zi Ran?”


“Bukan- Bukan begitu maksudku, Xiuha... Aku...” Hong Zi Ran malu setengah mati karena penasaran dengan setiap tindakan Fei Chen.


‘Aku telah ternoda... Chen‘er, kau harus bertanggung jawab. Aku telah menutup hati kepada semua lelaki, tetapi uuntukmu, sepertinya aku akan membukanya...’ Hong Zi Ran menghentakkan kakinya setelah membatin dan pergi meninggalkan Ji Xiuha yang menatapnya penasaran.


‘Sepertinya dia jatuh hati pada Chen‘er...’ Batin Ji Xiuha.


Disisi lain Fei Chen berhasil menyelamatkan Xhin Li Wei dan meminta maaf karena telah menjadikan wanita itu sebagai umpan.


“Kenapa kau tidak memberitahuku lebih awal Chen‘er?” Xhin Li Wei sudah ketakutan namun beruntung Fei Chen datang dengan cepat menyelamatkan dirinya.


“Maaf membuatmu takut Bibi Xhin. Aku akan melanjutkan perjalanan, sebaiknya kau kembali.” Fei Chen merasa bersalah saat melihat wajah sembab Xhin Li Wei.


“Tidak Chen‘er! Kau harus bertanggung jawab! Aku takut terhadap pria! Aku ingin mengatasi traumaku!” ucap Xhin Li Wei dengan terisak.


“Apa yang akan kau lihat adalah pembantaian, Bibi Xhin.” Fei Chen tidak menyarankan Xhin Li Wei untuk ikut.


“Aku sudah siap.” Xhin Li Wei menjawab tegas dan membuat Fei Chen menghela nafas.


“Bibi Xhin, identitasmu terlalu mencolok, pakailah cadar ini agar wajahmu tertutupi...”


Xhin Li Wei hanya mengikuti ucapan Fei Chen lalu memasrahkan dirinya yang digendong Fei Chen menuju lokasi persembunyian Organisasi Sakura Darah.