
PPFC 254 - Raja Neraka vs Raja Iblis Buas
Fei Chen memprovokasi Qi Chen dan membawanya menjauh dari Ibukota Jiayang. Keduanya terbang jauh melewati awan demi awan dan sampailah di langit tertinggi yang mereka gapai.
“Sengaja membawaku kemari karena tidak ingin orang-orang dibawah sana terkena dampaknya! Baiklah, aku akan meladeni pertarungan adilmu ini!” ucap Qi Che setelah memandang lautan awan.
“Ya, kau tidak perlu menahan diri!” Fei Chen membuka telapak tangannya dan mengeluarkan Pedang Raja Neraka.
Qi Che tersenyum lebar dan melesat dengan kecepatan tinggi kearahnya. Setelah jarak keduanya singkat, Qi Che mengepalkan tangannya yang mengeras mengincar wajah Fei Chen.
Fei Chen menanggapi itu dan langsung menyambutnya menggunakan pedang sebelum keduanya memulai pertukaran serangan. Qi Che tidak langsung menggunakan segenap kemampuannya dan memilih untuk melihat sendiri bagaimana kemampuan Fei Chen yang sesungguhnya.
Tindakan Qi Che sama dengan Fei Chen sehingga Fei Chen yang menyadari hal tersebut memilih agresif dalam menyerang.
‘Ini bukan saatnya aku menahan diri!’ Fei Chen membatin sambil mengeluarkan Aura Raja Neraka dan menggunakan Aura Zirah Neraka.
Qi Che juga mengeluarkan Aura Iblis Buas untuk menahan tekanan intimidasi mematikan dari Aura Raja Neraka. Keduanya terlibat duel sengit pertukaran serangan. Fei Chen lebih mendominasi namun Qi Che terlihat tidak kewalahan menanggapi tebasan membara pedang dari Fei Chen.
Mengingat keduanya bertarung hebat diatas ketinggian langit, ledakan dahsyat karena benturan kedua serangan terus-menerus menggema.
“Kau melebihi rumor, Raja Neraka! Keluarkan seluruh kemampuanmu aku ingin melihatnya!” Qi Che mengeraskan seluruh tubuhnya dan membuat pertarungan semakin sengit.
Saat Fei Chen melapisi seluruh pedangnya dengan api hitam, Qi Che yang sudah begitu percaya diri menjadi waspada.
‘Api ini berbahaya! Api yang tidak bisa padam kecuali dengan kehendak penggunanya!’ Qi Che membatin dan menghindari setiap tebasan tajam Fei Chen.
Sementara itu Fei Chen ingin mencoba teknik yang dia ciptakan sendiri dengan Ilmu Raja Neraka sebagai perantaranya.
‘Mencobanya pada Raja Iblis Agung? Boleh kucoba!’ Senyuman tipis menghiasi wajah Fei Chen sebelum akhirnya pemuda itu mendaratkan dua tebasan tajam pada tangan kanan Qi Che.
“Sial!” Qi Che mengumpat saat tangan kanannya terpotong. Dengan Energi Iblis, Qi Che meregenerasi tangan kanannya dan langsung menjaga jarak.
Fei Chen yang menyadari itu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga menciptakan ledakan saat tebasannya berjarak singkat dengan Qi Che.
Tubuh Qi Che terpental jauh bersamaan dengan tangan kanannya yang memulih. Fei Chen langsung mengejarnya dan tidak berniat menjadikan pertarungan ini sebagai pertarungan jarak jauh.
“Kita belum serius tetapi sudah seperti ini! Sepertinya ini akan membuatku mengeluarkan seluruh kemampuanku!” Qi Che berkata lantang dan melepaskan Energi Iblis berjumlah besar.
“Kau melakukan kesalahan besar jika tidak menggunakan seluruh kemampuanmu!” Fei Chen juga membalas lantang sambil melepaskan Aura Raja Neraka lebih besar dari sebelumnya.
Tebasan pedang Fei Chen bersentuhan dengan cengkeraman tangan Qi Che. Getaran diudara membuat gelombang kejut yang mengakibatkan terjadinya ledakan.
Rentetan ledakan terus menggema diatas langit setiap keduanya melakukan pertukaran serangan. Awalnya Qi Che sangat percaya diri dengan kemampuan pengerasan tubuhnya, namun setelah melihat bagaimana permainan pedang Fei Chen yang berbeda akhirnya Qi Che menjadi tidak gegabah dan berhati-hati.
‘Sekujur tubuhku terluka? Api miliknya sangat berbahaya!’ Qi Che mendecakkan lidahnya saat merasakan sakitnya tebasan pedang tajam Fei Chen.
Saat Fei Chen melepaskan energi pedang dalam jumlah besar, energi pedang tersebut menciptakan ledakan dahsyat karena berbenturan dengan Energi Iblis.
“Cih, padahal aku hendak melepaskannya!” Fei Chen mengumpat karena gagal melepaskan tebasan mematikan.
“Aku tidak akan menahan diri Raja Neraka! Mari kita saling bunuh disini!” Aura mematikan tiba-tiba meluap-luap dari tubuh Qi Che.
“Wujud Kebuasan Kaisar Langit!”
Zirah penuh dengan Qi yang melimpah serta Energi Iblis menyelimuti tubuh Qi Che dan itu membuat Fei Chen kesulitan bernafas untuk sejenak.
“Aku juga tidak akan menahan diri Raja Iblis Buas!” Fei Chen tersenyum lebar sambil melepaskan tebasan yang dipenuhi energi pedang dan api hitam.
“Langit Kelabu!”
“Tidak akan mempan terhadapku!”
Qi Che menatap tebasan pedang Fei Chen yang dipenuhi api hitam. Tebasan tersebut membuat sekitarnya menjadi gelap dan mendung bahkan petir yang saling bersahutan mulai terdengar karena aura tubuh Fei Chen yang besar.
“Mari kita lihat seberapa kuat tebasanmu-”
Qi Che yang hendak menahannya dengan pukulan tangan kanannya justru harus merasakan tangan kanannya terpotong menjadi dua bagian.
Fei Chen tersenyum lebar saat hendak memotong kepala Qi Che setelah tebasan pedangnya berhasil menembus pertahanan Qi Che dalam wujud terkuatnya.
“Jangan sombong Raja Neraka!”
Qi Che melepaskan Qi dalam jumlah besar dan membuat gelombang kejut diudara yang retak. Setelah itu Qi Che mengarahkan pukulannya diudara sebanyak-banyaknya.
“Getaran Buas!”
Fei Chen yang hendak mengayunkan pedangnya terpental dan menahan getaran tersebut menggunakan Qi dalam jumlah besar.
“Sial!” umpat Fei Chen saat mendapatkan Qi Che berdiri di hadapannya. Pukulan telak mengenai pedangnya yang menahan.
Dengan kecepatan tinggi tubuh Fei Chen terhempas kebawah.
“Aku tidak bisa menghentikan tekanan ini!” Fei Chen mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menahan getaran, namun getaran akibat pukulan Qi Che terlalu kuat.
Akhirnya Fei Chen mengeluarkan aura tubuhnya dan merasakan bahwa dirinya akan jatuh tepat diluar Ibukota Jiayang.
“Cih!”
Ledakan menggema saat tubuh Fei Chen menghantam tanah menciptakan lubang besar yang menganga.