System Sang Immortal

System Sang Immortal
Shen Liang


Fang Lin yang melihat pergantian cuaca secara tiba-tiba langsung mengerutkan kedua alisnya, "Walaupun sosok itu tidak berniat melukaiku, Akan tetapi tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga bukan?" Ucap Fang Lin lalu memperkuat Qi Dewa yang melapisi tubuhnya.


Tak lama setelah Fang Lin memperkuat Qi Dewa yang melapisi tubuhnya, Langit yang tadinya hujan petir kini menjadi cerah kembali.


Beberapa saat kemudian, Salah satu awan di langit terpotong menjadi bulat, Lalu muncul sesosok Naga Emas yang sangat panjang dan memiliki kulit berwarna emas menyilaukan mata turun dari langit.


Fang Lin yang melihat sosok naga itu hanya menyipitkan matanya, "Naga ya... Apakah dia salah satu dari Dewa binatang mitos?" Gumam Fang Lin saat melihat naga di depannya memiliki bola mata merah dan 3 tanduk emas yang sangat panjang.


Saat bergumam seperti itu, Naga Emas yang sedang mengitari langit langsung turun ke arah Fang Lin dengan kecepatan tinggi.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat itu hanya menatap naga emas itu dalam diam dan tidak bergerak satu langkah pun.


~Whooosshh~


Tanah emas yang dipijaki Fang Lin seketika retak seperti jaring laba-laba saat Naga Emas mendekatinya, Akan tetapi dirinya tidak menunjukkan raut wajah panik sedikitpun melainkan menunjukkan senyum tipis di wajahnya.


~Whooosshh~


Saat Naga Emas sudah berjarak beberapa meter didepannya, Tiba-tiba sebuah cahaya menyinari Naga Emas tersebut dan membuat Fang Lin terpaksa menutup matanya dengan tangan kanan.


~Sringgg~


Perlahan cahaya emas yang bersinar didepannya mulai meredup dan beberapa saat kemudian cahaya emas tersebut menghilang.


Fang Lin kemudian menyingkirkan tangannya dari matanya dan mengedipkan matanya berkali-kali saat melihat sesosok pemuda tampan yang memiliki rambut emas panjang sedang melihatnya sambil tersenyum.


"Apakah senior... Naga Emas yang tadi?" Tanya Fang Lin sambil mengerutkan sedikit kedua alisnya.


Pemuda tampan itu menaikkan satu alisnya ketika mendengar itu, "Kau... Apakah kau sudah tau kalau aku tidak akan melukaimu?" Tanya pemuda tampan itu dengan nada penasaran.


Fang Lin yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya secara berkali-kali, "Ya... Bisa dibilang begitu" Ucap Fang Lin pelan.


Mendengar itu membuat pemuda berambut emas itu tertawa, "Hahahaha... Menarik... Ternyata seorang calon dewa yang satu ini sangat pintar!" Ucap pemuda berambut emas tersebut dengan lantang.


Fang Lin yang mendengar itu hanya tersenyum kecut, "Ternyata aku bodoh" Batin Fang Lin sedikit kesal, Kalau bukan karena diberitahu Yue mungkin sekarang dia sudah panik jika bertemu pria didepannya ini.


Melihat reaksi dari Fang Lin membuat pemuda berambut emas tersebut keheranan, "Dilihat dari reaksinya, Sepertinya ada yang memberitahu pemuda itu..." Batin pemuda berambut emas lalu tersenyum.


"Oh ya... Namaku adalah Shen Liang, Kau mungkin sudah tau kalau aku adalah Dewa Naga Emas, Salah satu Dewa Binatang Mitos yang terkuat" Ucap Shen Liang memperkenalkan diri.


Fang Lin yang mendengar itu langsung menangkupkan tangannya, "Maaf atas ketidaksopananku senior. Perkenalkan nama saya adalah Fang Lin, Seorang pewaris dari Dewa Perang, Yuan Zhong" Ucap Fang Lin dengan nada sopan.


Shen Liang sedikit terkejut ketika mendengar itu, "Yuan Zhong ya... Ah sial, Aku jadi mengingat kejadian memalukan itu" Gumam Shen Liang lalu berdecak pelan.


Shen Liang lalu melihat Fang Lin dengan tatapan serius, "Aku membawamu kesini karena ingin menanyakan tentang apa yang kau lakukan sebelumnya, Jelaskan alasan yang mudah diterima untukku" Ucap Shen Liang lalu membuat satu kursi menggunakan Qinya.


Fang Lin yang mendengar itu langsung menjawab dengan cepat, "Aku hanya mencoba jurus yang diberikan Dewa Perang dan melatih permainan pedangku" Ucap Fang Lin sambil menatap Shen Liang yabg sedang duduk di kursi.


Shen Liang sendiri yang mendengar itu hanya menghela nafas panjang, "Di umurnya yang baru mencapai ribuan tahun dia sudah mencapai True God dan lagi sudah bisa memakai jurus tingkat Dewa yang diberikan oleh Yuan Zhong" Batin Shen Liang saat melirik Fang Lin dari atas hingga bawah.


"Benar... Lebih baik aku melatihnya, Anak ini pasti memiliki banyak kejutan" Ucap Shen Liang dalam hati saat mengaktifkan mata dewanya.


Shen Liang dengan segera menelepati Yuan Zhong, Walaupun dirinya memiliki niat untuk melatih Fang Lian, Akan tetapi dia harus meminta izin terlebih dahulu kepada Yuan Zhong karena Fang Lin adalah pewaris dari Dewa Perang.


***


Di Alam Dewa, Kediaman Yuan Zhong.


Yuan Zhong yang saat ini sedang berkultivasi langsung membuka matanya secara perlahan saat menerima sebuah telepati dari seseorang yang dia kenal.


"Ada apa orang tua? Kau ingin bertaruh denganku lagi" Tanya Yuan Zhong lewat telepati sambil tersenyum tipis.


"Dasar bajing*n kecil ini, Masih saja tidak sopan dengan seniormu"


"Aku menelepati mu karna ingin meminta sesuatu?"


Yuan Zhong yang mendengar itu langsung menaikkan satu alisnya, "Hmm? Katakan" Ucap Yuan Zhong pelan namun terdapat nada serius didalamnya.


"Penerusmu Fang Lin, Aku ingin melatihnya"


Yuan Zhong sedikit tersentak ketika mendengar itu, "Anak itu... Apa yang dia lakukan hingga kau ingin melatihnya?" Tanya Yuan Zhong dengan nada serius.


"Bocah itu membunuh hampir 3 Miliyar monster di wilayahku, Lebih tepatnya Alam Tanah Monster"


"Tadinya aku ingin menghukumnya, Akan tetapi setelah melihat bakat yang dimilikinya, Aku jadi ingin melatihnya"


"Kau tidak keberatan bukan jika anak itu kulatih?, Dia akan sangat berguna di perang antara ras manusia dengan ras iblis yang terjadi 300 tahun lagi"


"Dalam perang itu hanya para Demi God saja yang boleh ikut campur untuk membantu ras manusia dan beberapa ratus tahun yang lalu, Aku baru melihat hanya beberapa DemiGod saja yang sudah mencapai tingkat Dewa, Rata-rata DemiGod yang lain baru mencapai Spiritual God saja"


"Walaupun penerus mu hanya di tingkat True God akan te~"


"Aku mengerti... Akan aku ijinkan, Tetapi jika Fang Lin tidak ingin dilatih mu maka jangan memaksanya" Ucap Yuan Zhong memotong penjelasan dari Shen Liang.


"Baiklah, Aku mengerti hal itu, Aku putuskan dulu telepati nya"


Setelah telepati nya terputus, Yuan Zhong hanya menggelengkan kepalanya sambil berdecak kagum, "Sampai Dewa Naga Emas saja ingin melatih mu karena melihat bakat tak terbatas mu, Kuharap kau tidak menolaknya" Ucap Yuan Zhong.


Yuan Zhong lalu tertawa pelan ketika mengingat kejadian jutaan tahun yang lalu saat kekuatannya masih dalam keadaan prima, Dia pernah bertaruh jika dirinya menang melawan 50% kekuatan Dewa Naga Emas maka dirinya akan mendapatkan satu tanduk yang dimiliki Dewa Naga Emas


Beruntungnya dia bisa menang walaupun dengan usaha yang keras, Dan setelah dia mendapatkan tanduknya, Dia langsung menempanya dan menjadikannya sebuah pedang.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Note: 200 Like baru up :)