
"Apakah kau sudah siap mewarisi inngatan ku?" Tanya Yuan Zhong dengan serius.
"Aku siap" Jawab Fang Lin.
"Baiklah, Ikuti aku, Kita ke lapangan" Ucap Yuan Zhong seraya berjalan keluar kamar.
Fang Lin hanya mengangguk dan mengikuti Yuan Zhong keluar kamar.
Diluar kamar terdapat sebuah lorong yang kecil, Yuan Zhong langsung berjalan ke arah kanan dan diikuti dengan Fang Lin.
"Apakah kau sudah siap menerima konsekuensinya bocah?" Tanya Yuan Zhong melirik ke Fang Lin.
"Konsekuensi? Apa maksudmu?" Tanya Fang Lin heran sambil memiringkan kepalanya.
Yuan Zhong menghela napasnya. "Saat kau menerima ingatanku tentang Jurus, Pengalaman perang dan bertarung, Kau akan mendapatkan rasa yang cukup sakit" Ucap Yuan Zhong menjelaskan.
"Tapi itu tidak akan lama, Biasanya sekitar 5 menit" Lanjut Yuan Zhong sedikit ragu.
"Hmm... Aku sudah siap apapun rasa sakit itu, Jika kekuatan yang kudapatkan bisa melindungi orang-orang yang kusayang, Aku tidak peduli jika aku melewati neraka sekalipun" Jawab Fang Lin dengan penuh tekad.
"Ohh, Tekadmu bagus, Aku hargai itu" Ucap Yuan Zhong tersenyum tipis.
"Oh ya, Paman Zhong, Berapa lama aku pingsan?" Tanya Fang Lin yang baru ingat dengan bawahannya.
"Hmm... Sekitar 3 hari" Jawab Yuan Zhong lalu melirik Fang Lin.
"3 hari ya... Apakah mereka baik-baik saja?" Batin Fang Lin sambil berpikir.
"Kau memikirkan bawahanmu?" Tanya Yuan Zhong melihat Fang Lin sedang berpikir.
"Itu benar, Apakah mereka baik-baik saja?" Tanya Fang Lin.
"Mereka pasti aman, Lagipula waktu di Alam Dewa sangat berbeda dengan alam lainnya termasuk dengan dunia kecilku" Ucap Yuan Zhong menjelaskan.
"Jika di Alam Dewa sudah 1 Hari, Maka di alam lainnya baru 1 menit itu termasuk dunia kecilku" Lanjut Yuan Zhong menjelaskan dan membuat Fang Lin terkejut.
"Mustahil" Ucap Fang Lin dengan nada tidak percaya dengan mulut ternganga. Pantas saja para dewa sangat kuat, Inilah alasannya pikirnya.
Yuan Zhong yang melihat ekspresi terkejut Fang Lin hanya tertawa kecil. "Baru begini saja kau kaget, Apalagi mengetahui tentang Aula Ruang Dan Waktu? Mungkin kau bisa mati terkejut" Ucap Yuan Zhong dengan sombong.
"Aula Ruang Dan Waktu? Apa maksudmu?" Tanya Fang Lin heran.
"Itu adalah ruangan khusus yang dibuat oleh Dewa Ruang dan Waktu, Didalam Aula Ruang Dan Waktu memiliki waktu yang berbeda dengan Alam Dewa, Jika kau berada di Aula Ruang Dan Waktu selama 1 tahun makan di Alam Dewa hanya 1 hari, Dan biasanya yang memakai aula itu hanyalah DemiGod dan para pewaris dewa" Ucap Yuan Zhong menjelaskan.
Note: DemiGod itu seperti keturunan dewa atau mempunyai darah dari dewa.
Fang Lin mau tak mau terkejut ketika mendengar itu. "Ini sungguh gila" Gumam Fang Lin.
"Jika saja aku berkultivasi selama 1.000 tahun di Aula Ruang dan Waktu maka di Alam Dewa hanya 1.000 hari dan di Alam Lain 1.000 Menit? Astaga aku bisa menjadi kuat dalam waktu singkat" Ucap Fang Lin terkejut ketika menghitung waktunya.
Note: Kalian mau si Fang Lin kultivasi di Aula Waktu? Paling cuma 1 chapter.
"Hahahaha, Kau tergiur bukan?" Tawa Yuan Zhong.
Fang Lin hanya menganggukan kepalanya lalu melihat ke depan, Dirinya saat ini sudah sampai di lapangan yang cukup luas. Lapangan tersebut memiliki panjang dan lebar 1 kilometer.
"Baiklah, Ayo ketengah lapangan" Ucap Yuan Zhong seketika menghilang dan tiba-tiba muncul di tengah lapangan.
"Sungguh kecepatan luar biasa" Ucap Fang Lin berdecak kagum melihat Yuan Zhong sudah berada di tengah lapangan bahkan tidak sampai 1 kedipan.
Tak mau kalah Fang Lin langsung melesat menggunakan 'Langkah Naga'.
~Whoooshh~
Tidak sampai 10 detik Fang Lin sudah berada ditengah lapangan, Tepatnya berada di depan Yuan Zhong.
"Apakah kau siap menerima warisan ku?" Tanya Yuan Zhong yang ingin melihat keyakinan Fang Lin.
"Saya sangat siap!" Ucap Fang Lin dengan lantang, Dirinya sangat gugup saat ini, Meskipun dilihat dari luar Fang Lin terlihat biasa saja namun jantungnya kini berdetak sangat kencang.
Yuan Zhong hanya tersenyum mendengar jawaban dari Fang Lin dan menjulurkan jari telunjuknya, Bola Cahaya Putih kecil muncul tepat di atas telunjuk Yuan Zhong.
Yuan Zhong langsung menempelkan jari telunjuknya ke dahi Fang Lin, Disisi lain Fang Lin merasakan sensasi yang hangat namun beberapa saat kemudian sensasi itu berubah menjadi rasa yang amat sakit dan membuat Fang Lin teriak kencang.
"Arrrrggghhhhh" Teriak Fang Lin sambil memegangi kepalanya yang sakit, Bahkan sesekali dirinya memukuli kepalanya karena tidak dapat menahan rasa sakitnya.
"Tahanlah, Itu hanya sebentar" Ucap Yuan Zhong pelan namun tidak dapat didengar oleh Fang Lin.
Tubuh Fang Lin kini dibasahi oleh keringat dan tidak jauh berbeda ketika dirinya berada di tangga ujian Dewa Perang.
Fang Lin terus berteriak hingga 10 menit, Perlahan sakit dikepalanya menghilang dan teriakannya juga sudah tidak ada.
~BRUKK~
Tubuh Fang Lin terjatuh dengan kondisi telentang, Nafasnya memburu bahkan dirinya hampir pingsan tadi.
"Haah... Haah... Haah... Sialan, Benar-benar seperti simulasi neraka" Ucap Fang Lin dengan Nafas memburu.
"Kau hebat nak, Bisa melewati rasa sakit itu, Bahkan para pewaris dewa yang lain hampir semuanya pingsan dan hanya beberapa saja yang dapat bertahan" Ucap Yuan Zhong kagum dengan Fang Lin yang dapat bertahan dari rasa sakit itu.
Fang Lin hanya mengabaikan perkataan Yuan Zhong dan bangun dari tidurnya lalu memposisikan dirinya menjadi bermeditasi, Ia lalu menutup matanya dan mulai menyerap ingatan-ingatan asing yang muncul dikepalanya.
...
3 Hari berlalu
Sebuah cahaya emas bersinar di tengah lapangan tepatnya cahaya emas tersebut menyelimuti tubuh seorang anak kecil berumur 13 tahun.
~BOOM~
~BOOM~
~BOOM~
...
Ledakan demi ledakan terdengar di tubuh Fang Lin, Ledakan tersebut adalah ledakan aura yang biasanya terjadi karena kenaikan tingkat yang begitu drastis.
Fang Lin perlahan membuka matanya, Dirinya langsung tersenyum puas akan kenaikan tingkatnya, Baru pertama kali dirinya naik begitu drastis seperti ini.
"Saints Emperor *4" Gumam Fang Lin mengeluarkan aura Saints Emperornya.
"Wah kau sungguh monster bocah" Ucap Yuan Zhong yang tiba-tiba muncul di samping muka Fang Lin.
"Uwahhh!" Teriak kecil Fang Lin dan melompat mundur karena terkejut.
"Sial! Kau mengangetkan ku!" Umpat Fang Lin mengelus dadanya.
"Hahahaha, Begitu saja sudah kaget" Tawa Yuan Zhong sambil mengejek.
"Kau menyerap ingatan yang kuberikan dalam 3 hari dan kau naik dari Tingkat raja ke Tingkat Saints Emperor, Sungguh hebat" Puji Yuan Zhong seraya menepuk tangannya.
Fang Lin hanya tersenyum tipis dan berkata "Um... Terima kasih atas pujiannya, Jadi apakah aku bisa memasuki Aula Ruang Dan Waktu?"
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT
Tadinya mau up 2 chapter hari ini, Tapi tadi pagi pas gua mau salin ni cerita dari note malah kepencet apus njir :v Yaudah males wkwkwk, Baru buat ulang pas jam 2an.