System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kembali


"Hahaha... Itu hanya keberuntungan biasa" Ucap Fang Lin tersenyum canggung.


Gu Yu Fan memposisikan dirinya menjadi duduk. "Lalu apa yang kau mau sekarang? Bukankah kau memerlukan sesuatu?" Ucap Gu Yu Fan tersenyum.


Fang Lin mendengar itu hanya tersenyum kecut. "Hahaha bukan begitu senior, Saya hanya ingin berterima kasih karena senior telah mengijinkan saya memasuki ruang hampa" Ucap Fang Lin dengan tawa hambar sambil menangkupkan tangannya.


"Apa kau mengucapkan terima kasih hanya dengan tangan kosong" Ucap Gu Yu Fan yang masih tersenyum.


Fang Lin sedikit terkejut dengan ucapan Gu Yu Fan, Dengan cepat Fang Lin membeli arak yang paling enak di shop system.


~Whoosshh~


5 Tong arak yang cukup besar muncul dihadapan Gu Yu Fan. "Ini arak terenak yang saya punya senior" Ucap Fang Lin seraya mengeluarkan gelas bambu yang cukup panjang dan memberikannya ke Gu Yu Fan.


"Hahahaha... Terima kasih, Terima kasih, Padahal aku hanya bercanda" Tawa Gu Yu Fan dengan lantang dan meraih gelas bambu yang berada di tangan Fang Lin.


Fang Lin yang tau bahwa Gu Yu Fan sedang berbohong hanya tersenyum kecut. "Kalau begitu saya izin pamit senior" Ucap Fang Lin menangkupkan tangannya.


"Baiklah... Sering-seringlah berkultivasi disini dan membawakanku arak yang enak ini" Ucap Gu Yu Fan sambil meminum arak.


Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya dan langsung menghilang dari sana, Gu Yu Fan yang melihat Fang Lin menghilang begitu terkejut.


"Memang monster" Ucap Gu Yu Fan berdecak kagum melihat Fang Lin bisa memakai teleportasi.


Merobek dimensi dan teleportasi adalah teknik yang hampir sama, Namun dalam hal kesulitan untuk dipelajari, Teknik teleportasi yang paling sulit digunakan.


***


Di Alam Dewa, Kediaman Alam Dewa


Fang Lin tiba-tiba muncul didepan kediaman Dewa Perang, Ia menengok kanan dan kiri namun tidak ada seorangpun seperti dulu. Fang Lin memasuki mansion dan melihat Yuan Zhong yang sedang berkultivasi di ruang tamu.


"Lumayan, Kau sudah mencapai tingkat True God hanya dalam 10.000 tahun" Ucap Yuan Zhong yang perlahan membuka matanya.


Fang Lin sedikit terkejut jika Yuan Zhong mengetahui posisinya saat ini, Padahal dirinya sudah menyembunyikan hawa kehadirannya dengan baik namun Yuan Zhong masih dapat mengetahui keberadaannya.


"Itu hanya sebuah keberuntungan paman" Ucap Fang Lin sambil menangkupkan tangannya.


"Haish, Panggil aku guru dong" Ucap Yuan Zhong sedikit kesal karena dipanggil paman.


Fang Lin mendengar itu hanya tertawa pelan, Dirinya juga sedikit aneh kalau memanggil Yuan Zhong 'Paman'


"Maafkan kelancangan saya guru!" Ucap Fang Lin menundukkan kepalanya.


"Tidak perlu kau pikirkan, Apakah kau ingin kembali ke tanah kultivator?" Tanya Yuan Zhong menebak pikiran Fang Lin


"Em, Aku tidak ingin terlalu lama disini, Karena masih ada keluarga yang harus kulindungi" Ucap Fang Lin sambil menganggukkan kepalanya pelan.


"Haah... Baiklah" Ucap Yuan Zhong menghela nafas panjang, Ia sebenarnya ingin Fang Lin berada disini karena dirinya ingin memamerkan muridnya yang berbakat, Sayangnya pewarisnya ini ingin pulang.


"Tapi sebelum itu pilihlah salah satu senjata ini" Ucap Yuan Zhong berdiri lalu melambaikan tangannya kesamping.


Tiba-tiba beberapa senjata muncul dari ruang hampa, Fang Lin yang melihat itu menahan nafasnya, Ia melihat aura senjata yang dikeluarkan Yuan Zhong bukan main-main.


Disana terlihat sebuah Pedang, Busur, Tombak dan Seruling. Masing-masing senjata mengeluarkan aura yang berbeda-beda.


"Pedang ini namanya Pedang Naga Emas, Kalau Busur ini bernama Busur Surgawi, Lalu yang ini bernama Tombak Halilintar dan yang terakhir aku menamainya Seruling Kematian" Ucap Yuan Zhong sambil menunjuk senjata.


"Pilih salah satu, Aku akan memberikannya kepadamu" Ucap Yuan Zhong.


"Kenapa tidak semuanya?" Tanya Fang Lin dengan polos.


Mata Yuan Zhong berkedut ketika mendengar itu. Semuanya? Mungkin jika itu senjata langit atau kuno mungkin dia akan memberikannya tapi keempat senjata ini adalah senjata Dewa! Mustahil dia memberikannya, Ia masih membutuhkan senjatanya untuk mempamerkan ke wanita yang dia goda, Lagipula keempat senjata ini adalah kenangan terakhirnya setelah membantai miliyaran nyawa saat perang dengan Aliansi Istana Kegelapan, Pikirnya.


Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya mengerti dan menatap keempat senjata itu dengan serius.


"Yue, Menurutmu senjata apa yang cocok untuk membantai jutaan makhluk hidup dengan waktu relatif cepat" Tanya Fang Lin ke Yue melalui telepati.


[Hmm... Menurut Yue, Tuan harus mengambil seruling kematian, Karena selain mudah membantai makhluk hidup, Tuan tidak perlu bergerak untuk membunuh mereka]


Fang Lin mengerutkan alisnya ketika mendengar penjelasan Yue, Bukankah busur memiliki fungsi yang sama? Dan juga kalau senjata lainnya Fang Lin mempunyai jurus dengan kerusakan area seperti 'Siluet Naga Emas'.


[Tuan tidak perlu bingung, Yue Jelaskan, Bukankah Tuan sudah mempunyai Busur Neraka? Jadi untuk apa mengambilnya busur lagi? Dan untuk Pedang, Jika menggunakan jurus 'Siluet Naga Emas' akan memakan banyak Qi untuk menggunakannya]


[Begitu juga dengan tombak, Memakan Qi terlalu banyak jika menggunakannya, Karena jurusnya berasal dari Dewa Perang dan jurus tersebut adalah jurus Tingkat Dewa]


"Aku mengerti" Ucap Fang Lin sambil menganggukkan kepalanya pelan lalu mengambil seruling kematian, Seperti namanya seruling tersebut memiliki aura pembunuh yang sangat pekat dan membuat Fang Lin sedikit tertekan walaupun dirinya sudah mengeluarkan aura True Godnya.


"Ohh... Kau memilih senjata yang berbahaya" Ucap Yuan Zhong tertarik dengan senjata yang Fang Lin pilih.


"Kau tau, Seruling itu sudah memakan puluhan juta nyawa dan setiap nyawa yang mati disenjata itu akan membuatnya semakin kuat" Ucap Yuan Zhong menjelaskan.


"Apakah kau yakin dengan senjata yang kau pilih? Karena setiap nyawa yang kau bunuh saat menggunakan senjata itu maka Aura Pembunuh dari seruling itu semakin pekat" Lanjut Yuan Zhong dengan nada serius.


"Tenang saja guru, Aku memiliki cara tersendiri untuk menghadapinya" Ucap Fang Lin sambil memasukkan seruling tersebut ke inventory.


"Baiklah jika itu keinginan mu" Ucap Yuan Zhong lalu memasukkan ketiga senjata dewa miliknya.


"Oh iya, Seruling itu memiliki roh yang kuat, Walaupun aku sudah menyegel setengah kekuatannya akan tetapi kekuatannya masih setara dengan Spiritual God tingkat Emas" Ucap Yuan Zhong memberitahu.


"Aku mengerti guru" Ucap Fang Lin sambil menangkupkan tangannya.


Yuan Zhong hanya menganggukkan kepalanya, Kemudian menjentikkan jarinya.


Klik


"Eh" Ucap Fang Lin sedikit terkejut, Dirinya kini sudah berada di ruangan kecil yang memiliki tembok kayu.


"Ini sudah di dunia kecil guru ya?" Ucap Fang Lin sambil mengedarkan pandangannya.


Sudah memastikan dirinya berada di rumah kecil yang dia masuki sebelumnya, Fang Lin berjalan menuju pintu keluar.


Klik


"Hmm, Sama seperti sebelumnya" Ucap Fang Lin melihat pemandangan diluar.


"Tapi... Dimana Yang Jian dan Guo Ren" Batin Fang Lin dalam hati, Dirinya tidak melihat bawahannya berjaga diluar rumah.


~Whoooshh~


Tiba-tiba muncul 2 orang dan menyerang Fang Lin secara membabi buta. Fang Lin yang melihat itu tidak tinggal diam, Ia menghindari serang mereka berdua dengan mudah lalu mengeluarkan pedang sampah yang didapatkannya dari Gacha, Fang Lin langsung menyerang 2 orang tersebut dengan kekuatan yang setara immortal sambil menggunakan 'Langkah Naga'.


Yang Jian dan Guo Ren tidak bereaksi ketika mendapatkan serangan tiba-tiba apalagi dengan kecepatan yang tidak bisa mereka lihat.


~BOOM~


Yang Jian langsung terpental hingga ribuan meter sedangkan Guo Ren hanya terpental ratusan meter karena reaksi cepatnya setelah terpental.


"Ck, Hati-hati dia kuat" Teriak Guo Ren memberitahu Yang Jian yang berada jauh dibelakang.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Note: Gua sengaja buat Fang Lin ambil seruling karna bosen kalo pedang, busur atau tombak.