System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kompetisi Para Bawahan Inti


Di sebuah ruangan yang tidak terlalu luas, terdapat seorang perempuan yang begitu cantik sedang duduk bersila di lantai dengan mata yang terpejam.


Beberapa jenis energi mengelilingi tubuhnya dengan cepat dan menciptakan angin sejuk yang membuat gaun hijaunya sedikit berterbangan.


"Shui Ru... Dia mempunyai wajah yang menawan serta tubuh yang sangat bagus, pantas saja tuan menginginkan dia menjadi calon istrinya." Yue mendengus kesal ketika memikirkan sifat mesum tuannya.


"Memberikannya pil yang dapat mempercepat penyerapan Qi adalah pilihan yang tepat, namun apakah tubuhnya dapat menyesuaikan Qi yang masuk ke dalam dantiannya dengan cepat? Aku takut kalau sesuatu yang tak terduga terjadi padanya." Yue bergumam sembari mengelus pelan dagunya.


Yue kemudian menjentikkan jarinya dan dalam sekejap sebuah penghalang berwarna kuning menutupi Shui Ru yang sedang berkultivasi.


Penghalang tersebut adalah teknik Array yang baru saja Yue ciptakan, kegunaannya adalah membantu seseorang menyesuaikan Qi yang baru saja masuk ke dalam dantian, jadi orang yang berada di dalam Array tersebut tidak akan merasa terbebani dengan Qi yang masuk ke dalam dantian dengan cepat.


"Aku akan kembali beberapa bulan lagi untuk mengawasimu..." Yue membatin dan dalam sekejap dia menghilang dari sana.


***


Di Tempat Tinggal Fang Qin dan Xia Mei.


Yue muncul di dalam ruang peristirahatan sepasang suami istri itu, ia langsung bersandar di dinding ruangan itu dan menunggu sampai mereka berdua siuman.


***


Beberapa bulan kemudian.


Di sebuah lapangan yang tidak terlalu besar, Yue kini sedang berdiri di hadapan para bawahan inti yang sudah berbaris rapi.


"Aku sudah memberikan kalian waktu yang cukup untuk mengembalikan kekuatan kalian dan dari yang kulihat kalian semua sudah berada di dalam kondisi prima..." Yue berkata dengan suara pelan namun dapat terdengar jelas di telinga mereka semua.


"Kita akan melakukan latihan di arena pertempuran, hanya saja aku ingin kalian melakukan pelatihan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya..."


"Apa maksudmu, kakak Yue?" Li Fan tidak bisa menahan rasa penasarannya.


Yue sendiri tersenyum tipis, ia mengangkat tangan kirinya ke depan dan sebuah kristal biru besar muncul di atas telapak tangannya dalam keadaan melayang, "Aku akan membagi kalian menjadi 2 kelompok, tetapi karena kalian berjumlah 13 orang aku memutuskan untuk tidak mengikutsertakan Sylvia dalam pertempuran ini." Ucap Yue dan membuat perhatian para bawahan inti teralih ke arah wanita cantik bergaun merah muda yang tidak jauh dari mereka.


"Namun aku memiliki solusi agar Sylvia dapat mengikuti pertarungan kelompok ini..." Lanjut Yue berkata dan membuat perhatian para bawahan inti kembali teralih padanya.


Ketika para bawahan inti sudah kembali memerhatikannya, Yue langsung berkata, "Sylvia... Aku ingin Khatz keluar dari tubuhmu dan ikut serta dalam pelatihan ini, jika dia ikut maka kau bisa ikut karena jumlah kalian semua sudah menjadi genap."


Sylvia terdiam sejenak, ia kemudian memejamkan matanya dan melakukan telepati untuk menghubungi rubah ungu berekor 9 itu.


"Khatz, apakah kau dapat melakukannya?" Tanya Sylvia tanpa basa-basi.


"Memangnya kau sangat ingin mengikuti pertarungan kelompok itu?" Khatz tidak menjawab melainkan melemparkan pertanyaan.


"Tentu saja! Aku ingin menjadi semakin kuat, dan tidak tertinggal dengan yang lainnya... Meskipun sebentar lagi kita akan pergi dari Alam Semesta ini, setidaknya aku ingin mempunyai kekuatan yang dapat melindungi diriku sendiri atau bahkan orang lain."


"Tapi Khatz, apa salahnya jika aku bisa lebih kuat lagi? Di Alam Semesta kita banyak orang-orang kuat yang tidak menunjukkan keberadaan mereka, terlebih lagi orang-orang yang berada di Dunia Atas. Andai saja di masa depan nanti aku terbunuh oleh seseorang yang jauh lebih kuat dariku yang sekarang, apakah kau mau mempertanggung jawabkan hal itu?"


Khatz terdiam sejenak mendengarnya, pemikiran Sylvia terlalu jauh namun kesiapannya mengenai hal itu patut dihargai. Ia juga bisa dibilang sudah sangat dekat dengan Sylvia jadi jika saja Sylvia terbunuh dalam suatu pertarungan, dirinya akan merasa sangat bersalah karena tidak membantunya untuk menjadi kuat.


Khatz menghela nafas panjang lali berkata, "Baiklah... Aku setuju dan akan membantumu, tetapi biarkan aku bertanya satu hal. Apakah kau merasa nyaman jika aku berada di dalam tubuhmu atau tidak?"


Sylvia tersenyum dan menjawab, "Aku nyaman kau terus berada di dalam tubuhku, selain bisa menjagaku kau dapat menjadi teman ngobrol disaat diriku kesepian... Hanya saja aku terkadang merasa malu jika aku sedang berendam dan kau mengajak diriku mengobrol."


Wajah Sylvia sedikit memerah setelah menyelesaikan kata-katanya, sedangkan Khatz langsung tertawa lantang, "Hahahaha... Aku tidak tau lagi, kau ini bodoh atau terlalu polos. Asal kau tau, tubuhmu saja sama sekali tidak menarik bagi pria, apalagi aku yang seorang binatang primordial kekacauan?!" Khatz mengejek sambil tertawa.


Perlu diketahui, Khatz tercipta dari Energi yang spesial. Dia tidak mempunyai jenis kelamin dan tidak memiliki ketertarikan dengan hal semacam itu. Jadi mau secantik dan sebagus apapun tubuh seorang wanita sama sekali tidak membuatnya nafsu, begitu juga dengan pria.


Mendapatkan ejekan dari Khatz membuat Sylvia kesal, ia memutuskan telepati dengan rubah ungu itu dan membuat matanya, "Makhluk sialan itu menyetujui solusi anda, nona Yue." Sylvia berkata dan mencoba untuk menahan rasa kesalnya.


Yue sama sekali tidak terkejut mendengarnya, ia tentu mengetahui apa yang mereka berdua obrolkan di dalam telepati dan mendengarnya membuat dia tertawa pelan dalam hati, "Baiklah kalau begitu... Tolong kau maju sedikit." Pinta Yue dan langsung dilakukan oleh Sylvia.


Ketika Sylvia sudah maju beberapa meter daro barisan para bawahan inti, tiba-tiba saja aura biru menyelimuti dan tubuhnya merasa sedikit panas.


Sebuah Energi berwarna ungu perlahan keluar dari tubuh Yue dan melayang di udara, tak lama kemudian Energi tersebut berubah bentuk menjadi seekor rubah ungu berekor 9 yang memiliki ukuran tidak jauh lebih besar dari Yun Feng.


"Halo Khatz..." Yue menyapa Khatz sambil tersenyum, dan disapa balik oleh rubah ungu tersebut dengan sopan.


Khatz kemudian melirik ke arah Sylvia yang beberapa meter di sampingnya dan tersenyum tipis.


Sylvia yang menyadari lirikan Khatz langsung mendengus kesal dan mengalihkan kepalanya ke arah yang berbeda.


Khatz tertawa pelan melihat wanita berambut putih itu marah terhadapnya.


Yue sendiri yang melihat keduanya hanya menggelengkan kepalanya pelan, tangan kirinya yang masih memegang kristal biru berukuran batu raksasa langsung menjelaskan cara dari pertarungan kelompok itu.


Menghancurkan kristal biru lawan adalah nama dari kompetisi yang kedua kelompok lakukan. Masing-masing dari kelompok akan memiliki satu kristal biru berukuran batu raksasa, dan di setiap kelompok diharuskan menjaga kristal milik mereka dan menghancurkan kristal milik lawan.


Tidak ada peraturan dalam kompetisi ini, kedua kelompok boleh menggunakan cara kotor ataupun bersih.


Setelah selesai menjelaskannya, Yue langsung membagi mereka menjadi dua kelompok yang masing-masing dari kelompok terdapat 7 orang.


"Aku akan memberikan kalian waktu selama satu hari untuk membangun rencana... Aku harap kalian gunakan waktu tersebut dengan baik." Yue menghilang usai menyelesaikan perkataanya.


Kedua kelompok tersebut langsung menjauh satu sama lain, keduanya memasang penghalang kedap suara agar rencana mereka tidak terdengar oleh kelompok lawan.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.