System Sang Immortal

System Sang Immortal
Menghentikan Pengejaran


Pi Yu kemudian menceritakan apa yang dipikirkan-nya saat ini, Sedangkan Bai Hu yang mendengar cerita Pi Yu sedikit mengerutkan alis-nya, "Jadi maksud-mu budak yang tuan beli memiliki bakat yang tidak bagus?" Tanya Bai Hu dengan suara pelan.


Pi Yu mengangguk-kan kepala-nya membenarkan pertanyaan Bai Hu, "Benar..." Jawab singkat Pi Yu.


Mendengar jawaban Pi Yu membuat Bai Hu menghela nafas panjang, Ia lalu melirik ke arah penduduk kota Fang dan bergumam, "Seandainya tuan disini, Mungkin dia dapat memberikan solusi-nya"


"Hmm? Memang-nya tuan saat ini sedang pergi?" Tanya Pi Yu dengan alis yang sedikit ter-angkat.


Bai Hu mengangguk-kan kepala-nya untuk menanggapi pertanyaan Pi Yu. Pi Yu sendiri hanya bisa menghela nafas pelan lalu menatap ke arah langit yang cerah.


Mereka berdua mengobrol bersama di tangga untuk memasuki mansion. Bai Hu dan Pi Yu tidak menyadari kalau 100 singa bayangan Fang Lin sudah berada di kota Fang, Mereka semua kini bersembunyi di balik bayang sambil menjaga makhluk hidup yang berhubungan dengan tuan mereka.


***


3 Hari Kemudian.


Dunia Abyss, Wilayah Yang Tidak Di ketahui.


Hu Jiazhen saat ini sudah hampir membunuh 62 ekor Hyena dan kini hanya tersisa 24 ekor hyena saja dan itu sudah termasuk dengan pemimpin-nya.


Hu Jiazhen hanya bisa tertawa ketika melihat para Hyena mati sia-sia, "Hahahaha.... Terus-lah berlari seperti tikus! Dan aku akan mengejar kalian lalu membakar kalian dengan api panas ini" Teriak Hu Jiazhen sambil mengeluarkan api dari dalam mulut-nya.


Pemimpin Hyena yang mendengar apa yang dikatakan Naga Hitam tersebut hanya bisa berdecak kesal, "Ck, Kita sudah hampir sampai! Jangan menyerah!" Teriak Pemimpin Hyena dengan lantang.


Para Hyena hanya bisa menggelengkan kepala-nya pelan ketika mendengar teriakan pemimpin mereka.


Mereka semua sudah cukup putus asa ketika melihat kematian teman-teman mereka, "Pengecut! Kau hanya-lah pemimpin sampah yang takut akan kematian!" Teriak salah satu Hyena dengan nada penuh amarah.


Mendengar hal tersebut dari salah satu kawanan-nya, Pemimpin Hyena langsung melebar-kan mata-nya, "Apa maksud-mu sialan?! Kau pikir kita dapat mengalahkan-nya?!!" Balas Pemimpin Hyena dengan nada yang cukup keras.


"Cih! Lebih baik mati karena perlawanan, Dari pada lari sambil menunggu kematian seperti ini!" Ucap salah satu Hyena sambil meludah ke tanah.


Hyena tersebut berhenti dari lesatan-nya dan berbalik ke arah Naga Hitam yang sedang melayan di langit. Di sisi lain, Hu Jiazhen juga berhenti ketika melihat Hyena tersebut berhenti, "Perlu kalian ketahui, Jika saja kalian menyerang-ku secara bersamaan dengan jumlah yang sama seperti saat kalian datang, Mungkin aku akan kalah atau terpukul mundur" Ucap Hu Jiazhen sambil tersenyum sinis.


Hyena yang berhenti hanya menggertak-kan gigi-nya kesal, Sedangkan Pemimpin Hyena hanya bisa mengumpati diri-nya yang pengecut dalam hati.


Memang apa yang dikatakan Hu Jiazhen adalah kebenaran, Ia tidak mungkin akan menang melawan 150 ranah Asal Mula dan 1 ranah Holy Dao *5 secara bersamaan, Tetapi itu beda cerita jika mereka sama sekali tidak melawan.


"Bagaimana mungkin monster bodoh seperti-mu bisa menjadi pemimpin?" Tanya Hu Jiazhen memprovokasi saat melihat Pemimpin Hyena sudah cukup jauh dari pandangan-nya.


Pemimpin Hyena yang mendengar-nya hanya bisa berdecak kesal, Ia terus berlari dan mengabaikan kata-kata Naga Hitam tersebut, Dia sudah tau kalau kata-kata yang dikeluarkan Naga Hitam adalah sebuah provokasi.


Di sisi lain, Hu Jiazhen yang mengetahui kalau provokasi-nya tidak berhasil hanya berdecak pelan, Ia lalu melirik ke arah Hyena yang sedang menatap-nya dengan tatapan tajam, "Hmm... Kau tetap akan melawan-ku?" Tanya Hu Jiazhen dengan nada heran.


"Hmph... Tentu, Aku akan mengerahkan seluruh kekuatan-ku" Ucap Hyena tersebut mendengus kesal.


Melihat kepergian Hu Jiazhen, Hyena tersebut tidak berbuat apa-apa selain menghela nafas panjang, Ia sebenarnya hanya mengulur waktu agar teman-temannya dapat kabur tetapi siapa sangka Naga Hitam tersebut menjadi tidak tertarik dan pergi dari sini.


Hyena tersebut kemudian membalik-kan badan-nya, Ia melihat ke arah wilayah-nya dan segera berlari ke sana.


Di sisi lain, Hu Jiazhen hanya menatap kosong di depan-nya sambil melesat terbang dengan kecepatan tinggi, Ia meloloskan mereka semua karena perkataan dari Hyena sebelum-nya mengingatkan-nya pada teman lama-nya.


***


Di Ruang Hampa Tanpa Batas.


Terlihat seorang pria tampan yang mengenakan pakaian putih bercorak emas sedang bermeditasi dengan tenang. Berbagai energi berkumpul di sekeliling Fang Lin, Ruang Hampa yang tadi-nya ruang kosong tanpa energi, Kini menjadi ruangan yang dipenuhi energi yang sangat murni.


Di sekitar tubuh Fang Lin juga terdapat pecahan-pecahan kaca emas, Di dalam pecahan-pecahan kaca tersebut mengandung energi yang sangat murni dan setiap pecahan tersebut masuk ke dalam tubuh Fang Lin maka kekuatan yang dia miliki akan meningkat secara pesat.


Pecahan tersebut juga seperti tidak ada habis-nya karena setiap pecahan yang sudah masuk ke tubuh Fang Lin akan memuncul-kan pecahan lain-nya di udara.


......................


27 Hari Kemudian.


Fang Lin masih menutup mata-nya sambil bermeditasi. Di sekeliling-nya masih terdapat pecahan-pecahan kaca emas yang mengandung energi murni.


Tetapi berbeda dengan sebelum-nya, Saat memasuki hari ke-20 pecahan yang tadi-nya memasuki tubuh Fang Lin setiap menit, Kini berubah menjadi setiap detik dan membuat kekuatan-nya meningkat berkali-kali lebih cepat dari sebelum-nya.


***


Dunia Abyss, Wilayah Yang Tidak Diketahui.


Xiao Chen saat ini masih terus mengikuti para makhluk bayangan yang sedang melesat dengan cepat, Dia sama sekali tidak menyadari kalau posisi-nya sudah diketahui oleh salah satu makhluk bayangan tersebut.


"Aneh... Mereka berlari ke depan tanpa merubah arah sedikit-pun, Terlebih lagi mereka selalu mengabaikan monster lain yang mencoba menyerang mereka" Ucap Xiao Chen dengan nada penuh curiga.


Xiao Chen lalu melepaskan kesadaran-nya hingga ke batas yang dia bisa, Namun diri-nya tidak menemukan sesuatu yang aneh, "Sudah berapa jarak yang sudah aku lewati? 1 Miliyar Kilometer? Ribuan Megameter?" Gumam Xiao Chen menggelengkan kepala-nya pelan. Ia berpikir untuk kembali karena diri-nya sudah terlalu jauh dari istana-nya saat ini.


Namun disaat Xiao Chen ingin menarik kesadaran-nya, Ia dapat melihat sosok naga yang sedang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah barat.


"Hmm... Sepertinya Naga itu cocok untuk dijadikan sebuah hadiah utama dari pertandingan Klan Xiao yang di adakan nanti" Ucap Xiao Chen sambil mengelus-kan dagu-nya.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.