System Sang Immortal

System Sang Immortal
Fang Lin Vs Ah Shui


Melihat Ah Shui yang menciptakan penghalang kedap suara dan mulai membangun rencana membuat Fang Lin tersenyum tipis, ia mengangkat pedang Raja Surgawi yang digenggam di tangan kanan lalu bertanya-tanya, "Apakah aku bisa mengalahkan mereka dengan pedang ini saja?"


Di Multiverse ini Fang Lin adalah seorang Supreme Being tingkat awal, sementara lawannya ada yang berada di Heavenly God tingkat 11 dan 15.


Kalau Fang Lin terlalu main-main dalam pertarungan nanti, mungkin ada sedikit celah bagi mereka untuk memenangkannya.


"Yang paling sulit dilawan adalah Gurita itu, dia hampir mencapai Supreme Being." gumam Fang Lin, lalu pandangannya teralih pada Ah Shui, "Dan kedua adalah orang tua itu, aku cukup yakin dia mempunyai beberapa trik yAng merepotkan."


Fang Lin juga memikirkan, seberapa banyak kemampuan yang harus ia kerahkan untuk pertarungan nanti.


......................


Waktu berlalu dan akhirnya satu jam telah berlalu.


Senyuman di wajah Fang Lin semakin terlihat ketika penghalang yang diciptakan Ah Shui menghilang tepat pada waktunya.


"Sungguh keberanian yang bagus, kupikir mereka akan bersembunyi layaknya tikus." ada sedikit rasa kagum di dalam perkataan Fang Lin.


Fang Lin kemudian mengeluarkan pedang lainnya berwarna perak, pedang tersebut pernah dipakainya sewaktu berada di dunia Evangellion.


Ketika Fang Lin baru saja mengeluarkan pedang perak tersebut, berbagai serangan yang tak terhitung jumlahnya datang padanya dengan sangat cepat.


Fang Lin sedikit terkejut ketika mengetahui hal itu, namun ia menanggapi semua serangan tersebut dengan tenang menggunakan kedua pedangnya.


Serangan yang datang pada Fang Lin terus berlanjut selama kurang dari sepuluh menit hingga akhirnya berhenti.


"Hm?" alis Fang Lin sedikit bereaksi ketika merasakan fluktuasi energi yang begitu kental dari kejauhan sesaat setelah semua serangan berhenti datang padanya.


Tadinya Fang Lin ingin menggunakan Kesadaran Spiritualnya untuk mengetahui apa yang terjadi tetapi niatnya di urungkan saat Laser Pembunuh berwarna merah darah datang kepadanya dengan kecepatan melampaui cahaya.


"Gila!" Fang Lin buru-buru menyilangkan kedua pedangnya di depan dada dan menangkis Laser Pembunuh tersebut.


Bam!


Bunyi ledakan berlangsung ketika Laser Pembunuh itu membentur kedua pedang Fang Lin yang disilangkan itu.


"Wah, benar-benar di luar ekspektasiku." Fang Lin tersenyum, namun senyumannya itu sedikit keras.


Kecepatan lesatan dari Laser Pembunuh itu setidaknya melampaui sepuluh kali kecepatan cahaya, menangkisnya hanya dengan waktu sepersekian detik saja membuat semua orang tau kalau kecepatan reaksi milik Fang Lin benar-benar di luar nalar para Heavenly God.


Di sisi lain, mulut Ah Shui dan kelima Heavenly God lainnya terbuka ketika melihat Fang Lin bisa menangkis serangan yang dilancarkan dari mulut Gurita Iblis Penghisap.


"Apa-apaan itu...? Bukankah kita sudah mengirim kekuatan kita pada serangan milik Gurita Iblis? Tapi, dia bisa menangkisnya dengan mudah?" salah seorang Heavenly God mengungkapkan isi hatinya yang sangat tidak percaya dengan apa yang dilihatnya barusan.


Keempat Heavenly God juga memberikan pendapat yang hampir serupa, sementara Ah Shui hanya memperhatikan dalam diam.


"Aku memang sudah menduganya tapi aku tetap terkejut melihatnya." ucap Ah Shui dalam hati, lalu melanjutinya, "Apakah kami bisa mengalahkan Supreme Being sepertinya?"


Ah Shui mempunyai banyak artefak di dalam Dunia Jiwa-nya akan tetapi ia cukup yakin kalau semua artefak tersebut tidak berguna jika digunakan untuk Fang Lin.


Sementara itu, Fang Lin menyebarkan Kesadaran Spiritualnya untuk mencari tau apa yang akan dilakukan oleh Ah Shui dan lainnya.


"Mereka sungguh berusaha mengalahkanku." Fang Lin terkekeh kecil usai mengatakan itu, kemudian perhatiannya teralih kembali ke Laser Pembunuh yang sedang dirinya tangkis saat ini, "Omong-omong, serangan ini sangat kuat."


Fang Lin hampir menggunakan sebagian kekuatan fisiknya untuk menangkis serangan itu, sebenarnya ia bisa saja dengan mudah keluar dari lintasan Laser Pembunuh hanya saja dirinya ingin mengikuti alur dari rencana Ah Shui.


"Aku mau melihat, ekpresi apa yang dia perlihatkan jika mengetahui kalau semua rencananya gagal padahal sudah berjalan dengan sempurna." Fang Lin tersenyum lebar dan merasa tidak sabar saat memikirkan hal itu, meskipun demikian ia tetap berwaspada kalau seandainya Ah Shui mempunyai trik yang membahayakan dirinya.


Setelah satu menit berlalu dan Laser Pembunuh yang menyerang Fang Lin menghilang, tiba-tiba saja kabut asap berwarna hitam memenuhi area dalam radius satu juta kilometer.


"Hm?" Fang Lin sedikit terkejut ketika mengetahui kalau Kesadaran Spiritualnya yang ia sebarkan sejauh seratus kilometer perlahan memendek, "Sepertinya kabut ini melemahkan Kesadaran Spiritual, ya? Menarik..."


Fang Lin kemudian mengangkat pedang Raja Surgawi ke atas dan angin mulai mengitari dirinya.


Whoooosh!


Seketika hembusan angin yang berasal dari Fang Lin menghilangkan sebagian besar kabut hitam di sana.


"Woah... Benar-benar mengejutkan." ucap Fang Lin ketika mendapati di sekitarnya terdapat monster yang tak terhitung jumlahnya sedang mengelilingi saat ini.


Mulai dari Harimau, Singa, Serigala, Naga, Elang dan bahkan makhluk-makhluk yang hidup di laut juga ada.


"Tapi mereka semua sampah." Fang Lin hanya menemukan beberapa saja yang berada di tingkat Heavenly God sementara sisanya berada di ranah saint dan yang paling lemah adalah Profound Immortal, "Karena semua monster di bawah ranah Saint tidak akan memberikan perlawanan yang bagus, aku akan membunuh kalian terlebih dahulu."


Ketika Fang Lin selesai mengucapkan kata-katanya, semua monster itu mulai melancarkan berbagai serangan kuat dari jarak dekat tanpa peduli dengan dampaknya.


Fang Lin sendiri hanya diam ketika melihat itu, dalam waktu kurang dari satu detik setelah semua monster melancarkan serangan masing-masing, tombak es yang entah berasal dari mana muncul dan menusuk kepala setiap monster di bawah ranah Saint sehingga membuat otak mereka hancur.


Wajah Ah Shui dan kelima Heavenly God lainnya menjadi pucat ketika menyaksikan itu, rasa frustasi dan ketakutan mulai menyelimuti hati mereka.


Fang Lin tentu mengetahui raut wajah yang diperlihatkan oleh Ah Shui dan lima orang lainnya, ia hanya tertawa dalam hati sembari menggelengkan kepalanya.


Kemudian, setelah membunuh semua monster di bawah ranah Saint Fang Lin langsung menghindari semua serangan yang datang kepadanya lalu mulai membantai setiap monster di depannya.


Boom!


Boom!


Boom!


Berbagai bunyi ledakan terjadi selama para monster berusaha membunuh Fang Lin yang sedang membantai mereka, meskipun mereka menang dalam hal jumlah akan tetapi dalam segi lainnya mereka benar-benar kalah telak.


Kurang dari lima menit saja, Fang Lin berhasil membunuh puluhan ribu monster yang memenuhi domain Penjara Es Suci hanya dengan menggunakan kekuatan fisik saja.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.