
"Tinggal sebentar lagi untuk mencapai ranah Dewa Surgawi. Haah... Ini benar-benar melelahkan." Fang Lin menghela nafas panjang saat mengatakannya.
Setelah naik ke ranah Dewa Surgawi, Fang Lin akan membunuh Xu Yuan terlebih dahulu dan setelahnya ia akan kembali ke masa lalu untuk mencari tau sosok yang identitasnya terhapus.
Fang Lin beristirahat selama beberapa menit untuk meregangkan tubuhnya yang tidak bergerak selama puluhan tahun, ketika selesai ia membeli 20 botol Cairan Penyerapan Surgawi.
Dan semua itu menghabiskan 2 miliyar poinnya, meskipun begitu Fang Lin tidak terlalu memikirkannua karena poin miliknya sudah bertambah banyak setelah ia membantai pasukan Alam Dewa.
"Itulah mengapa aku menyukai peperangan..." Fang Lin tersenyum tipis lalu meminum satu persatu botol yang berisi Cairan Penyerapan Surgawi.
Setelah meminum semuanya, Fang Lin melakukan posisi sila seperti sebelumnya dan mulai berkultivasi, ia juga menggunakan Pernafasan Naga seperti biasanya untuk meningkatkan penyerapan Qi-nya.
NOTE: Langsung skip aja ya.
***
Tidak terasa dua puluh tahun kembali berlalu, Fang Lin yang masih berkultivasi di dalam Gua perlahan membuka matanya, suasana hatinya sedikit buruk karena dirinya belum menembus ranah Dewa Surgawi.
"Setidaknya sebentar lagi aku akan naik ke ramah Dewa Surgawi." Gumam Fang Lin dan kemudian berdiri dari posisi silanya.
"Rambutku sudah sangat panjang, haruskah aku memotongnya?" Batin Fang Lin saat melihat rambutnya yang sudah menyentuh lantai es.
Setelah berpikir selama beberapa saat Fang Lin memutuskan untuk memotong rambutnya, ia langsung mengaliri tangannya dengan Qi lalu memotong tiga per empat dari rambutnya tanpa ragu sedikitpun.
Usai memotong rambutnya, Fang Lin langsung membakar rambut yang terpotong, dia melambaikan tangannya ke samping dan muncul cermin yang tidak terlalu besar.
"Ah, rambutku terlihat acak-acakan karna aku tidak memotong dengan benar. Tetapi ya sudahlah, penampilanku yang sekarang tidak akan mengurangi ketampananku." Fang Lin tersenyum bangga saat wajahnya yang begitu tampan di depan cermin.
Fang Lin kemudian menyimpan kembali cermin tersebut ke dalam Inventory lalu mengelus dagunya, "Aku sekarang berada di ranah Dewa Penguasa Level 46, tinggal beberapa langkah lagi untuk menembus Dewa Surgawi. Haruskah aku beristirahat untuk sementara waktu?"
Fang Lin berpikir cukup lama setelah menyelesaikan kata-katanya, hingga akhirnya ia menganggukkan kepalanya sekali, "Ya, sebaiknya aku lakukan. Beberapa tahun terakhir saat aku sedang berkultivasi, kesehatan mentalku menurun... Sudah saatnya untuk bersantai sejenak sebelum melawan Xu Yuan."
Setelah menyelesaikan kata-katanya, Fang Lin langsung menghilang dari sana tanpa jejak. Dia kembali muncul di atas gumpalan awan.
"Keluarlah, Komandan Pasukan Bayangan." Ucap Fang Lin dengan suara pelan dan seketika delapan aura gelap keluar dari bawah kakinya.
Aura gelap tersebut menjadi padat dan menjadi sosok masing-masing. Fang Lin yang melihat mereka berlutut dihadapannya tertawa pelan, "Sepertinya kalian berkembang cukup pesat, bagaimana kabar kalian?"
"Tentu saja kami dalam keadaan baik, tuan." Jawab Xiao Chen cepat dan tentu saja jawaban mewakili ketujuh komandan lainnya.
"Bagus. Aku ada tugas untuk kalian...." Fang Lin berkata lalu mulai menjelaskan tugas yang dimaksud olehnya.
Tugas tersebut adalah mencari lokasi Xu Yuan berada, tentu saja tugas tersebut merupakan hal yang mudah bagi mereka, tetapi Fang Lin mengingatkan untuk waspada setiap saat sebab kita semua tidak tau kekuatan Xu Yuan sekarang.
Para komandan bayangan langsung mengangguki perintah dari Fang Lin, mereka langsung melaksanakan tugas ketika tidak ada lagi yang tuan mereka sampaikan.
Fang Lin menghela nafas panjang melihat kepergian para komandan bayangan, "Haruskah aku kembali ke Dunia Jiwa?" Batinnya sambil mengelus dagu lalu mengangguk pelan.
"Aku akan ke Dunia Jiwa." Ucap Fang Lin dan menghilang dari sana.
***
Fang Lin muncul di salah satu ruangan yang ada di Istana Es, ia tersenyum tipis ketika melihat kedua orang tuanya bersama Shui Ru sedang mengobrol bersama di sebuah kursi panjang yang terbuat dari kayu.
Mereka sama sekali tidak merasakan hawa keberadaan Fang Lin karena pria itu menyembunyikannya. Mereka baru menyadari ketika Fang Lin menyapa mereka.
"Akhirnya kau kembali..." Fang Qin begitu senang dan dia langsung berdiri, begitu juga dengan Xia Mei dan Shui Ru.
Shui Ru langsung berlari ke arah Fang Lin dan memeluknya dengan erat, ia sedikit menangis karena sangat rindu dengan kekasihnya itu.
Fang Qin dan Xia Mei hanya tersenyum lembut ketika melihat keduanya berpelukan, "Sebenarnya kau darimana saja, nak? Kami sudah bertanya kepada Yue, namun dia mengatakan kalau dirimu berkultivasi di Dunia Abyss." Xia Mei tidak bisa menahan rasa penasarannya.
"Benar, bu. Aku memang berkultivasi di Dunia Abyss... Aku ingin mencapai ranah Dewa Surgawi secepat mungkin." Jawab Fang Lin tersenyum dengan Shui Ru yang masih berada dalam pelukannya.
Xia Mei dan Fang Qin mengangguk paham, tidak lama setelahnya Shui Ru melepaskan pelukan, "Kenapa kau tidak pernah mengabariku dan yang lainnya? Setidaknya kabari aku meski hanya beberapa kata." Shui Ru memukul pelan dada Fang Lin, ia sebenarnya sangat kesal karena kekasihnya ini tidak pernah mengabarinya selama 40 tahun terakhir.
Fang Lin tersenyum kecut mendengarnya, "Aku minta maaf..."
"Nak, memangnya kenapa kau ingin cepat-cepat naik ke ranah Dewa Surgawi? Apakah ada sesuatu yang terjadi?" Tanya Fang Qin penasaran.
Fang Lin terdiam sejenak sebelum menceritakan tentang Penghapus Identitas yang terjadi disaat perang melawan Alam Dewa ingin berakhir.
Mendengar cerita yang diceritakan anaknya membuat Fang Qin sedikit terkejut, pantas saja ia dan yang lainnya tidak mengingat alasan Fang Lin memerangi Alam Dewa.
"Lalu bagaimana caramu kembali ke masa lalu? Dan apa yang terjadi denganmu yang sekarang jika kau kembali masa lampau?" Tanya Fang Qin penasaran.
"Aku tidak mengetahui cara untuk kembali ke masa lalu, tetapi Yue mengetahuinya. Dan juga aku tidak tau dengan apa yang terjadi padaku di masa ini, jika aku kembali ke masa lalu." Jawab Fang Lin dengan suara tenang.
Sebenarnya Fang Lin juga ingin menanyakan hal itu kepada Yue, namun ia lupa menanyakan hal tersebut kepadanya.
Fang Qin tidak mengatakan apapun ketika mendengar jawaban anaknya. Suasana menjadi hening selama beberapa saat sebelum Yue muncul di dekat Fang Lin.
"Tuan... Anda kembali." Yue menundukkan badannya.
"Kau mendengar percakapan barusan bukan? Berikan jawabannya..." Fang Lin tanpa basa-basi langsung mengatakannya.
"Baik, tuan." Yue mulai menjelaskan cara untuk kembali ke masa lalu dan apa yang terjadi dengan tuannya di masa sekarang.
Cara untuk kembali ke masa lalu terbilang mudah. Roh Fang Lin hanya perlu keluar dari tubuhnya dan memasuki portal waktu yang Yue buat, bagian sulitnya adalah menahan wujud roh Fang Lin di dalam portal waktu, jika ada kesalahan sedikit saja maka rohnya dipastikan hancur berkeping-keping dan juga High Absolute akan datang ke tempat mereka.
Jika itu semua terjadi maka makhluk yang ada di Dunia Jiwa Fang Lin akan musnah, begitu juga dengan mereka yang terhubung dengannya.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.