System Sang Immortal

System Sang Immortal
Mengembara Di Alam Tanah Kultivator V


Ketika memasuki rumah, Fang Hai langsung menemukan ruang tamu yang ukurannya sangat kecil, matanya kemudian teralih ke sebuah ruangan yang pintunya sedang terbuka.


"Di sana ada putriku, Tuan Muda." Wang Yao tersenyum, lalu melanjutinya, "Saya akan menyiapkan sebuah makanan, anda bisa duduk dan menunggu di sini."


"Baiklah, Paman." Fang Hai mengangguk sembari tersenyum tipis, ia terdiam sejenak menatap ruangan yang terbuka itu dan rasa penasarannya menjadi sangat tinggi, "Kalau aku melihat-lihat sepertinya tidak ada masalah."


Fang Hai melangkahkan kakinya ke ruangan tersebut, dan pada saat dirinya masuk-- nafasnya langsung tertahan ketika melihat ruangan itu sangatlah berantakan.


"Kenapa paman tidak pernah membersihkannya?" Fang Hai bertanya-tanya dalam hati, pandangannya kemudian mengedar dan alisnya sedikit mengerut ketika menemukan seorang anak perempuan sepantarannya yang lehernya diikat oleh rantai besi, "Apa-apaan?"


"Tuan muda, kamu seharusnya tidak sembarangan masuk ke kamar orang lain."


Bukk!


Fang Hai tidak sempat beraksi, ia merasakan ada sesuatu yang keras mengenai lehernya dan membuat pandangannya menjadi kabur lalu gelap gulita.


"Ugh... Di mana aku?" suara Fang Hai bergetar, ia mengangkat kepalanya dan begitu terkejut saat melihat seorang anak perempuan dengan wajah seram sedang menggeram padanya, "Uakkh! Siapa kau!"


Fang Hai ingin bergerak, tetapi ia tidak bisa melakukan apapun karena tangan dan kakinya telah diikat oleh sebuah rantai.


"Grrr..." perempuan yang ada di depan Fang Hai terus menggeram layaknya seekor anjing.


Fang Hai sendiri baru menyadari kalau perempuan tersebut adalah perempuan yang ia lihat sebelum pingsan.


"Anda ternyata sudah bangun, Tuan muda."


Tiba-tiba saja suara Wang Yao terdengar dan membuat Fang Hai menoleh ke arah sumber suara tersebut, matanya melebar ketika melihat pria paruh baya itu berdiri tepat di pintu masuk dan memegang sebuah jarum suntik.


"Paman! Kenapa kau melakukan ini?!" Fang Hai bertanya dengan suara yang cukup lantang, perasaan marah sekarang muncul di hatinya.


Wang Yao memasang raut wajah tanpa ekspresi dan menjawab, "Tentu saja karena Tuan muda telah lancang masuk ke dalam ruangan orang lain tanpa ijin, dan Tuan muda juga sudah melihat kondisi putri saya."


Fang Hai mengerutkan alis ketika mendengar itu, "Lalu kenapa jika aku melihat kondisi putrimu?! Aku juga tidak akan melakukan apa-apa karena hal itu bukan termasuk dalam urusanku!" ucap Fang Hai membela diri, di saat yang bersamaan ia berusaha untuk memutuskan rantai yang mengikat tangannya.


Wang Yao tertawa kecil mendengarnya, "Tidak berbuat apa-apa? Ayolah, Tuan muda. Memangnya anda pikir saya sebodoh itu?" Wang Yao menggelengkan kepalanya pelan, ia melangkahkan kakinya maju ke depan dan membuat jantung Fang Hai berdebar kencang.


"Kenapa rantai ini sangat sulit diputuskan?!" Fang Hai benar-benar merasa kesal, padahal ia sudah mencoba menggunakan Qi akan tetapi semua usaha yang ia lakukan sia-sia.


"Kalau Tuan muda berusaha untuk memutuskan rantai yang mengikat tangan dan kaki anda, lebih baik lupakan saja." Wang Yao berjalan melewati Fang Hai, "Sebab rantai itu bisa menahan seorang kultivator yang berada di ranah Jendral Elit sekalipun."


Fang Hai hanya melebarkan mata, ia menyaksikan Wang Yao yang sedang berusaha menenangkan anak perempuan gila di dekatnya, lalu menyuntikkan jarum suntik ke lehernya.


"Nama putriku adalah Li Shua. Dia adalah seorang anak perempuan normal pada umumnya... Namun semua itu berubah ketika Kultivator pengembara yang kuceritakan sebelumnya datang ke desa." raut wajah Wang Yao berubah menjadi dingin, "Kejadiannya sudah terjadi satu tahun lalu... Perempuan yang berusaha diperkosa oleh Kultivator pengembara itu adalah anakku sendiri, usaha yang dia lakukan memang tidak berhasil tetapi dia melemparkan sebuah serbuk aneh pada Putriku dan membuatnya menjadi gila seiring berjalannya waktu."


Fang Hai tidak bisa untuk tidak terkejut mendengarnya, mulutnya terbuka dan merasa tak percaya dengan apa yang didengarnya barusan.


"Tuan muda, maafkan aku... Namun aku sudah tidak bisa lagi membiarkanmu pergi." Wang Yao mengambil sebuah tongkat besi yang ada di lantai dan memegangnya dengan erat, "Karena anda seorang Kultivator, pastinya anda mempunyai banyak uang ataupun barang-barang berharga. Jadi, saya akan membunuh anda dan memakai semua harta yang anda miliki untuk berobat putriku." Wang Yao memegang tongkat besi menggunakan kedua tangannya, tubuhnya bergetar karena ia merasa bersalah jika harus membunuh seorang anak laki-laki sepantaran putrinya itu demi kepentingan dirinya sendiri.


"Aku bisa menyembuhkan putrimu, paman." ucap Fang Hai dengan raut wajah serius, butiran keringat dingin mengalir di pipinya, "Tapi jika paman membunuhku, aku tidak yakin putrimu akan sembuh."


Suasana menjadi hening ketika Fang Hai selesai mengatakan itu. Wang Yao menatap anak laki-laki di depannya dalam diam, ia mulai merasa ragu untuk membunuh Fang Hai.


Sebelum Wang Yao mengatakan sesuatu, Fang Hai lebih dulu berbicara, "Aku bisa meledakkan diri dalam waktu kurang dari lima detik, jika paman masih berniat membunuhku maka lebih bagus kita mati bersama."


Ucapan yang dilontarkan Fang Hai membuat Wang Yao mundur beberapa langkah, raut wajahnya tampak terkejut dan berpikir kalau anak laki-laki itu sedang tidak berbohong, "Dari yang kudengar, Kultivator memang bisa meledakkan dirinya. Namun proses saat melakukan itu sangat menyakitkan, jadi sangat jarang ada kultivator yang berani melakukannya." pikir Wang Yao serius.


"Percayalah padaku, paman. Kalau paman melepaskanku, aku sama sekali tidak akan menaruh dendam..." Fang Hai berusaha meyakinkan pria paruh baya di depannya.


Wang Yao sendiri berpikir sejenak, ada banyak keraguan yang terlihat jelas di wajahnya. Ia merapatkan giginya, lalu menatap Fang Hai dengan tatapan serius, "Bagaimana jika kau melanggar perkataanmu dan malah membunuhku serta putriku."


"Aku bersumpah pada langit akan mati tersambar petir jika aku membunuh paman dan putri paman!" ucap Fang Hai dengan suara lantang.


Keraguan Wang Yao untuk membunuh Fang Lin semakin runtuh, ketika ia ingin mengatakan sesuatu-- ada suara teriakan dari luar rumahnya.


"Lari~! Lari~! Ada kelompok kultivator yang menyerang!"


Suara teriak tersebut membuat Wang Yao sangat terkejut, ia langsung berlari ke luar ruangan dan mencari tau situasi di luar dari balik jendela.


"Sialan!" Wang Yao mengumpat saat menemukan ada lebih dari sepuluh orang yang sedan membunuh para warga desa.


Tanpa banyak berpikir lagi, Wang Yao kembali ke ruangannya dan ia melepaskan rantai besi yang mengikat kaki dan tangan Fang Hai.


Tentu saja Fang Hai menjadi kebingungan karena hal itu, belum sempat ia menanyakan apa yang terjadi-- pintu rumah Wang Yao didobrak oleh seseorang.


"Hayoo~ Ada seseorang kah di sini?" sebuah suara serak pria terdengar.


"Mereka sepertinya para bandit, dan sekarang sedang menjarah desa." Wang Yao menjelaskan sesingkat mungkin, dan ia berhasil melepaskan rantai yang mengikat kaki serta tangan Fang Hai.


"Terima kasih paman karena sudah melepaskanku..." Fang Hai tersenyum tipis, lalu melanjutinya, "Paman tenang saja, aku akan melindungi kalian dari mereka."


Wang Yao hanya mengangguk cepat dan di saat yang bersamaan perasaan bersalah muncul di hatinya, padahal Fang Hai sangat baik padanya tetapi kenapa ia berusaha membunuhnya?


"Maafkan aku, Tuan muda. Aku pasti akan membalas hal ini" gumam Wang Yao saat melihat Fang Hai sudah pergi ke luar ruangan.


Wang Yao menghampiri putrinya sambil memegang tongkat besi untuk berjaga-jaga.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.