System Sang Immortal

System Sang Immortal
Identitas Asli Yun Xuenqi


Yun Xuenqi mau tak mau menjelaskan identitas aslinya agar Xue Hua tidak salah paham. Yun Xuenqi adalah seorang putri tunggal dari Patriark yang memimpin sebuah sekte aliran hitam terbesar di dunia, sekte Darah Iblis.


Yun Xuenqi seorang anak jenius yang hanya lahir satu juta tahun sekali, dia mempunyai tubuh spesial yang bernama 'Demon Empress' disertai kemampuannya yang dapat menghafal apa saja dalam sekali lihat.


Selama ribuan tahun hidup, Yun Xuenqi adalah seorang wanita pembunuh berdarah dingin, tidak takut dengan siapapun dan sering mengacaukan dunia. Karena hal itu, banyak orang-orang yang berasal dari sekte Aliran Putih mengincar nyawa Yun Xuenqi dan melakukan percobaan pembunuhan yang tak terhitung jumlahnya.


Saat mendengar anaknya menjadi buronan banyak orang, Yun Shao selaku ayah dari Yun Xuenqi langsung membentuk sebuah kelompok yang disebut sebagai 'Ghoul', mereka diisi oleh orang-orang kepercayaan Yun Shao yang berbakat. Tugas mereka adalah melindungi Yun Xuenqi dari seluruh ancaman yang ada, informasi tentang keberadaan mereka dengan sengaja dibocorkan dan membuat orang-orang yang memburu Yun Xuenqi berkurang drastis karena tidak mau mengambil resiko besar.


Xue Hua menahan nafas ketika mengetahui identitas Yun Xuenqi sebenarnya, perasaan marah muncul di hatinya karena merasa telah dibohongi selama bertahun-tahun lamanya.


"Saudari Hua, aku paham kalau kamu marah... Tapi, aku terpaksa menyembunyikannya karena tidak mau kamu menjauh setelah mengetahui identitasku." Yun Xuenqi menggenggam kedua tangan wanita cantik berambut perak di depannya, suaranya lemas karena merasa begitu bersalah.


Xue Hua terdiam cukup lama dengan raut wajah yang rumit, dia kemudian menarik nafasnya dalam-dalam lalu mengeluarkannya secara perlahan, "Baiklah... Aku mengerti, saudari Yun." Xue Hua tersenyum lalu memeluk Yun Xuenqi, "Namun setelah ini, tidak boleh ada kebohongan di antara kita..."


Yun Xuenqi menghela nafas lega, lalu mengangguk pelan sambil tersenyum, "Baiklah..."


***


Setelah cukup lama mengobrol, Xue Hua kemudian pamit karena ingin bertemu seseorang lagi.


"Fang Gege, ayo kita pergi ke markas sementara Aliran Putih!" Ucap Xue Hua sambil menatap kekasihnya itu.


Fang Lin menaikkan alisnya dan bertanya, "Apa kamu berniat untuk mengucapkan perpisahan juga? Bukankah aku sudah menjelaskan kalau kamu bisa keluar masuk dari Dunia Jiwaku sesuka hatimu?"


Xue Hua menggelengkan kepalanya cepat, "Tidak, bukan begitu. Aku hanya ingin memberitahu pada kakak Bing kalau aku tidak akan mampir ke tempatnya dalam waktu yang lama..." Jawab Xue Hua memberitahu.


"Kakak Bing? Maksudmu Bing Feng?" Tanya Fang Lin memastikan.


"Benar..."


Fang Lin menggaruk kepalanya pelan lalu menatap Qiao Yu yang ada di sebelahnya, "Apa harus kuberitahu?"


"Beritahu saja kalau kamu membuat kekacauan di sana..." Jawab Qiao Yu sambil tersenyum mengejek.


Fang Lin menepuk jidatnya, sedangkan Xue Hua sedikit mengerutkan alisnya, "Apa maksudnya, saudari Yu?"


Qiao Yu membuka mulutnya dan ingin mengatakan sesuatu, tetapi Fang Lin langsung menutup mulut wanita cantik itu dan berkata, "Ekhm... Biar aku saja yang menjelaskannya."


Fang Lin menarik nafasnya cukup dalam lalu menjelaskan kejadian saat dirinya datang ke markas sementara Aliran Putih dengan tujuan menjemput Xue Hua.


.....


Xue Hua menahan nafasnya saat mendengar cerita Fang Lin, ia menghela nafas panjang dan memijat keningnya yang mulai terasa sakit, "Fang Gege... Kamu jahat sekali." Ucap Xue Hua sambil menggeleng pelan.


Fang Lin tersenyum canggung, "Hehehe... Maafkan aku, Hua'er. Lagipula dia sepertinya adalah tipe orang yang tidak bisa diajak bicara, jadi lebih baik aku menggunakan kekerasan saja..." Ucap Fang Lin berusaha membela dirinya.


"Ya sudahlah tidak perlu dipermasalahkan lebih jauh... Ayo kita pergi ke tempat Kakak Bing, dan pastikan kamu minta maaf padanya." Xue Hua memberikan tatapan tajam pada Fang Lin saat mengatakan itu.


Fang Lin menelan ludahnya dengan kasar sebelum mengangguk cepat.


"Saudari Yun, aku pergi dulu. Jaga kesehatan, ya!" Xue Hua mengucapkan selamat tinggal untuk terakhir kalinya.


Yun Xuenqi mengangguk pelan, dirinya masih dalam keadaan tercengang saat mendengar cerita Fang Lin.


"Apakah itu cerita asli?" Yun Xuenqi bergumam setelah Fang Lin, Qiao Yu dan Xue Hua menghilang dari hadapannya dalam sekejap.


***


Setelah rapat selesai, Bing Feng langsung pergi dari ruangan itu dengan perasaan marah. Heavenly Yuang Chong memutuskan untuk tidak mempermasalahkan hal itu lebih jauh karena tingkat kekuatan Fang Lin yang tidak bisa diukur.


Sementara untuk masalah Xue Hua yang diculik, Heavenly Yuang Chong akan berusaha menggunakan koneksinya untuk menemukan keberadaan Xue Hua.


Tentu saja hasil dari rapat tersebut tidak memuaskan Bing Feng, namun dirinya tidak dapat berbuat banyak dan mau tak mau menunggu Heavenly Yuang Chong memberikan kabar.


"Bing Feng, tolong tunggu sebentar..."


Suara dari belakang Bing Feng membuatnya berhenti, dia berbalik dan mendapati Yuang Chong yang sedang berjalan bersama dengan Ji Shaolong.


"Ada apa memanggil saya, ketua Yuang Chong?" Tanya Bing Feng sambil memberi salam.


"Aku ingin berbicara denganmu tentang suatu hal yang cukup penting..." Yuang Chong mengibaskan tangannya secara diagonal dan robekan dimensi muncul di depannya, "Ikuti aku..."


Bing Feng sedikit kebingungan namun tanpa banyak bertanya dia memasuki robekan dimensi itu setelah Ji Shaolong.


***


Kekosongan tanpa batas.


"Kenapa ketua penasaran dengan itu?" Bing Feng mengangkat alisnya dan merasa penasaran.


"Aku ingin memastikan sesuatu..." Jawab Yuang Chong dengan raut wajah serius.


Bing Feng terdiam lalu memandangi Ji Shaolong sejenak, ia menghela nafas panjang dan mulai menjelaskan ciri-ciri Fang Lin dengan rinci.


Raut wajah Yuang Chong menjadi buruk setelah Bing Feng menjelaskan ciri-ciri Fang Lin, tentu saja itu menarik perhatian Ji Shaolong dan Bing Feng.


"Sepertinya ketua mengenali dia, siapa sebenarnya dia?" Tanya Ji Shaolong penasaran, Bing Feng juga menanyakan hal yang sama.


Yuang Chong terdiam cukup lama sebelum menghela nafas panjang, saat mulutnya terbuka dan ingin mengatakan sesuatu, tiba-tiba saja muncul orang asing di dimensinya.


"Wah, wah. Kekosongan? Apa yang sedang kalian lakukan di sini?"


Yuang Chong, Bing Feng dan Ji Shaolong langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut, mata mereka melebar dengan sempurna saat melihat keberadaan Fang Lin bersama dengan Xue Hua dan Qiao Yu.


"Kau!!" Bing Feng mengeluarkan aura dingin yang begitu dahsyat dari tubuhnya, berbeda dengan Ji Shaolong yang menunjukkan ekspresi ketakutan.


"Wah... Kau begitu agresif. Apa kau tidak melihat dia?" Fang Lin menepuk pelan kepala Xue Hua sambil tersenyum tipis.


Bing Feng semakin marah ketika melihat itu, "Lepaskan tanganmu dari kepalanya!"


"Tunggu Kakak Bing! Berhenti!" Xue Hua melangkah maju sambil mengangkat kedua tangannya, "Tenang dulu, kakak Bing. Ada sesuatu yang ingin kusampaikan..."


"Sampaikan itu nanti, Hua'er! Aku harus membunuh bajingan yang menculikmu dulu!"


Bing Feng berniat maju setelah menyelesaikan kata-katanya, namun sebuah aura tiba-tiba saja muncul dan membuatnya berlutut.


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.