System Sang Immortal

System Sang Immortal
Pelelangan Budak II


Pelelangan budak, Sebuah pelelangan yang di lakukan beberapa tahun sekali dan secara kebetulan Fang Lin mengikuti acara pelelangan tersebut.


Di pelelangan budak, Mereka tidak hanya menjual ras manusia saja melainkan ras monster dan juga ras iblis. Tidak ada yang tau dari mana mereka mendapatkan seorang iblis, Tetapi yang pasti terdapat seseorang atau organisasi yang mengendalikan tempat ini.


Fang Lin saat ini sedang berada di kursi bagian depan dan terdapat sebuah meja kecil di depan-nya, Ia lalu melirik ke kursi sebelah-nya dan melihat beberapa kultivator kuat juga bangsawan yang terlihat mempunyai pengaruh.


Fang Lin hanya diam lalu menutup mata-nya sambil menyilang-kan kedua tangan-nya di depan dada, "Sepertinya pelelangan budak ini menarik perhatian bangsawan dan juga kultivator yang cukup kuat" Batin Fang Lin pelan. Ia saat ini memilih untuk menunggu pelelangan di mulai.


Beberapa menit kemudian, Seorang pria tampan berambut hitam muncul dari belakang panggung, Ia tersenyum lebar lalu menunduk-kan kepala-nya sedikit, "Perkenal-kan, Saya adalah Manajer A! Dan saya akan memimpin pelelangan kali ini" Ucap Manajer A dengan lantang dan membuat suara-nya menggema.


Semua orang yang tadi-nya mengobrol satu sama lain, Kini menjadi terdiam setelah melihat Manajer A yang berada di tengah panggung.


Manajer A yang melihat semua orang terdiam hanya mengangguk-kan kepala-nya, "Kalau begitu... Sebelum saya memulai pelelangan ini, Saya akan menjelaskan peraturan mutlak yang harus di patuhi untuk mengikuti pelelangan ini" Ucap Manajer A lalu mulai menjelaskan peraturan-nya.


"Oh ya... Sebelum itu"


~Whoooshhh~


Aura Half-Immortal putih keluar dari tubuh Manajer A dan hampir membuat semua orang merasakan intimidasi dari aura tersebut.


Manajer A tersenyum tipis ketika melihat hampir dari mereka semua terintimidasi dengan aura-nya, Meskipun diri-nya tau ada beberapa orang yang tidak terancam dengan aura-nya.


"Kalau begitu, Pertaruran pertama! Dilarang bagi kalian untuk mengancam peserta lain. Di sini aku Manajer A yang memiliki kekuasaan tertinggi disini, Jadi jika kalian mengancam peserta lain-nya lewat kekuatan maupun kekuasaan, Aku tidak akan segan untuk mengusir kalian"


"Peraturan kedua, Kalian hanya dapat menawarkan 2 kali lipat dari harga awal"


"Peraturan ketiga, Kalian dilarang membatal-kan pesanan atau kalian akan menanggung konsekuensi-nya"


"Peraturan terakhir, Kalian tidak boleh memegang budak yang belum kalian beli, Kecuali kalau kalian sudah memesan-nya"


Manajer A langsung terdiam setelah menjelaskan peraturan yang harus di patuhi, Ia lalu melihat ke arah para peserta kemudian tersenyum tipis, "Lelang kali ini hanya akan ada 20 budak di tampil-kan, Tetapi mereka semua adalah budak yang kuat dan juga pintar!"


"Kami juga mempunyai 1 budak spesial bergender wanita, Dia memiliki rupa cantik namun memiliki bentuk telinga yang aneh. Meskipun begitu dia pandai dalam menggunakan sihir!" Ucap Manajer A dengan lantang dan membuat para peserta bergemuruh.


"Whoaaa... Apakah itu ras baru?"


"Pandai menggunakan sihir? Sial, Aku harus mendapatkan-nya"


"Rupa yang cantik? Hehehe... Seperti-nya aku akan memiliki budak baru yang bagus"


Para peserta bersaksi berbeda-beda ketika mendengar apa yang dikatakan Manajer A, Mereka semua berniat untuk membeli budak wanita tersebut dengan alasan yang berbeda-beda.


Di sisi lain, Fang Lin juga ikut terkejut dengan perkataan Manajer A, Ia tertarik dengan budak wanita tersebut dikarenakan dia dapat menguasai sebuah sihir.


"Seseorang yang pandai dalam menggunakan sihir? Menarik..." Gumam Fang Lin sambil berpikir untuk menjadikan budak tersebut sebagai bawahan inti-nya nanti.


Melihat reaksi para peserta, Manajer A hanya bisa tersenyum lebar, Ia yakin pelelangan ini akan menjadi ladang uang sebentar lagi.


"Baiklah... Tidak perlu berlama-lama lagi, Mari kita memulai pelelangan budak ini!"


Ucapan Manajer A langsung disambut dengan tepuk tangan meriah, Mereka semua kini sudah tidak sabar dengan budak yang akan di tunjuk-kan oleh organisasi Pasir Hitam.


Manajer A hanya tersenyum lebar lalu menaruh satu jari-nya di depan bibir-nya seolah menandakan untuk berhenti.


Seketika suasana langsung menjadi sepi ketika Manajer A memberikan tanda seperti itu. Manajer A sendiri yang melihat para peserta sudah mulai diam langsung menjentik-kan jari-nya.


~Klik~


Seorang algojo besar tiba-tiba muncul dari belakang panggung sambil mengangkat sebuah penjara besi yang kini sedang mengurung seorang pria coklat bertubuh kurus.


"Budak pertama... Seorang pria ranah Raja yang memiliki bakat dalam memakai tombak. Dulu dia adalah seorang Kultivator ahli tombak yang dapat mengalahkan tingkat kaisar sekalipun, Namun semua usaha-nya sia-sia karena kedua kaki-nya telah ku potong" Ucap Manajer A santai.


"Meskipun begitu Kalian jangan khawatir, Kalian akan diberikan pil regenerasi untuk menumbuhkan kaki orang ini, Namun resiko-nya dia akan melawan bahkan membunuh kalian" Lanjut Manajer A sambil tersenyum.


"Jadi... Tawarkan harga kalian, Dimulai dari 300 koin emas!" Ucap Manajer A dengan lantang.


"600!"


"900!"


"1.200!"


Tawaran terus-menerus naik, Mereka seperti tidak peduli dengan koin emas yang mereka keluar-kan, Seakan koin emas tersebut bisa didapat-kan dengan mudah.


.....


Hingga akhir-nya tawaran tersebut berhenti di angka 6.900 koin emas. Manajer A yang merasa kalau tidak ada lagi yang menawar langsung mengetuk meja dengan palu kayu di dekat-nya.


~Tok~


~Tok~


~Tok~


Palu tersebut di ketok 3 kali dan menandakan kalau budak tersebut telah terjual.


"Peserta no.3 telah mendapatkan budak pertama! Pembayaran akan diselesaikan saat pelelangan ini selesai" Ucap Manajer A lalu memberi tanda untuk membawa budak lain-nya.


Algojo yang mengetahui tanda tersebut sedikit menunduk-kan kepala-nya, Ia lalu mengangkat penjara besi yang di-isi budak pertama dan membawa-nya ke belakang panggung.


Beberapa saat kemudian, Algojo tersebut kembai sambil membawa penjara besi yang mengangkut budak lain-nya.


Manajer A menyuruh algojo sedikit menjauh dari penjara besi lalu mulai memberikan detail tentang budak yang baru di bawa tersebut.


Hampir 30 menit Fang Lin mengamati budak-budak yang di tunjuk-kan oleh mereka, Namun dia tidak tertarik dengan mereka semua dan masih memikirkan budak spesial sebelum-nya.


"Kuharap dia sesuai dengan ekspetasi-ku" Gumam Fang Lin pelan. Ia penasaran dengan orang yang dapat menguasai sebuah sihir, Terlebih lagi Manajer A bilang kalau budak wanita tersebut 'Pandai' menggunakan sihir dan hal itu membuat-nya semakin tertarik.


Fang Lin akan membeli budak tersebut dengan harga mahal atau menghancurkan organisasi yang dia pijaki saat ini, Meskipun diri-nya tertarik dengan budak wanita itu, Namun dia tidak akan melupakan tujuan utama-nya datang ke sini.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.