System Sang Immortal

System Sang Immortal
Keterkejutan Penghuni Hutan Terlarang


Fang Lin saat ini sedang memberitahu ke seluruh penghuni hutan, Bahwa pria berjubah putih yang sedang melayang ini adalah Harimau Putih.


Tentu pernyataan dari Fang Lin membuat mereka terkejut, "Um... Tuan, Apakah dia benar Harimau Putih?" Tanya Naga Hitam mencoba memastikan. Ia bukan tidak percaya dengan tuannya, Akan tetapi wujud dan kultivasi dari Harimau Putih sangatlah berbeda jauh dari beberapa jam sebelumnya.


Fang Lin yang mendengar itu hanya tersenyum tipis, Ia lalu menceritakan semua kejadiannya saat dia dan Harimau Putih berada di dalam array yang dia buat.


.....


Semua penghuni yang sedang berada disana tentu terkejut ketika mendengar cerita Fang Lin, Mereka lalu secara bersamaan menatap pemuda berjubah putih yang sedang melayang itu dengan tatapan tidak percaya.


"Kalian tidak perlu seperti itu, Akan ada saatnya kalian menjadi kuat seperti Harimau Putih" Ucap Fang Lin pelan, Namun terdengar ke seluruh penjuru Hutan Terlarang.


Para penghuni hutan terlarang hanya menganggukkan kepalanya mendengar itu, Sedikit suara gemuruh terdengar akibat bisikan-bisikan dari para penghuni Hutan Terlarang.


"Bukannya aku tidak percaya dengan tuan-ku yang baru, Akan tetapi aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencapai ranah yang tinggi"


"Em... Kau benar, Bisa dibilang aku juga tidak memiliki bakat yang bagus untuk berkultivasi"


"Hey! Kalian jangan berbicara seperti itu, Hargai tuan kita yang baru, Meski kalian tidak percaya dengan perkataannya tetapi kalian harus percaya diri untuk mencapai ranah tertinggi!"


Mendengar beberapa bisikan seperti itu Fang Lin hanya tersenyum tipis, Sedangkan orang-orang yang mengenalnya dengan dekat hanya tersenyum.


Orang-orang terdekat Fang Lin tau, Kalau Fang Lin tidak akan pernah berbohong dengan ucapannya, Meskipun kebiasaan buruknya adalah mengingkari janji, Akan tetapi apa yang diucapkan Fang Lin bukanlah janji melainkan kebenaran yang akan terjadi di masa depan.


.....


Beberapa saat setelah Fang Lin mengumumkan hal-hal yang penting kepada penghuni Hutan Terlarang, Ia kemudian membubarkan mereka dan kini hanya tersisa Ayahnya, Mue Lian, Shui Ru, Pi Yu, Yang Jian, Guo Ren, Naga Hitam dan Harimau Putih yang sedang pingsan.


Fang Lin lalu melihat ke arah Naga Hitam yang saat ini sedang mengecilkan tubuhnya.


~Whooops~


Kini tubuh Naga Hitam sudah sekecil anak ular dan membuatnya terlihat lucu dengan wujud seperti itu.


Naga Hitam langsung mendarat di pundak tuannya dan memindahkan diri dari yang sebelumnya berada di pundak kiri, Kini dirinya berada di pundak kanan.


Di sisi lain, Mata Mue Lian berbinar-binar ketika melihat perubahan wujud dari Naga Hitam, Ia lalu mendekati Fang Lin dan menangkap Naga Hitam yang sedang melilitkan badannya.


"N-nona, Apa yang kau lakukan?" Tanya Naga Hitam yang kini sudah berada di tangan Mue Lian.


Mue Lian yang mendengar itu langsung tersenyum lebar, Kemudian menggenggam erat Naga Hitam, "Hehehe... Kalau kau sedang dalam wujud ini, Kau harus bersamaku" Ucap Mue Lian sambil mengeluskan kepala Naga Hitam dengan satu jarinya.


Naga Hitam yang mendengar itu langsung terkejut, Dengan nada sesak dia mengatakan sambil menatap tuannya, "T-tuan... T-tolong bantu aku..." Ucap Naga Hitam dengan wajah memelas.


Fang Lin yang tidak tega melihat wajah melas Naga Hitam hanya menganggukkan kepalanya pelan, Lalu mulai melihat ke arah Mue Lian.


Fang Lin menelan ludah kasarnya saat mendapatkan tatapan tajam dari Mue Lian, Ia dengan segera menatap Naga Hitam lalu menggelengkan kepalanya pasrah.


Melihat tuannya tidak ingin menolongnya, Naga Hitam hanya pasrah dan membiarkan tubuh kecilnya dimainkan oleh Mue Lian.


Fang Lin mengalihkan pandangannya ke arah ayahnya kemudian tersenyum, "Ck... Ck... Hanya dalam beberapa tahun, Ayah sudah mencapai ranah Kaisar *3" Decak pelan Fang Lin sambil menatap ayahnya dengan bangga.


"Memang bakat yang ayah miliki tidak boleh diremehkan" Timpal Fang Lin dan membuat Fang Qin menggosokkan bawah hidungnya pelan dengan satu jari.


"Heh... Ayahmu ini memiliki banyak bakat, Namun kau belum mengetahui semuanya" Jawab Fang Qin dengan nada sedikit sombong.


Mendengar perkataan ayahnya, Fang Lin hanya tertawa pelan, "Hahaha... Baiklah... Baiklah, Sekarang Apakah ayah ingin melanjutkan kultivasi atau ingin bersamaku ke gua?" Tanya Fang Lin.


"Ayah akan berkultivasi saja, Karena ayah ingin mengembalikan kekuatan yang dulu pernah ayah capai" Ucap Fang Qin saat mendengar pilihan dari anaknya.


Fang Lin yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya pelan, "Pi Yu, Tolong temani ayahku berkultivasi" Ucap Fang Lin sambil melirik ke arah Pi Yu.


Pi Yu yang mendengar itu langsung menundukkan kepalanya, "Sesuai keinginan tuan" Jawab Pi Yu sambil berjalan mendekati Fang Qin.


Fang Qin yang melihat kedatangan Pi Yu hanya tersenyum, Ia lalu berpamitan, "Baiklah... Ayah pergi dulu" Ucap Fang Qin dan diangguki oleh Fang Lin.


~Whooshhh~


Dalam sekejap, Fang Qin dan Pi Yu menghilang dari sana. Di sisi lain, Fang Lin langsung mengalihkan pandangannya ke dua bawahannya, "Yang Jian, Guo Ren lama tidak berjumpa" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Sedangkan mereka berdua yang mendengar itu langsung menundukkan kepalanya, "Kami menghadap ke tuan" Ucap mereka berdua serempak.


Fang Lin kemudian melihat kultivasi kedua bawahannya dan berdecak kagum, "Kalian juga sudah meningkat dengan pesat, Terutama kau Yang Jian" Ucap Fang Lin berdecak kagum saat melihat kultivasi Yang Jian yang kini sudah berada di Half-Immortal bertanda hitam.


Sedangkan Guo Ren kini sudah berada di tingkat Asal Mula *1, "Itu semua berkat sumber daya yang tuan berikan dan kepadatan Qi yang ada di dunia ini" Ucap Yang Jian sambil tersenyum.


"Hohoho... Apa yang dikatakan saudara Jian benar tuan, Jika saja kami tidak berada di dunia ini dan tidak memiliki sumber daya, Mungkin kami belum naik satu tingkat" Ucap Guo Ren sambil mengelus-elus jenggotnya yang panjang.


Fang Lin hanya tersenyum mendengar itu, "Kalian sudah berusaha keras untuk menjadi kuat" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Dia lalu melanjutkan perkataannya, "Jika kalian sudah berada di tingkat True God, Aku akan membiarkan kalian bersama-ku lagi" Lanjut Fang Lin sambil tersenyum.


Perkataan Fang Lin tentu membuat mereka berdua terkejut, "T-tuan, Bukankah untuk mencapai ranah itu membutuhkan waktu yang sangat lama?" Tanya Yang Jian terbata-bata. Meskipun dirinya mendapatkan sumber daya yang banyak dan berada di tempat yang memiliki kepadatan Qi 100x lipat dari biasanya, Namun untuk mencapai hal tersebut masih sangatlah lama dan membutuhkan waktu puluhan ribu tahun.


Fang Lin yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Aku akan memberikan kalian sesuatu yang dapat meningkatkan kultivasi kalian dengan cepat" Jawab Fang Lin pelan.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.