
"Tuan, bagaimana denganku? Kenapa aku tidak berada di tim manapun" Naga Putih yang ada di pundak Bai Hu bertanya di sela-sela rapat.
"Kau akan ikut denganku atau lebih tepatnya kau akan menjaga Diao Chan serta Sylvia disaat aku mengambil alih Kerajaan XuHuan." Fang Lin menjawab dengan cepat, "Kau bisa merubah wujud mu menjadi manusia bukan?" Timpal Fang Lin bertanya.
Naga Putih menganggukkan kepalanya dan dengan segera melompat turun dari pundak Bai Hu.
Singggg!
Cahaya putih terang keluar dari Naga Putih yang berukuran kurang dari 1 meter itu dan perlahan cahaya tersebut meredup hingga memperlihatkan sosok wanita cantik berumur 30-an muncul tidak jauh dari Bai Hu.
Semua orang yang ada di sana kecuali Fang Lin dan Diablo terkejut dalam hati ketika melihat sosok wanita itu memakai gaun yang cukup terbuka, "Ini wujud manusia saya, tuan..." Naga Putih menundukkan badannya ketika mengatakan itu.
"Bagus. Apakah kau mempunyai sebuah nama?" Fang Lin bertanya dengan nada penasaran, jika perempuan itu belum mempunyai nama biarkan dirinya saja yang memberikan nama.
Naga Putih menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Belum tuan..."
"Em, kalau begitu apakah kau bersedia jika aku memberikanmu sebuah nama?" Fang Lin kembali bertanya.
"Tentu saya bersedia tuan..."
"Baiklah... Mulai sekarang namamu adalah Hua Ran." Fang Lin memberikan nama kepada Naga Putih.
Hua Ran tersenyum dan menundukkan badannya cukup rendah hingga memperlihatkan belahan dadanya yang begitu mempesona, "Terima kasih tuan atas pemberian nama anda..." Hua Ran berterima kasih dengan tulus.
Raut wajah Fang Lin sedikit memerah ketika tidak sengaja melihat belahan wanita bergaun putih itu, "Ya..." Fang Lin menjawab dengan singkat.
Mendengar jawaban tuannya, Hua Ran langsung duduk di kursi yang kosong, disebelahnya terdapat Hu Jiazhen yang terus menatapnya, "Ada apa?' Hua Ran bertanya ketika dia sudah duduk.
"Ugh, tidak apa..." Jawab Hu Jiazhen lalu kembali menatap ke arah tuannya dengan raut wajah yang memerah.
Bai Hu yang berada di sebelah Hu Jiazhen langsung tersenyum tipis ketika melihat temannya itu, "Hey, jika kau ingin... Aku akan membuatmu dekat dengan Saudari Hua Ran." Bai Hu berbisik tepat di telinga Hu Jiazhen.
"Kau benar bisa melakukannya?" Hu Jiazhen bertanya dengan nada penuh harap.
Bai Hu sendiri tertawa pelan ketika melihat tatapan penuh semangat Hu Jiazhen, "Itu adalah perkara yang mudah, nanti kita lanjutkan obrolan ini setelah rapat." Ucap Bai Hu mengakhiri pembicaraan lalu kembali menyimak rapat.
Hu Jiazhen tersenyum senang ketika mendengarnya, ia kembali menyimak rapat tuannya dengan perasaan yang tidak sabar.
Hua Ran sedari tadi yang mendengar jelas obrolan mereka berdua hanya tersenyum tipis.
Di sisi lain, Fang Lin yang sudah melanjutkan rapat langsung menjelaskan permasalahan yang lainnya.
.....
Tidak sampai 30 menit, Fang Lin langsung mengakhiri rapatnya.
"Kita akan melaksanakan invasinya esok malam, kalian persiapkan diri kalian sebelum invasi dilakukan." Ucap Fang Lin dengan suara yang tenang.
"Baik tuan..." Para bawahan intinya menjawab dengan serempak dan mereka keluar dari ruangan tersebut satu persatu.
Beberapa saat kemudian, yang tersisa di ruangan itu hanya Fang Lin dan Diablo.
"Tuan, apakah kita akan menyerang Kerajaan Xuhuan secara terang-terangan atau diam-diam?" Diablo bertanya dengan nada penasaran.
Mendapat pertanyaan dari iblis itu Fang Lin langsung menjawab, "Kita akan melakukannya secara diam-diam. Jika kedua tim melakukannya secara terang-terangan, maka aku akan melakukannya tanpa sepengetahuan penduduk yang ada di kerajaan itu."
Diablo mengangguk paham ketika mendengarnya. Sedangkan Fang Lin langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi menuju pintu keluar.
Melihat itu Diablo langsung mengikuti tuannya dari belakang.
Fang Lin sendiri langsung memasuki ruang pengendali kapal, sedangkan Diablo menjaga pintu masuk ruangan tersebut.
Setelah masuk ke dalam ruang pengendali kapal, ia langsung duduk di kursi yang tidak jauh darinya lalu memejamkan matanya.
Fang Lin memilih untuk tidur dan menghabiskan waktunya sampai besok malam.
.....
Fang Lin yang sedang memejamkan matanya langsung membukanya secara perlahan, ia meregangkan seluruh tubuhnya lalu berjalan menuju pintu keluar ruang pengendali kapal.
Saat membuka pintu keluar ruangan tersebut, Fang Lin dapat melihat puluhan bawahan intinya sedang berdiri tidak jauh sana dan mengobrol satu sama lain, mereka terdiam ketika mendapati tuannya keluar dari ruang pengendali kapal.
"Apakah kalian sudah siap?" Fang Lin bertanya memastikan.
"Ya tuan, kami sudah siap." Mereka semua menjawab secara serempak.
Fang Lin menganggukkan kepalanya dan melihat para bawahan intinya satu persatu, pandangannya berhenti ketika melihat Diao Chan yang kini sedang
menggandeng tangan Hua Ran.
"Diao Chan kemari lah..." Panggil Fang Lin sambil tersenyum.
Diao Chan yang mendengarnya langsung melepaskan gandengan Hua Ran dan berjalan mendekati pria jubah hitam itu.
"Bagaimana kabarmu? Apakah kau sudah akrab dengan Hua Ran?" Fang Lin bertanya ketika ia sudah berada di posisi jongkok.
"Ya tuan... Bisa dibilang begitu." Diao Chan mengangguk ketika menjawab pertanyaan tuannya.
Fang Lin tersenyum lalu mengelus kepala gadis setengah serigala es itu, "Bagus. Kalau begitu kau akan bersama Hua Ran dan Sylvia selama semalaman di Kerajaan Xuhuan... Jika kau menginginkan sesuatu saat di kota kerajaan itu mintalah pada Hua Ran, dia pasti akan membelikan mu." Ucap Fang Lin dengan suara yang tenang.
"Baik tuan..." Diao Chan menjawab sambil menundukkan sedikit badannya.
Fang Lin mendengar jawabannya langsung berdiri dan ia melambaikan tangannya kesamping, seketika sebuah kantung yang berisi 1.000 koin emas muncul di tangannya.
"Terimalah kantung itu." Fang Lin melemparkannya kepada Hua Ran yang tidak jauh darinya, "Belikan apa saja yang Diao Chan dan Sylvia inginkan... Kau juga boleh memakainya." Timpal Fang Lin cepat.
Hua Ran langsung mengambil kantung tersebut dan menundukkan badannya, "Baik tuan..." Jawab Hua Ran lalu menyimpan kantung tersebut di dunia jiwanya.
Fang Lin mengeluarkan 30 bayangannya yang berada di ranah Dewa Kuning Level 1 lalu menyuruh mereka yang masing-masing berjumlah 10 untuk masuk ke dalam bayangan Diao Chan, Sylvia dan Hua Ran.
Setelah kedua puluh bayangan itu masuk ke dalam bayangan Diao Chan, Sylvia dan Hua Ran. Fang Lin langsung mengeluarkan 20 ribu bayangan yang berada di ranah Dewa Kuning Level 1, ia lalu memerintahkan mereka untuk masuk ke dalam bayangan para bawahan intinya.
Kedua tim akan membawa 10 ribu pasukan bayangan yang berada di ranah Dewa Kuning Level 1 untuk invasi yang akan dilakukan.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
Note: Kira-kira segini seluruh kekuatan tempur pasukan Fang Lin. Sebenarnya sedikit ngasal sama ranahnya tapi gak apalah.
Boneka Bayangan:
- 1.000, Ranah: Dewa Merah Level 4
Pasukan Bayangan:
- 25 Juta, Ranah: Grand Dao Level 1
- 12 Juta, Ranah: Spiritual God Emas Tanda Putih
- 30 Ribu, Ranah: Dewa Kuning Level 1
- 2 Juta, Ranah: Monarch Level 1
Pasukan Manusia dan Monster:
- 14 Juta Manusia dan Monster, Ranah: Spiritual God Perak Tanda Putih
- 3 Juta Manusia, Ranah: Spiritual God Berlian Tanda Putih
- 1 Juta Manusia, Ranah: Dewa Biru Level 1
- 1 Juta Monster, Ranah: Dewa Hijau Level 1