System Sang Immortal

System Sang Immortal
Evolusi Harimau Putih


Fang Lin yang mendengar cerita masa lalu dari Harimau Putih langsung geram atas kelakuan dari saudara dan saudari dari ibunya Harimau Putih, Bagaimana mungkin dirinya tidak kesal? Hanya karena mereka iri, Mereka dapat membunuh seseorang yang termasuk keluarga mereka.


Dia juga sedikit terkejut ketika mengetahui kalau ada seseorang yang memiliki job Necromancer, "Raja Kegelapan ya... Dia mungkin akan berbahaya di masa depan, Terlebih lagi orang itu adalah buronan para dewa" Batin Fang Lin dengan nada serius.


Fang Lin kemudian menatap Harimau Putih yang sedang bersedih lalu menghela nafasnya pelan, "Karena kau adalah orang pertama yang melindungi diriku, Aku berjanji untuk membawakan mayat ayah dan ibumu lalu untuk dendam-mu, Mungkin jika aku sudah mencapai ranah absolute aku akan menghabisi seluruh anggota keluarga kaisar dewa yang bersalah atas kejadian dirimu" Ucap Fang Lin sambil mengelus badan Harimau Putih.


Sedangkan Harimau Putih yang mendengar itu langsung mendongak ke arah tuannya, "Itu tidak perlu tuan... Hanya karena dendam yang kumiliki, Tuan dapat kehilangan segalanya" Jawab Harimau Putih sambil menggelengkan kepalanya pelan.


Fang Lin hanya menghela nafasnya secara kasar, Memang apa yang dikatakan Harimau Putih adalah kebenaran. Karena siapa saja yang berani menyatakan perang ke Kaisar Dewa maka orang yang menyatakan tersebut akan mati.


"Apa yang kau katakan memang benar, Tetapi tunggulah tuan-mu ini mencapai ranah Absolute, Maka Kaisar Dewa bukan tandingan-ku lagi" Balas Fang Lin sambil tersenyum.


Harimau Putih yang mendengar perkataan tuannya hanya menghela nafas panjang, Dia senang jika tuannya ingin membantu tetapi dendam ini adalah masalahnya, Terlebih lagi lawannya adalah Kaisar Dewa, Seorang dewa yang dapat menghancurkan planet hanya dengan tatapan saja.


"Tuan tidak perlu membantuku, Masa laluku adalah urusanku, Aku tidak ingin tuan mempertaruhkan nyawa hanya untuk membalaskan dendam-ku" Ucap Harimau Putih sekali lagi menggelengkan kepalanya pelan.


"Hey, Kau tidak perlu seperti itu... Aku ini tuan-mu atau bisa dibilang kita ini adalah partner yang saling terhubung, Jadi urusanmu termasuk urusanku" Jawab Fang Lin sambil menepuk kembali badan Harimau Putih.


Melihat kegigihan yang dimiliki tuannya membuat Harimau Putih tersenyum, Ia bahagia mempunyai tuan yang sangat peduli padanya, "Baiklah jika itu yang tuan inginkan, Tetapi disaat pembalasan dendam itu kita harus bertarung bersama-sama" Balas Harimau Putih.


Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya pelan sambil tersenyum, "Baiklah. Kalau begitu yang pertama, Aku akan menghancurkan rantai yang melilit inti monster-mu" Ucap Fang Lin sambil melapisi tangan kanannya dengan Qi Dewa.


Harimau Putih langsung menyetujui hal tersebut, Selama ini dirinya terus berkultivasi akan tetapi Qi-nya terus tersimpan di rantai itu, Jadi dia tidak dapat berkembang disebabkan rantai yang melilit di bola inti monster-nya.


Fang Lin langsung menusuk area perut Harimau Putih ketika mendapatkan persetujuan darinya. Walaupun dia menusuknya akan tetapi tubuh Harimau Putih sama sekali tidak terluka melainkan tangan Fang Lin menembusnya.


Di sisi lain, Harimau Putih terkejut ketika melihat tangan tuannya sedang menembus tubuhnya, Ia sama sekali tidak merasakan sakit sedikitpun dan hanya ada sensasi yang menyejukkan di tubuhnya.


Disaat yang bersamaan, Fang Lin langsung memecahkan rantai yang melilit inti monster Harimau Putih dan dengan segera melepaskan tangannya dari tubuh Harimau Putih lalu menjauhinya.


Harimau Putih yang melihat tuannya menjauh sedikit keheranan, Namun beberapa saat setelah itu tubuhnya tiba-tiba dipenuhi energi dan membuatnya panik.


~BOOM~


Ledakan aura yang cukup besar terjadi dan membuat pohon-pohon disekitarnya tumbang, Harimau Putih juga terpental hingga menabrak pohon besar dan membuatnya terjatuh lemas.


Saat ini tubuh Harimau Putih dipenuhi dengan luka luar ataupun dalam, Harimau Putih juga mengeluarkan darah yang cukup banyak dari mulutnya.


Namun beberapa saat setelah itu, Tubuhnya tiba-tiba terangkat ke langit dan perlahan tubuhnya mengeluarkan cahaya berwarna putih.


Namun disaat yang bersamaan, Tiba-tiba langit hitam berkumpul di atas Harimau Putih sambil mengeluarkan petir yang menggelegar.


Langit hitam terus-menerus bergemuruh sambil mengeluarkan petir yang sangat keras suaranya.


Melihat itu membuat Harimau Putih ketakutan, Dia mulai memberontak akan tetapi tubuhnya tidak bisa digerakkan.


Beberapa menit Harimau Putih mencoba menggerakkan tubuhnya namun tubuhnya belum juga bergerak sedikitpun, Harimau Putih hanya menghela nafas pasrah mengetahui itu.


Di saat dirinya pasrah, Tiba-tiba Muncul seorang pemuda tampan berjubah biru tepat disamping Harimau Putih. Pemuda tersebut adalah Fang Lin yang kini sedang menatap langit yang sedang bergemuruh tersebut.


Harimau Putih yang melihat kedatangan tuannya tentu saja terkejut, Dia langsung menghela nafas lega lalu mengalihkan pandangannya ke arah langit, Ia sedikit penasaran dengan apa yang dilakukan tuannya nanti.


Saat ini Fang Lin menghela nafas panjang kemudian menepuk kedua tangannya tepat didepan dadanya, "Teknik Array Dewa Ke-5: Penghalang Mutlak" Teriak Kecil Fang Lin, Seketika tubuhnya ditutupi sebuah bola hitam pekat.


Dan perlahan bola hitam pekat tersebut membesar dengan cepat dan memakan Harimau Putih yang sedang melayang di langit bersamaan dengan langit hitam yang bergemuruh tersebut.


.....


Di dalam Bola Hitam tersebut situasinya sangatlah mencekam, Langit masih terus bergemuruh walaupun didalamnya sangat gelap gulita.


Tetapi gelap tersebut hanyalah sementara ketika cahaya yang bersinar di tubuh Harimau Putih menyinari area sekitarnya.


Di sisi lain, Fang Lin melihat ke arah Harimau Putih dan berkata, "Kau harus bertahan dari sambaran petir itu, Karena kau akan berevolusi menjadi seorang Dewa dan menggantikan status ayahmu yang sudah mati"


Harimau Putih tentu terkejut dengan apa yang dikatakan tuannya, Ia lalu merubah raut wajah menjadi serius dan menganggukkan kepalanya sekali ke arah tuannya.


Harimau Putih lalu menatap petir yang sedang bergemuruh diatasnya dengan tatapan penuh tekad.


Di sisi lain, Fang Lin hanya tersenyum tipis lalu menjauh dari sana. Sebelumnya dia disarankan oleh Yue untuk membuat sebuah array penghalang, Karena ledakan yang akan diterima oleh Harimau Putih sangatlah kuat dan tentu saja akan membuat area disekitarnya rusak parah.


Fang Lin saat ini menatap Harimau Putih dari jarak 50 Kilometer, Ia terus berdecak kagum ketika melihat Harimau Putih yang sedang melayang di langit, "Harimau Putih... Aku berjanji akan membalaskan dendam-mu dan membuat mereka memohon ampun tepat dihadapan dirimu" Ucap Fang Lin berjanji.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Note: 200 Like up, Udah mulai sepi aja.