System Sang Immortal

System Sang Immortal
Turnamen Semesta XVIII


Tepat 30 menit setelah rencana dibangun, tiba-tiba saja makhluk hitam yang dipenuhi dengan dengan Mata muncul di depan lapisan pelindung bagian luar.


Makhluk itu kemudian memukul lapisan pelindung tersebut dan dengan mudahnya hancur seperti tahu, tidak hanya satu lapisan saja tetapi semua lapisan ciptaan Nalimi hancur tak tersisa.


Semua orang yang ada di sana jelas terkejut dengan kemunculan tiba-tiba makhluk itu.


"Apa-apaan ini...?! Kecepatannya mustahil untuk kita reaksi!" Marak terkejut bukan main.


"Ini berbahaya, dia pasti bisa menghancurkan pelindung cepat atau lambat!" Nalimi berseru, dia terlihat sangat gelisah dan juga ketakutan.


"Cassiel, apakah buffmu bisa meningkatkan reaksi secara signifikan?" Kirisan bertanya, dan pada saat yang bersamaan makhluk itu datang ke lapisan milik Childe.


Bam!


Pukulan makhluk itu berhasil membuat lapisan pertama Childe retak parah sementara yang kedua hanya sedikit menerima dampaknya.


"Sialan! Mana mungkin bisa begitu!" Childe merasa sangat kesal ketika melihat itu.


Makhluk itu kembali melancarkan pukulannya dan menghancurkan lapisan pelindung pertama milik Childe.


"Tidak ada waktu lagi, cepat jawab pertanyaanku, Cassiel!" seru Kirisan dan membuat perempuan cantik itu tersentak.


"Aku bisa melakukannya, tapi untuk memberikan buff sebesar itu aku membutuhkan sepuluh persen energi milikku untuk setiap orangnya." ucap Cassiel, lalu melanjutinya, "Sedangkan energiku tidak sampai di angka 40%, itu artinya aku hanya bisa melakukan paling banyak pada tiga orang saja."


Hampir sebagian besar dari mereka langsung mengeraskan ekspresi karena ini akan menjadi sesuatu yeng sulit untuk diputuskan.


Sebenarnya mereka bisa saja memberikan energi pada Cassiel sampai jumlahnya mencukupi, namun itu akan membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya.


"Hanya ada satu jalan untuk masalah ini, kita harus memberikan buff itu pada tiga orang termasuk Cassiel." ucap Kirisan dengan nada serius.


Bam!


Selesai Kirisan mengatakan itu, lapisan pelindung terakhir milik Childe telah hancur. Kini, yang tersisa hanya satu lapisan pelindung ciptaan Fang Lin.


Bam!


Ketika makhluk itu memukul Cahaya Segel Aurora, lapisan pelindung itu tidak mengalami kerusakan sedikitpun dan membuat sosok yang memukulnya terdiam sejenak.


"Kurasa kita masih memiliki cukup waktu..." ucap Fang Lin, lalu memandangi cincin yang ada di jari manis tangan kanannya, "Semoga Yue tidak marah."


Setelah bergumam demikian, Fang Lin melepaskan cincinnya kemudian mengulurkannya pada Cassiel.


"Cincin ini mempunyai jumlah energi semesta murni yang bisa memulihkan dirimu, pakai saja dan aku akan mengaktifkannya menggunakan kehendakku." Fang Lin menjelaskan sebelum wanita cantik itu bertanya.


"Huh, memangnya ada cincin semacam itu?" Liu Bei yang sedari tadi diam dan mengamati situasinya bertanya dengan nada penasaran.


"Tidak ada yang tidak mustahil untuk Absolute seperti kita, bukan?" balas Fang Lin dengan senyum tipis yang terukir di wajahnya.


Sementara itu, Cassiel meraih cincin tersebut dan kemudian memakainya. Di detik selanjutnya, kedua matanya terbuka secara sempurna ketika merasakan energi dalam tubuhnya telah terisi kembali.


"Hebat sekali..." Marak tidak bisa untuk tidak berdecak kagum, lalu mengalihkan pandangannya pada Fang Lin, "Bisakah kau memberikan satu untukku?"


"Sayangnya tidak, cincin itu pemberian dari istriku." meskipun Fang Lin bisa menciptakan, ia tetap enggan untuk memberikannya mengingat mereka adalah Peserta Turnamen, "Kurasa tidak ada waktu untuk kagum, berikan kami buff karena sebentar lagi pelindungku akan hancur."


Makhluk itu melakukan pukulan beruntun dan membutuhkan lebih dari seratus kali untuk membuat pelindung tersebut mengalami keretakan yang parah.


Di sisi lain, Cassiel tidak lagi membuang waktu dan mulai merapalkan tekniknya itu. Ia memberikan buff pada semua orang termasuk dirinya sendiri dan menghabiskan kurang lebih 70% energinya.


Setelah itu terjadi, energi dalam tubuh Cassiel kembali pulih sepenuhnya berkat cincin tersebut dan membuatnya terkejut untuk kedua kalinya.


"Ah, aku mengerti..." Cassiel mengangguk paham dan melepaskan cincin itu dari jari tangannya.


Fang Lin kembali menerima cincin itu dan mengenakannya di tempat semula, pada saat yang bersamaan Cahaya Segel Aurora hancur berkeping-keping dan makhluk itu langsung menghilang dari tempatnya berada.


Whooosh!


Makhluk itu muncul di dekat Fang Lin dan melancarkan pukulan yang begitu cepat. Namun tidak seperti sebelumnya, kali ini ia dapat bereaksi dengan kecepatan pukulan tersebut dan menghindarinya.


Booom!


Pukulan makhluk itu menyentuh tangan dan menghancurkan daratan sejauh belasan ribu kilometer.


Semua orang yang ada di sama langsung terbang ke langit, lalu mulai mengeksekusi teknik masing-masing ke target yang sama.


Boooom!


Boooom!


Boooom!


Ledakan beruntun terus terjadi ketika mereka berhasil mengeksekusi teknik masing-masing, tidak ada jeda dari serangan mereka dan membuat makhluk itu sedikit terintimidasi.


Makhluk itu kemudian menghilang dari tempatnya dan kembali muncul di belakang Fang Lin.


"Apa! Teleportasi?!" Fang Lin yang tidak sempat menoleh ke belakang mendapatkan pukulan dari belakang, ia langsung terpental ke depan dan belum sempat berhenti makhluk itu kembali muncul di depannya lalu melancarkan tinju beruntun.


Karena Fang Lin sudah bersiap akan hal itu, dia menangkis semua tinju beruntun tersebut dengan sempurna meskipun masih menerima dampaknya.


Di sisi lain, mereka yang melihat Fang Lin diincar oleh makhluk itu tidak tinggal diam saja dan mulai melancarkan serangan dari berbagai arah untuk membingungkannya.


Tentu saja rencana tersebut berhasil, makhluk itu mengganti targetnya dan pergi ke tempat Liu Bei berada.


Makhluk itu melancarkan aksi yang serupa dan membuat Liu Bei merasa kesulitan, ia menggertakkan giginya lalu melancarkan teknik yang bisa menghancurkan sebuah Alam Semesta.


Perlu diketahui, meskipun serangan Liu Bei mempunyai daya hancur yang bisa menghancurkan Alam Semesta, tetapi di Dunia ini dampak yang terjadi akan sangat kecil.


Contoh sederhananya seperti serangan Liu Bei yang mampu menghancurkan sebuah Alam Semesta, tetapi dampak yang terjadi di Dunia ini hanya seperti menghancurkan planet saja. Meski demikian, nilai kekuatannya tidak berkurang dan hanya dampaknya saja yang dilemahkan.


Booom!


Mendapatkan serangan secara langsung dari Liu Bei tidak membuat makhluk itu terluka sedikitpun, dia hanya terdiam selama beberapa saat sebelum kembali menyerang targetnya dengan agresif.


Kirisan yang melihat Liu Bei sudah berada di ujung tanduk langsung menggantikannya, karena dia adalah petarung tangan kosong jadi mereka bertukar serangan tanpa memakai satupun senjata.


"Sialan, dia sangat kuat!"


Padahal Kirisan menggunakan energi semesta murni sementara lawannya tidak tetapi dampak yang diterimanya benar-benar mengerikan.


"Sangat mustahil untuk mendapatkan momen jika lawannya adalah makhluk seperti dia, teknik Don't Touch milikku tidak akan bisa bereaksi karena kecepatannya yang begitu luar biasa." ucap Kirisan dalam hati, meskipun sudah mendapatkan buff dari Cassiel yang meningkat segala hal dalam dirinya tetapi masih tergolong mustahil untuk memakainya pada lawan seperti itu.


Keduanya bertukar serangan dengan tangan kosong, dan sampai akhirnya Kirisan terpental ke daratan karena sudah tidak kuat untuk menerima serangan dari lawannya.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.