System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perintah Fang Lin


Saat ini Fang Lin dan seluruh orang yang mengikuti-nya dari belakang sudah sampai ke lapangan dekat mansion para bawahan.


Fang Lin kini sedang menghadap ke arah para budak yang sedang berbaris rapi, Sedangkan para bawahan Fang Lin berada di belakang-nya.


Mereka semua hanya mengobrol kecil sambil menunggu Pi Yu dan Guo Ren kembali sambil membawa orang-orang yang dia suruh sebelum-nya.


.....


Beberapa menit kemudian.


Guo Ren kini sudah sampai bersama dengan orang-orang yang berada di mansion, Sedangkan Pi Yu sama sekali masih belum terlihat.


Di sisi lain, Mue Lian tersenyum lebar saat melihat Fang Lin yang berada di dekat kerumunan orang, Ia lalu berlari kecil dan menghampiri-nya, "Fang Gege, Kenapa kamu memanggil kami?" Tanya Mue Lian dengan nada penasaran sambil memeluk lengan Fang Lin.


Fang Lin sedikit terkejut ketika melihat Mue Lian memeluk lengan-nya dengan cepat, "Kenapa kau menjadi sedikit lebih agresif hari ini?" Bisik Fang Lin saat melihat Mue Lian memeluk lengan-nya dengan erat.


Mue Lian yang mendengar itu langsung tertawa pelan, "Hehehe... Saudari Rui yang mengajarkan aku" Jawab Mue Lian dengan polos sambil menunjuk Shui Ru yang berada di dekat-nya.


Fang Lin yang mendengar jawaban Mue Lian langsung menatap ke arah Shui Ru dan dia dapat melihat Shui Ru yang sedang tersenyum tipis sambil mengedipkan mata ke arah-nya.


Melihat kelakukan Shui Ru membuat Fang Lin menghela nafas panjang, Ia lalu mengalihkan pandangan-nya ke arah yang lain dan melihat ayah-nya sedang bersama murid-nya, "Ayah... Maafkan aku yang telah mengganggu kultivasi ayah" Ucap Fang Lin dengan nada tidak enak saat melihat ayah-nya bersama Li Fan.


Fang Qin langsung menggelengkan kepala-nya pelan ketika mendengar ucapan anak-nya, "Tidak perlu berkata seperti itu nak, Lagipula saat ini ayah memutuskan untuk tidak berkultivasi sementara dan memilih untuk mengajari Fan'er beberapa teknik dasar" Jawab Fang Qin tersenyum sambil mengusap kepala Li Fan yang berada di samping-nya.


Mendengar jawaban ayah-nya membuat Fang Lin tersenyum, Ia lalu melirik Li Fan yang berada di sebelah ayah-nya, "Belajar-lah dengan serius... Setelah semua urusan-ku telah selesai, Aku yang akan mengajari-mu selanjut-nya" Ucap Fang Lin saat melihat Li Fan sedang tersenyum lebar.


Li Fan hanya mengangguk-kan kepala-nya cepat dan menjawab, "Baik guru"


Fang Lin hanya tersenyum lalu melihat le arah langit yang cerah, Ia dapat melihat Pi Yu, Bai Hu, Naga Hitam dan Naga Putih sedang melesat kesini.


Fang Lin hanya diam dan beberapa saat kemudian, Terlihat berapa cahaya dengan warna yang berbeda melesat turun dari langit, Para budak yang menyadari hal tersebut langsung takjub.


Namun rasa takjub mereka seketika berubah menjadi rasa takut, Mereka takut karena cahaya yang melesat di langit itu tiba-tiba memperlihatkan 2 naga yang besar.


Fang Lin yang melihat ketakutan para budak hanya menggelengkan kepala-nya pelan, "Kalian tidak perlu takut dengan naga di langit, Karena kedua naga itu adalah bawahan-ku" Ucap Fang Lin memberitahu.


Para budak yang mendengar ucapan Fang Lin hanya bisa menahan nafas karena terkejut, Mereka kini hanya bisa menatap Fang Lin dengan tatapan kagum.


Di sisi lain, Naga Hitam yang di langit sedikit mengerutkan alis-nya ketika melihat kerumunan yang berada di dekat tuan-nya, "Hey saudara Pi Yu, Bisakah kau memberitahu apa yang terjadi di bawah sana?" Tanya Naga Hitam lewat telepati.


Pi Yu yang mendapatkan telepati dari Naga Hitam langsung mengangkat pundak-nya, "Entahlah, Tuan sendiri saja belum memberitahu kenapa dia membawa para orang lemah itu kesini" Jawab Pi Yu dengan cepat.


Naga Hitam yang mendengar jawaban saudara-nya hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan, Ia lalu memutuskan untuk bertanya langsung pada tuan-nya dan langsung melesat ke arah daratan.


~Whoooshhh~


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat semua telah berkumpul langsung menghirup nadas yang cukup dalam dan berkata dengan nada tenang, "Kalian semua aku kunpul-kan karena aku ingin memberi tau sebuah pengumuman"


Para bawahan dan para budak hanya bisa diam dan mendengar-kan Fang Lin berbicara. Sedangkan Fang Lin yang melihat mereka diam langsung melanjutkan perkataan-nya.


"Mulai hari ini, Para budak akan menjadi penduduk kota Fang" Ucap Fang Lin sambil menunjuk ke arah kerumunan orang yang kotor.


Para bawahan yang mendengar tuan-nya hanya mengangguk-kan kepala paham, Mereka berpikir kalau tuan-nya ingin memeperkenal-kan mereka ke para budak itu.


Memang apa yang dipikir-kan para budak tidak salah, Namun bukan hanya itu tujuan Fang Lin untuk mengumpul-kan mereka, "Aku juga ingin kalian para bawahan-ku untuk membantu mereka beradaptasi di kota Fang ini" Ucap Fang Lin dan membuat para bawahan-nya sedikit terkejut.


Bai Hu langsung mengangkat satu tangan-nya dan berniat untuk memperjelas apa yang dikatakan tuan-nya, "Tuan, Apa maksud anda dengan 'Berdaptasi'?" Tanya Bai Hu dengan nada heran.


Para bawahan ikut mengangguk-kan kepala mereka dan ingin Fang Lin menjelaskan secara rinci tentang hal itu.


Fang Lin hanya tersenyum tipis lalu mulai menjelaskan, "Beradaptasi yang ku-maksud adalah kalian dan para budak harus membangun peradaban kota Fang ini, Kalian ajari mereka untuk melakukan sesuatu hal yang berguna seperti bertanam, Membajak serta ajari mereka tentang berjualan dan lain-lain" Ucap Fang Lin panjang lebar.


"Oh ya... Bukan hanya itu saja, Tetapi kalian juga harus melatih mereka agar menjadi Kultivator yang tangguh dan terlatih. Untuk sumber daya-nya aku yang akan menyiapkan-nya" Timpal Fang Lin menjelaskan.


Para bawahan langsung mengangguk-kan kepala-nya mengerti ketika mendengar penjelasan tuan mereka, Sedangkan para budak hanya bisa tersenyum lebar ketika mereka akan di ajari menjadi kultivator yang tangguh.


Melihat para budak begitu senang, Fang Lin hanya bisa tertawa pelan, "Sepertinya mereka tidak tau akan ada pelatihan yang kejam dan berat menanti mereka" Batin Fang Lin menggelengkan kepala-nya pelan.


Sebelum-nya dia menambahkan beberapa kalimat pada bawahan-nya namun hanya lewat telepati agar para budak tidak takut.


.....


Beberapa saat yang lalu.


"Kalian melatih mereka, Namun jangan menggunakan pelatihan yang lembut tetapi gunakan pelatihan yang kejam dan berat"


"Tanam-kan pada otak mereka, Kalau mereka harus setia kepada-ku dan berani mati asalkan tidak membocorkan hal yang berkaitan tentang-ku" Jelas Fang Lin menambah-kan lewat telepati.


Para bawahan yang mendengar-kan telepati tuan-nya hanya bisa diam dan terkejut, Meskipun tuan-nya termasuk golongan orang-orang baik namun bukan berarti dia akan membiarkan orang-orang dibelakang-nya akan menusuk-nya dari belakang suatu hari nanti.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Sebelum-nya Ji Xi diganti jadi Guo Ren, Author lupa soal-nya Ji Xiasih di hutan terlarang.


Lalu untuk 'namun bukan berarti dia akan membiarkan orang-orang dibelakang-nya akan menusuk-nya dari belakang suatu hari nanti' Maksudnya pengkhianat.