
Setelah ayah dan ibu-nya kembali ke mansion milik mereka, Fang Lin dan para calon istri-nya juga masuk ke dalam mansion milik-nya.
Saat ini Fang Lin, Calon istri-nya dan Sylvia sedang duduk di sofa ruang tengah, Mereka semua sekarang sedang mengobrol santai.
"Sylvia, Jadi saat ini Khatz sedang mencari cara untuk bisa kembali ke Alam Semesta asal-mu?" Tanya Fang Lin memastikan.
"Ya, Tuan Lin. Karena Mana milik-nya sudah pulih total, Jadi dia memilih untuk mencari cara agar dapat pindah kembali ke Dunia Evangellion..." Jawab Sylvia dengan nada tenang.
Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya paham ketika mendengar itu, "Bagaimana menurut-mu Yue? Apakah kita bisa membantu-nya?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran. Ia sebenar-nya juga ingin mengetahui dunia Evangellion, Jadi ia berpikir untuk pergi ke dunia itu sementara waktu.
[Ku-pikir tidak tuan, Membuat portal untuk pergi ke Alam Semesta yang berbeda sangat-lah rumit... Terlebih lagi membutuhkan kristal energi yang banyak untuk membuat-nya. Jadi satu-satunya cara adalah menggunakan kapal terbang Star Universe]
"Kapal Terbang-ku? Hmm... Kau benar juga. Tetapi butuh waktu berapa lama untuk sampai ke dunia Evangellion jika menggunakan kapal terbang Star Universe?" Tanya Fang Lin kembali dengan nada penasaran.
[Yue tidak tau tuan, Karena jangkauan radar milik Yue hanya mencangkup semesta ini saja. Jika tuan ingin memperlebar jangkauan radar milik Yue, Tuan dapat mengupgrade system sampai V.50]
"Hmm? Versi 50? Kalau begitu butuh berapa point yang dibutuhkan untuk mengupgrade system sampai V.50?" Tanya Fang Lin penasaran.
[500 Miliyar Point Tuan]
Mendengar itu Fang Lin tidak bisa untuk tidak terkejut, "500 miliyar point?! Apa kau gila? Bagaimana bisa aku mengumpulkan point sebanyak itu sedangkan mendapatkan 100 Miliyar point saja harus membunuh miliyaran monster?" Tanya Fang Lin dengan raut wajah tidak percaya.
[Kalau begitu bagaimana point yang tuan dapatkan saat membunuh makhluk hidup di lipat gandakan hingga 10x lipat?]
"Hmm? 10x lipat? Apakah ada syarat tertentu?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
[Ya, Tuan. Syarat-nya adalah Point yang di dapatkan dari membunuh makhluk tingkat Fana tidak akan di hitung oleh system, Tetapi untuk tingkat To God keatas akan di lipat gandakan hingga 10x lipat]
Fang Lin yang mendengar itu hanya diam sambil mengelus-eluskan dagu-nya, Ia berpikir syarat yang diberikan oleh Yue cukup menarik, Hanya saja meniadakan point saat diri-nya membunuh makhluk Fans sedikit merugikan-nya.
Beberapa saat berpikir, Fang Lin memutuskan untuk menerima syarat dari Yue, Karena diri-nya berpikir kalau point yang didapatkan oleh-nya saat membunuh makhluk tingkat Fana sangat-lah kecil, Sedangkan untuk tingkat To God ke atas cukup besar.
Jadi diri-nya akan untung jika membunuh makhluk To God ke atas, Karena point yang ia dapatkan akan di lipat gandakan hingga 10x lipat.
[Baik, Tuan... Kalau begitu Yue akan menon-aktifkan System selama 1 hari untuk melakukan perubahan tersebut, Jadi tuan tidak dapat memanggil Yue ataupun System untuk waktu yang ditentukan]
"Baik-lah..." Balas Fang Lin sambil mengangguk-kan kepala-nya pelan.
Setelah System mati, Fang Lin mengedarkan pandangan-nya dan mendapati para calon istri-nya sedang mengobrol, "Kalau begitu aku pergi dulu..." Ucap Fang Lin sambil berdiri.
"Fang Gege! Tunggu dulu, Bukan-kah kamu sudah berjanji akan bersama kami seharian penuh" Ucap Xue Hua sambil memegang tangan kanan Fang Lin.
Mereka ber-empat saling menatap satu sama lain lalu mengangguk-kan kepala secara bersamaan, "Kami pilih berjalan-jalan..." Jawab mereka ber-empat secara serempak.
Mendengar itu Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya pelan, Ia lalu menoleh ke arah Sylvia yang masih duduk di sofa, "Bagaimana dengan-mu? Apakah kau ingin ikut juga?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran.
Sylvia sendiri langsung berdiri, Ia menggelengkan kepala-nya pelan dan berkata, "Terima kasih atas tawaran-nya Tuan Lin, Tetapi saya disini saja dan menemani tuan Khatz untuk menemukan solusi mengenai masalah portal ke dunia Evangellion" Jawab Sylvia menolak dengan nada sopan.
Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya ketika mendengar itu, "Baik-lah... " Ucap Fang Lin lalu menimpali-nya, "Ayo kita keluar mansion" Timpal Fang Lin sambil menatap ke arah para calon istri-nya.
Mereka ber-empat yang mendengar-nya langsung mengangguk-kan kepala patuh, Mereka kemudian berdiri lalu mengikuti Fang Lin dari belakang menuju pintu keluar mansion.
Saat berada di luar mansion Fang Lin langsung mengeluarkan kapal terbang Star Universe-nya. Para calon istri yang melihat sebuah kapal mewah melayang di atas langit langsung terkejut, "Whoaa.... Kapal itu sangat mewah... " Ucap Qiao Yu berdecak kagum sambil menatap ke arah kapal mewah tersebut.
"Fang Gege? Kenapa kapal itu bisa melayang? Apakah itu kapal spesial?" Tanya Xue Hua dengan nada penasaran.
Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya pelan ketika mendengar itu, "Ya, Kapal itu bernama Star Universe... Sebuah kapal terbang spesial yang memiliki kecepatan super" Jawab Fang Lin dengan nada tenang.
Mendengar itu Xue Hua mengangguk-kan kepala-nya mengerti, Sedangkan Fang Lin yang melihat-nya hanya tersenyum tipis, "Kalian pegang-lah lengan-ku... Kita akan memasuki kapal terbang itu" Ucap Fang Lin dan dan di-angguki oleh mereka.
Mereka ber-empat langsung memegang lengan Fang Lin dan dalam sekejap mereka berlima menghilang dari sana.
~Whooshhhh~
***
Di Dalam Kapal Terbang Star Universe.
Fang Lin dan ke-empat calon istri-nya kini berada di ruang pengendalian kapal. Fang Lin sendiri tanpa basa-basi langsung mengalirkan Qi-nya dan menyalakan kapal terbang Star Universe-nya.
Di sisi lain, Para calon istri langsung berdecak kagum ketika melihat dekorasi ruang pengendali kapal yang begitu mewah, Sedangkan Fang Lin yang melihat itu hanya tersenyum tipis, "Di luar ruangan ini ada banyak sekali dekorasi yang lebih mewah dari ini, Kalian boleh melihat-nya... Nanti aku akan menyusul kalian" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.
Mendengar itu para calon istri menjadi begitu antusias, Mereka mengangguk-kan kepala dan dengan segera keluar dari ruang pengendali kapal.
Fang Lin yang melihat mereka semua keluar hanya diam, Ia lalu memejamkan mata dan berpikir tempat yang cocok untuk mereka berlima.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.