
Fang Lin langsung memposisikan dirinya menjadi bermeditasi lalu mengeluarkan sebuah pil yang memiliki kekuatan 50% Dewa Perang dari inventorynya.
Fang Lin menghela nafasnya yang panjang kemudian langsung memakan pil tersebut.
~Whoossh~
Seluruh gua bergetar ketika Fang Lin memakan pil tersebut, Energi yang berbeda-beda kini muncul disekitar Fang Lin dan memutari tubuhnya, Energi tersebut terus mengelilingi Fang Lin kemudian memasuki tubuhnya secara perlahan.
Di sisi lain Pi Yu dan Ji Xi yang sedang berada di luar gua menjadi sedikit terkejut karena merasakan getaran yang berada di dalam gua.
"Apa yang terjadi?" Tanya Ji Xi sambil mengerutkan alisnya.
"Entahlah, Coba kau edarkan kesadaran mu di sekitar tuan, Terjadi sesuatu disana" Ucap Pi Yu sambil memejamkan matanya.
"Hm?" Ji Xi menaikkan satu alisnya mendengar itu, Namun dia tetap melakukan apa yang Pi Yu katakan.
Raut wajah Ji Xi menjadi terkejut ketika banyak energi asing berada di sekeliling tuannya, "E-energi apa itu?" Tanya Ji Xi dengan terbata-bata.
"Aku juga tidak tau... Tapi aku yakin masing-masing dari energi itu sangat kuat, Bahkan energi alam atau energi langit dan bumi kalah jauh dari energi yang ada disekitar tuan" Ucap Pi Yu kemudian membuka matanya.
"Em... Aku setuju akan hal itu, Mungkin saat ini tuan sedang meningkat kekuatannya" Balas Ji Xi sambil menganggukkan kepalanya pelan.
Pi Yu yang mendengar perkataan Ji Xi langsung mengerutkan kedua alisnya, "Untuk apa tuan meningkatkan kekuatannya? Bukankah tuan saat ini tidak terkalahkan? Bahkan dia saat ini mungkin bisa menguasai beberapa alam termasuk alam ini" Tanya Pi Yu dengan heran.
"Entahlah, Mungkin di masa depan tuan akan menghadapi sesuatu yang sangat berbahaya" Ucap Ji Xi disertai dengan detak jantung yang cepat, Ia sedikit gugup jika saja tebakannya benar-benar terjadi.
Pi Yu yang mendengar itu hanya mengangguk pelan, Dirinya sudah siap jika saja itu terjadi, Bahkan dia tidak takut dengan kematian.
***
Di Alam Dewa, Kediaman Dewa Perang.
Yuan Zhong yang sedang berkultivasi langsung membuka matanya secara perlahan kemudian tak berapa lama setelah itu Yuan Zhong berbicara pelan, "Hmph... Anak itu akan mati meledak jika memakan pil itu sekarang" Ucap Yuan Zhong mendengus kesal.
"Sepertinya aku harus memohon kepada Dewi Kehidupan untuk menghidupkannya lagi" Batin Yuan Zhong dengan raut wajah jelek.
"Sial... Tapi aku tidak tau dia akan melakukannya, Haish... Menyesal aku melakukan seperti itu padanya waktu dulu" Batin Yuan Zhong mengingat kejadian di masa lalu, Dewi Kehidupan adalah cinta pertama Yuan Zhong, Yuan Zhong bahkan sering menggoda dan sering mengajaknya menikah, Akan tetap Dewi Kehidupan selalu membalas perkataannya dengan dingin.
Suatu hari dirinya pernah mengikuti Dewi Kehidupan secara diam-diam, Ia melihat Dewi Kehidupan pergi dari Alam Dewa ke sebuah Alam yang dirinya tidak ketahui, Sebelum Dewi Kehidupan pergi dari Alam Dewa, Yuan Zhong sudah memberi Artefak Pelacak ke Dewi Kehidupan agar dirinya tetap bisa mengikutinya.
Setelah Dewi Kehidupan pergi dari Alam Dewa, Yuan Zhong langsung mengikutinya sesuai dengan arah Artefak Pelacak, Sesaat Yuan Zhong sampai ditempat yang diarahkan Artefak Pelacak, Ia langsung berada di sebuah tempat yang cukup luas dan terdapat danau yang jernih disertai dengan seorang perempuan yang memiliki wajah cantik dan juga rambut hitam pekat, Yuan Zhong langsung melihat dari kejauhan apa yang sedang dilakukan Dewi Kehidupan, Alangkah terkejut dia melihat Dewi Kehidupan sedang bermain-main di danau tersebut dan hanya menggunakan pakaian tipis.
Yuan Zhong tidak melewatkan kesempatan dan terus melihat apa yang dilakukan oleh Dewi Kehidupan, Tapi beberapa saat kemudian ia melihat Dewi Kehidupan yang tiba-tiba menghilang dari sana dan muncul dibelakangnya. Dewi Kehidupan langsung mengunci pergerakan Yuan Zhong dan membawanya ke tempat Kaisar Dewa, Saat itu ia langsung dihukum dan dilarang oleh Kaisar Dewa untuk mendekati Dewi Kehidupan.
Yuan Zhong yang mengingat itu hanya menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya pelan, Ia kemudian langsung menghilang dari sana.
***
Di Alam Tanah Kultivator, Gua Fang Lin tempati.
Yuan Zhong tiba-tiba muncul disamping penerusnya yaitu Fang Lin, Yuan Zhong yang melihat keadaan Fang Lin masih baik-baik saja langsung mengerutkan kedua alisnya, "Apa ini... Kenapa dia tidak meledak?" Batin Yuan Zhong keheranan saat melihat Fang Lin masih menyerap energi.
"Baguslah kalau begitu, Kubiarkan dia menyerap energi itu dan jika saja dia sudah kelebihan energi maka aku akan membantunya menyerap energi itu" Ucap Yuan Zhong lalu duduk di salah satu batu yang berada disana.
Yuan Zhong mengedarkan kesadarannya dan merasakan 2 sosok berada di luar Gua, "Hoo... Apa itu bawahan barunya? Baru beberapa hari kembali dan langsung mendapatkan bawahan baru... Ckckck, Aku sangat kagum padanya" Ucap Yuan Zhong sambil berdecak kagum. Ia lalu menatap Fang Lin dalam diam dan terus memperhatikannya.
...
Berbulan-bulan Yuan Zhong menunggu akan tetapi Fang Lin tidak mengeluarkan tanda-tanda kelebihan energi dan membuat Yuan Zhong keheranan, "Apa ini? Kenapa dia masih belum meledak? Apakah dia mempunyai tubuh spesial?" Batin Yuan Zhong heran kemudian mengaktifkan mata dewanya.
"Tidak ada tubuh spesial dalam dirinya... Apa yang terjadi?" Ucap Yuan Zhong kebingungan.
Beberapa hari memikirkan apa yang terjadi terhadap penerusnya namun tidak ada yang dapat ia ketahui, "Haisshh... Sudahlah aku biarkan dia menyerapnya" Ucap Yuan Zhong dengan nada pasrah lalu menghilang dari sana.
***
1 Tahun Kemudian
Fang Lin perlahan membuka matanya dan menatap ke depan dengan sorotan mata tajam, "Ck... Menyerap pil kekuatan punya guru saja membutuhkan 1 tahun, Lalu aku harus menyerap Aura Pembunuh dari Seruling Kematian lagi" Ucap Fang Lin berdecak kesal, Ia sedikit kesal sebab melewatkan pendaftaran sekte Seribu Pedang dan melewatkan turnamen kerajaan Zhou.
Namun di sisi lain, Fang Lin sangat senang dengan kekuatan barunya, Sebab saat ini kekuatannya sudah setara tingkat Dewa, Walaupun masih di tingkat True God namun saat ini kekuatan setara dengan Dewa Baja Level 17.
[Ding! Membunuh 647 Manusia Tingkat Transformasi, Mendapatkan 436 Juta Poin]
[Ding! Membunuh 435 Manusia Tingkat Jendral, Mendapatkan 448 Juta Poin]
[Ding! Membunuh 118 Manusia Tingkat Jendral Elite, Mendapatkan 227 Juta Poin]
[Ding! Membunuh 29 Manusia Tingkat Raja, Mendapatkan 87 Juta Poin]
Note: Ngacak poinnya, Males itung :v
Tak lama Fang Lin Berbicara seperti itu, Seluruh pasukan bayangannya tiba-tiba muncul didepannya sambil berlutut.
"Apakah tugas kalian sudah selesai?" Tanya Fang Lin sambil melihat bawahannya.
**Bersambung...
LIKE >> RATE 5 >> VOTE >> COMMENT**.
Tingkatan Kultivasi (God) (Prajurit Dewa)
- Dewa Pemula (1-19)
- Dewa Hijau (1-19)
- Dewa Kuning (1-19)
- Dewa Biru (1-19)
- Dewa Merah (1-19)
- Dewa Hitam (1-19)
- Dewa Terakhir (1-19)
Tingkatan Kultivasi (God) (Jendral Dewa)
- Dewa Asal Mula (1-29)
- Dewa Perunggu (1-29)
- Dewa Perak (1-29)
- Dewa Baja (1-29)
- Dewa Emas (1-29)
- Dewa Kristal (1-29)
- Dewa Giok (1-29)
Tingkatan Kultivasi (God) (Raja Dewa)
- Dewa Petarung (1-39)
- Dewa Sejati (1-39)
- Dewa Bumi (1-39)
- Dewa Langit (1-39)
- Dewa Kuno (1-39)
- Dewa Tertinggi (1-39)
Tingkatan Kultivasi (God) (Kaisar Dewa)
- Dewa Tahta (1-49)
- Dewa Dunia (1-49)
- Dewa Nirwana (1-49)
- Dewa Penguasa (1-49)
Tingkat Keabadian (God)
- Dewa Surgawi (1-59)
- Dewa Abadi (1-59)
- Dewa Dunia (1-59)
- Dewa Semesta (1-59)
Tingkat Kemutlakan (Absolute)
- Sang Absolute Universe