
Melihat Fei Yulan yang sudah bersiap akan pertarungan, Fang Lin menyuruh para bayangan-nya untuk mengeluarkan aura Dewa Merah mereka.
Sedangkan Diablo hanya bisa diam dan mengamati itu semua, Ia sebenar-nya cukup terkejut ketika mengetahui kalau makhluk bayang yang ada di belakang-nya memiliki aura yang begitu kuat, "Jika tuan berada di dunia Evangellion, Mungkin dia sudah masuk ke dalam jajaran orang terkuat..." Gumam Diablo pelan.
Di sisi lain, Fang Lin yang tidak jauh dari Diablo hanya bisa tersenyum tipis saat mendengar ucapan-nya, "Itu artinya Dunia Evangellion tidak sekuat yang aku pikir-kan" Batin Fang Lin lalu menatap Fei Yulan.
"Sepertinya dia terkejut dengan aura yang dikeluarkan boneka bayangan milik-ku" Batin Fang Lin kembali saat melihat raut wajah terkejut Fei Yulan.
Fei Yulan sendiri hanya bisa menahan nafas ketika melihat aura yang dikeluarkan ratusan makhluk bayangan tersebut, Aura yang ia keluarkan jelas kalah telak dengan aura yang dikeluarkan oleh mereka semua.
"Bagaimana mungkin dia mempunyai banyak sekali makhluk bayangan yang berada di ranah Dewa?" Gumam Fei Yulan dengan nada terkejut. Bahkan setaunya Raja Kegelapan saja hanya memiliki beberapa prajurit bayangan yang berada di ranah Dewa, Tetapi bagaimana bisa pria di depan-nya memiliki ratusan bawahan di Ranah Dewa?
"Aku menyerah!" Teriak Fei Yulan sambil mengangkat kedua senjata-nya lalu menarik kembali aura-nya. Ia tentu bukan-lah orang gila yang tidak mengetahui batasan kekuatan-nya sendiri, Meskipun ia berada di ranah Dewa Giok Level 21, Tetapi tidak mungkin bagi diri-nya untuk menang melawan Dewa Petarung dan Ratusan Dewa Merah.
Fang Lin yang mendengar itu langsung tersenyum tipis, Ia menarik aura-nya kembali dan di-ikuti oleh para boneka bayangan-nya, "Bagus-lah dia tidak bodoh..." Gumam Fang Lin pelan. Jika Fei Yulan akan tetap bertarung, Mungkin dimensi yang ia buat akan hancur.
"Menyerah? Baik-lah..." Balas Fang Lin lalu menyimpan pedang raja neraka milik-nya.
Melihat Fang Lin menyimpan senjata-nya, Fei Yulan juga menyimpan kedua senjata milik-nya, Ia menghela nafas pelan lalu berjalan mendekati Fang Lin.
"Apakah kau akan mengikat kontrak tuan dan budak kepada-ku?" Tanya Fei Yulan saat sudah berada di dekat Fang Lin.
Fang Lin sendiri terdiam sesaat untuk menanyakan hal ini kepada Yue, "Bagaimana menurut-mu? Apakah aku harus melakukan kontrak dengan-nya atau menyuruh-nya untuk melakukan hal yang sama seperi Diablo?" Tanya Fang Lin ke Yue.
[Suruh dia untuk melakukan sumpah seperti Diablo, Tuan. Yue sudah menguji hati-nya... Dan Yue mendapati kalau dia tidak akan berkhianat di situasi apapun]
Mendengar perkataan Yue, Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Tidak... Kau hanya perlu bersumpah atas setia-mu pada-ku, Dan hal itu sudah lebih dari cukup" Jawab Fang Lin dengan nada tenang.
Fei Yulan cukup terkejut ketika mendengar-nya, Ia tidak menyangka kalau Fang Lin akan berkata seperti itu, "Baik-lah..." Fei Yulan langsung berlutut di hadapan Fang Lin.
"Aku Fei Yulan, Bersumpah akan terus setia kepada Tuan Fang Lin dan tidak akan pernah berkhianat..." Ucap Fei Yulan melakukan sumpah-nya.
Fang Lin sendiri yang mendengar-nya langsung mengangguk-kan kepala-nya puas, "Aku terima sumpah-mu..." Jawab Fang Lin dengan nada tenang.
"Terima kasih, Tuan..." Ucap Fei Yulan pelan.
Fang Lin sekali lagi mengangguk-kan kepala-nya, Ia kemudian membalik-kan badan-nya dan menyuruh 996 boneka bayang milik-nya untuk masuk ke dalam bayangan-nya.
Para boneka bayang yang mendengar itu langsung mengangguk patuh dan dalam sekejap mereka berubah menjadi aura lalu melesat masuk ke dalam bayangan Fang Lin.
Melihat para boneka bayangan sudah masuk ke dalam bayangan-nya, Fang Lin langsung mengalirkan sedikit Qi milik-nya ke pada dua bawahan baru-nya.
~Whooooshhh~
Beberapa saat setelah itu, Mereka bertiga menghilang dari ruang hampa tanpa jejak sedikit-pun.
***
Ruang Hampa Tempat Latihan Li Fan.
Tiba-tiba saja Fang Lin dan kedua bawahan-nya muncul di dekat kolam lava milik Fang Ji.
Fang Ji sendiri yang sedang berkutivasi sambil berendam di kolam lava tersebut langsung membuka mata-nya, "Tuan? Anda dari mana saja?" Tanya Fang Ji dengan nada penasaran saat mendapati tuan-nya berada di dekat-nya.
"Oh... Aku tadi melakukan rapat lalu merekrut mereka berdua" Jawab Fang Lin sambil menunjuk ke arah dua orang yang berada di belakang-nya
Mendengar itu Fang Ji hanya mengangguk, Ia kemudian menatap ke arah dua orang yang berada di belakang tuan-nya dan sedikit mengangkat satu alis-nya, "Aku tidak bisa melihat ranah mereka berdua, Apakah mereka lebih kuat dari-ku?" Batin Fang Ji bertanya-tanya, Ia lalu kembali menatap ke arah tuan-nya, "Tuan, Harus berapa lama lagi aku berendam di kolam lava ini?" Tanya Fang Ji dengan nada heran. Tubuh-nya saat ini sudah sangat panas, Ia merasa diri-nya bisa terbakar kapan saja.
Meskipun Fang Ji adalah Phoenix Api, Seekor binatang yang terlahir dari Api, Namun bukan berarti diri-nya tahan dengan Api yang panas.
Mendengar itu Fang Lin tersenyum tipis, "Sampai diri-mu sekarat karena lava itu, Lalu aku akan menyembuhkan-mu dan menyuruh-mu untuk berendam kembali di kolam lava itu" Jawab Fang Lin santai.
~Glek~
Fang Ji yang mendengar-nya langsung menelan ludah kasar, Ia tidak menyangka kalau tuan-nya adalah seorang maniak berdarah dingin, "T-tuan... Bukan-kah itu sedikit berlebihan untuk aku yang berada di tingkat Fana?" Tanya Fang Ji dengan suara ketakutan.
Melihat reaksi Fang Ji yang ketakutan membuat Fang Lin tertawa keras, "Hahahaha.... Jangan menganggap-nya serius, Aku hanya bergurau saja" Jawab Fang Lin santai.
Fang Ji yang mendengar itu langsung menghela nafas lega, Ia berpikir kalau tuan-nya adalah orang gila yang suka menyiksa bawahan-nya.
"Satu minggu, Biarkan diri-mu berendam di kolam lava itu selama 1 minggu" Ucap Fang Lin sambil mengangkat jari telunjuk-nya.
Mendengar itu Fang Ji tidak bisa untuk tidak terkejut, 1 Minggu? Itu gila! Bahkan berendam selama 1 hari saja sudah membuat-nya ingin terbakar, "T-tuan... Kupikir aku tidak dapat melakukan-nya, Berendam di kolam lava ini selama 1 hari saja hampir membuat-ku mati terbakar" Balas Fang Ji dengan nada gugup.
Fang Lin yang mendengar-nya langsung mengelus pelan dagu-nya, "Hmm... Yue apa kau dengar itu? Dia saja hanya bisa bertahan selama 1 hari, Bagaimana bisa dia melakukan-nya sampai 1 minggu?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
Sebelum-nya Yue menyuruh-nya untuk membiarkan Fang Ji berendam di kolam lava tersebut selama satu minggu, Ia sebenar-nya sedikit ragu dengan itu karena tingkat tubuh Fang Ji masih berada di Fana level 2, Bertahan selama 1 hari di kolam lava itu sudah termasuk keberuntungan meski tubuh-nya telah di lapisi dengan Qi.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.