System Sang Immortal

System Sang Immortal
Cincin Ruang Dimensi Waktu


Cincin Ruang Dimensi Waktu, Sebuah cincin yang memiliki persamaan dengan cincin penyimpanan, Meskipun begitu cincin tersebut tidak hanya menyimpan benda mati saja, Tetapi juga makhluk hidup.


Cincin Ruang Dimensi Waktu memiliki panjang dan lebar sebesar 50 kilometer, Sedangkan untuk tinggi hanya sekitar 5 kilometer saja.


Pemilik dari cincin tersebut juga dapat mengatur waktu di dalam dimensi cincin, Tetapi waktu dimensi hanya bisa di lambat-kan sampai 1x30 hari, Yang artinya jika Fang Qin masuk ke dalam dimensi cincin selama 30 hari, Maka di dunia nyata baru melewati 1 hari saja.


......................


Di saat Fang Qin mendengar fungsi dari cincin ruang dimensi waktu, Ia hanya bisa berdecak kagum mendengar-nya, Bahkan Li Fan yang ikut mendengar penjelasan guru-nya mengeluarkan eksperesi takjub dengan mulut yang ternganga.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat ekspresi mereka berdua hanya tertawa pelan, "Di dalam cincin ini aku juga sudah menaruh sumber daya dan juga Pedang Naga Hitam serta Buku Naga Emas Surgawi" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Mendengar ucapan anak-nya, Fang Qin langsung membuka mulut-nya, "Nak... Sumber daya yang kau taruh dalam cincin itu, Tolong ambil kembali" Pinta Fang Qin sambil menunjuk cincin hitam polos di telapak tangan anak-nya.


Fang Lin yang mendengar ucapan ayah-nya sedikit mengerut-kan alis-nya, Ia lalu mengarahkan pandangan-nya ke tangan kiri ayah-nya yang sedang memakai cincin penyimpanan, "Ayah tidak perlu khawatir, Meskipun aku memberikan banyak sumber daya ke ayah, Aku juga akan memberikan pada rakyat kota Fang dan juga para bawahan-ku" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Apa yang dikatakan Fang Lin bukan-lah kebohongan semata, Ia tentu akan memberikan seluruh kebutuhan untuk para rakyat dan juga bawahan-nya. Bukan bermaksud untuk memanjakan mereka semua, Namun situasi di luar kota Fang tidak bisa dia tebak.


Fang Lin juga ingin serius dalam mengatur kota Fang, Ia juga akan mencari tempat jual beli budak dan mencuri para budak yang terkurung disana. Berbeda dari sebelum-nya, Ia kali ini akan membunuh orang-orang yang berkaitan dengan penjualan budak.


Meskipun cara-nya terlihat kejam di mata orang lain, Namun berbeda dengan mata orang-orang yang menjadi budak di tempat perbudakan. Fang Lin pasti akan dianggap melakukan perbuatan yang mulia dan juga di panggil sebagai pahlawan mereka.


Tentu hal itu menjadi salah satu rencana-nya, Fang Lin melakukan-nya karena ingin para budak menumbuhkan rasa setia dan juga rasa balas budi karena dia telah menyelamatkan mereka.


Fang Qin yang mendengar ucapan anak-nya hanya menghela nafas panjang, Ia kemudian mengangkat tangan kanan-nya lalu mengambil cincin hitam polos di telapak tangan anak-nya, "Kalau begitu ayah akan menerima cincin ini, Sebagai ganti-nya ayah akan mengajari murid-mu sebisa ayah" Ucap Fang Qin sambil menepuk kepala Li Fan menggunakan tangan kiri.


Fang Lin yang mendengar ucapan ayah-nya hanya tersenyum lembut, "Kalau begitu aku pamit dulu, Masih banyak pekerjaan yang harus ku-kerjakan" Ucap Fang Lin izin pamit.


Fang Qin yang mendengar-nya hanya mengangguk pelan sambil tersenyum, Sedangkan Li Fan langsung menunduk-kan badan-nya hingga badan, "Sampai ketemu lagi guru!" Ucap Li Fan dengan nada hormat.


"Aku sebenarnya tidak pantas di panggil guru oleh-mu karena aku belum pernah mengajari-mu sedikit-pun, Tetapi aku bersumpah kepada langit jika urusan kota Fang telah selesai, Aku akan mengajarimu sampai kau menjadi kuat" Ucap Fang Lin bersumpah sambil memegang pundak Li Fan dengan satu tangan-nya.


Mendengar itu Li Fan menggelengkan kepala-nya cepat, "Tidak guru, Kau adalah orang yang menyelamatkan hidup-ku, Jadi mustahil bagi diri-ku untuk tidak menganggap-mu sebagai guru-ku" Jawab Li Fan sambil tersenyum.


Fang Lin hanya tersenyum mendengar-nya, "Baik-lah aku pergi" Ucap Fang Lin dan dalam sekejap menghilang dari sana tanpa jejak.


Mereka berdua yang melihat kepergian Fang Lin hanya tersenyum. Beberapa saat kemudian, Fang Qin mengajak masuk Li Fan ke mansion.


Salah Satu Lapangan Kosong Kota Fang Dekat Sekte Yang Belum Di Namai.


Fang Lin kini melayang di atas lapangan tersebut, Ia kemudian mengarahkan satu tangan-nya ke arah lapangan di bawahan-nya dan perlahan tangan di lapisi oleh sebuah energi tak kasat mata.


Beberapa saat setelah Fang Lin mengarahkan tangan-nya ke arah lapangan tersebut, Tiba-tiba tanah di bawah-nya bergetar dan menurun secara perlahan.


Tidak sampai 10 detik tanah tersebut berhenti menurun dan kini terlihat seperti kawah yang memiliki bentuk kotak, Meskipun begitu Fang Lin hanya membuat kedalaman sampai 10 meter saja, Ia melakukan itu karena ingin mengantisipasi saja jika ada yang tidak bisa berenang.


Setelah itu Fang Lin melapisi kawah tersebut dengan elemen es yang tidak mengeluarkan hawa dingin, "Mungkin ini sudah cukup" Gumam Fang Lin pelan.


"Yue, Masuk-kan air suci yang ku-beli barusan" Perintah Fang Lin ke Yue.


[Baik tuan]


Dalam sekejap sebuah portal hitam muncul di dekat kawah yang sudah Fang Lin buat, Portal tersebut mengeluarkan sebuah tempat kayu berbentuk kotak yang berisi sebuah air yang bening.


Kotak berisi air tersebut adalah kolam suci yang sudah Fang Lin beli di Shop System. Sesaat setelah kolam suci keluar dari portal tersebut, Kolam itu melayang dan menyamakan posisi-nya dengan kawah kotak yang Fang Lin buat sebelum-nya.


Tak butuh waktu lama Kolam Suci sudah terpasang di kawah kotak yang Fang Lin buat. Fang Lin sendiri hanya tersenyum tipis melihat itu, Ia lalu memanggil Yang Jian lewat telepati untuk ke tempat-nya sekarang.


Di sisi lain, Yang Jian yang menerima telepati dari tuan-nya langsung melesat ke arah tuan-nya berada. Jarak antara diri-nya dengan tuan-nya tidak terlalu jauh jadi dia tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi tuan-nya.


"Tuan" Ucap Yang Jian sambil berlutut di depan Fang Lin.


Fang Lin sendiri yang melihat Yang Jian sudah sampai dan sedang berlutut di tanah langsung turun dari langit, "Dengarkan baik-baik aoa yang ku-katakan dan sampaikan pada penduduk kota Fang tentang Kolam Suci ini" Ucap Fang Lin saat turun di depan Yang Jian sambil menunjuk Kolam di dekat-nya.


Yang Jian yang mendengar ucapan tuan-nya langsung melirik ke arah Kolam Suci, Ia sedikit menaik-kan alis-nya saat merasakan aura asing yang keluar dari kolam tersebut, "Baik tuan" Jawab Yang Jian dengan nada tenang.


"Kalau begitu aku jelaskan terlebih dahulu peraturan untuk memakai kolam ini" Ucap Fang Lin kemudian menjelaskan peraturan sederhana yang dia buat untuk Kolam Suci di dekat-nya.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.