System Sang Immortal

System Sang Immortal
Turnamen Semesta XXII


Kelima bawahan inti mengantar Fang Lin ke tengah laut yang sangat indah, di sana terdapat sebuah Mahkota mewah yang mengeluarkan energi semesta murni.


Di sekeliling Mahkota tersebut, ada banyak sekali makhluk yang tinggal di sana. Bahkan ada seekor ular raksasa yang mempunyai basis kultivasi di ranah Supreme Being tingkat Rendah.


Kehadiran Fang Lin dan yang lainnya tidak membuat aktivitas para Binatang itu berhenti, hanya saja mereka bersikap lebih hati-hati dan juga sopan.


"Sepertinya ada yang menjinakkan mereka, ya?" ucap Fang Lin dengan tenang.


"Itu bukan sesuatu yang sulit bagi kami, Tuan." Yang Jian menjawab.


Fang Lin mengangguk beberapa kali, lalu mengangkat tangan kanannya dan mengambil Mahkota itu.


"Tidak ada sesuatu yang spesial di dalam Mahkota ini, ya?" Fang Lin bergumam setelah memeriksanya menggunakan Kesadaran Spiritual, "Hm...?"


Fang Lin sedikit mengangkat alisnya ketika Mahkota itu mengukir namanya dengan jelas, "Apa kalian pernah menyentuh Mahkota ini?" tanya Fang Lin penasaran.


"Tidak, Tuan. Kami semua tidak pernah menyentuhnya sekalipun, dan sejauh kami awasi juga tidak ada orang yang pernah menyentuhnya termasuk binatang-binatang yang tinggal di lautan ini." jawab Yun Feng.


Fang Lin terdiam sejenak lalu mengenakan Mahkota itu tepat di atas kepalanya, tidak ada sesuatu yang terjadi setelah itu dan membuatnya menghela nafas lega, "Kupikir akan terjadi sesuatu, rupanya tidak ya?"


"Omong-omong, sudah ada peserta yang mendapatkan Mahkota..." Fang Lin mengalihkan pandangannya pada layar yang memperlihatkan urutan sepuluh besar, tadinya tabel itu kosong namun sekarang telah diisi oleh makhluk yang bernama 'Sariel', "Dia yang tergesa-gesa, apa aku yang terlalu santai?"


Fang Lin menggeleng pelan lalu menjelaskan pada bawahannya kalau ia mempunyai pertandingan yang dinamakan 'Mengumpulkan Mahkota'.


"Pertandingan ini adalah penentu dari kemenangan Turnamen Semesta, mereka yang masuk ke dalam sepuluh besar akan menjadi pemenang dalam Turnamen ini." ucap Fang Lin mengakhiri penjelasannya.


"Jad, tugas kami adalah membunuh para Peserta lain dan membawa Mahkota mereka ke wilayah ini?" Yang Jian bertanya dengan kesimpulan miliknya.


"Tidak, tugas kalian adalah menjaga wilayah ini dan jangan sampai Mahkotanya direbut." ucap Fang Lin cepat, lalu melanjutinya, "Aku akan menempatkan Mahkota ini di pemukiman, meski ini beresiko untuk mereka tetapi tempat itu adalah yang teraman di wilayah ini."


Rencana Fang Lin adalah menempatkan bawahan inti dan 30 bayangan Absolute di wilayah ini, ia akan mempercayakan mereka untuk melindungi pemukiman sekaligus Mahkota yang ada.


Sementara itu, Fang Lin dan 7 Absolute bayangan yang tersisa akan pergi ke wilayah milik Peserta lain dan merebut Mahkota itu darinya.


"Seandainya saja boneka bayanganku bisa mencapai ranah Absolute, mungkin aku bisa menghadapi Turnamen ini dengan santai." Fang Lin diam-diam menghela nafas panjang, karena saat ini dirinya masih berada di ranah Absolute jadi semua boneka bayangannya hanya mentok sampai ranah Supreme Being tingkat Puncak saja, jika mereka ingin naik satu ranah lagi dirinya harus berada di Celestial Absolute terlebih dahulu.


Fang Lin menggelengkan kepalanya pelan dan berusah menepis pikirannya itu, ia lalu melepaskan Mahkota yang ada di kepalanya dan berkata pada Yang Jian, "Aku akan langsung pergi karena kondisiku sekarang masih prima, jadi jelaskan semuanya pada Yue'er dan biarkan dia mengurus sisanya."


"Saya mengerti, Tuan." Yang Jian mengangguk paham, lalu menerima Mahkota itu dari Tuannya.


Setelah itu, Fang Lin memanggil tujuh boneka bayangannya yang berjaga di pinggir wilayah dan memberikan mereka perintah pada mereka untuk mengikutinya.


Fang Lin bersama ketujuh Absolute bayangan pergi dari sana, sementara kelima bawahan inti kembali ke pemukiman untuk menyerahkan Mahkota tersebut kepada Nona Yue.


***


Fang Lin melesat selama satu jam lamanya, daratan yang berada di luar wilayahnya sebenarnya adalah sebuah Wilayah Netral.


Wilayah Netral adalah sebutan dari Fang Lin untuk wilayah yang tidak ditempati oleh siapapun.


Sebenarnya Fang Lin ingin memperluas wilayahnya tersebut, tapi sayangnya wilayah miliknya telah ditandai oleh semacam energi murni sehingga tak memungkinkan bagi dirinya untuk memperluas wilayah meski hanya satu senti saja.


"200 juta meter dari sini ada sebuah wilayah yang sedang diserang, dan beberapa dari mempunyai Lingkaran Cahaya di atas kepalanya." Fang Lin bergumam setelah memeriksa situasinya menggunakan Mata Dewa, "Apa Cassiel mempunyai hubungan dengan mereka?"


Karena Cassiel juga mempunyai 'Halo' atau disebut sebagai Lingkaran Cahaya di atas kepalanya.


Fang Lin melipat kedua tangannya dan memejamkan matanya perlahan, ada kemungkinan kalau mereka adalah orang-orang yang berada di bawah perintah Cassiel.


"Kalau aku ikut campur, ada kemungkinan aku harus berhadapan dengannya." gumam Fang Lin dan kembali membuka matanya, lalu mendongakkan kepalanya ke atas, "Dia telah banyak membantuku selama Pertempuran Kelompok, apalagi buffnya yang menurutku sangat lah berguna."


Fang Lin terdiam sejenak sebelum menggelengkan kepalanya pelan, "Tapi ini adalah Turnamen Semesta dan dia adalah lawanku di pertandingan ini, aku tidak boleh membawa perasaan pribadi di sini."


Fang Lin mengeluarkan pedang Pembunuh Absolute, lalu merubahnya menjadi busur merah tanpa adanya ukiran mencolok, "Karena Dunia Abyss tidak memiliki struktur yang sama dengan Dunia itu, dampak yang akan terjadi mungkin beberapa kali lipat lebih besar."


"Yah, kuharap mereka langsung mati tanpa menerima rasa sakit sedikitpun..." Fang Lin menarik tali busur tersebut, dan sebuah anak panah yang tercipta dari energi semesta murni muncul.


Tangisan Semesta!


Whoooosh!


Anak panah tersebut dengan cepat melesat di udara setelah Fang Lin melepaskannya, energi semesta murni yang begitu melimpah mengitari anak panah itu.


Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, anak panah itu mencapai ke wilayah sasaran dan menciptakan ledakan yang besar.


Ketika melihat ledakan itu, Fang Lin mengerutkan alisnya karena dampak dari serangannya itu jauh lebih kecil dari apa yang telah dibayangkan.


"Dampaknya hampir sama seperti Dunia itu." gumam Fang Lin setelah mengukur luasnya melalui Kesadaran Spiritual, "Apa ini...? Apakah mereka mengubah struktur Dunia ini ketika semua peserta berada dalam Pertempuran Kelompok? Tapi, mereka tidak menyinggung sesuatu tentang itu..."


Fang Lin terdiam sejenak sebelum menyimpulkan kalau bawahan intinya sama sekali tidak menyadari perubahan struktur dimensi Dunia Abyss.


"Kemungkinan hanya Yue yang menyadarinya." Fang Lin mengubah kembali busur tersebut menjadi bentuk asalnya, lalu bergumam, "Karena ini di luar perkiraanku, aku mau tak mau harus menghadapi mereka secara langsung."


Fang Lin bersama Absolute bayangan akhirnya melesat pergi ke sana, ia tidak akan membiarkan siapapun keluar dari wilayah itu sembari membawa Mahkota yang ada.


***


Di pemukiman, Yue menerima sebuah Mahkota yang terukir nama suaminya di sana. Salah satu bawahan inti yang datang untuk membawakan itu langsung menjelaskan situasi padanya secara rinci.


"Pertandingan terakhir telah dimulai, ya?" Yue bergumam, dan diam-diam menghela nafas panjang, "Jadi dia pergi dan menempatkan kalian untuk menjaga wilayah ini, begitu?"


"Itu benar, Nona." jawab Bai Hu sembari mengangguk kecil.


"Baiklah, lakukan tugas itu." ucap Yue, lalu melanjutinya, "Jangan sampai teledor, kalau Peserta lain berhasil membawa Mahkota ini ke wilayahnya maka kita semua akan mati di Dunia ini."


"Kami mengerti, Nona."


Mereka menjawab dengan serempak, lalu Yue menyuruh mereka untuk pergi dari sana.


Bersambung......


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.