
"Penawaran? Apa maksudmu?" Selidik Yun Feng.
"Aku ingin kau menjadi hewan kontrakku" Jawab Fang Lin santai.
Serigala Bintang terkejut mendengar perkataan manusia didepannya, Ia langsung merenung dan mencoba memikirkan penawaran tersebut. "Hewan Kontrak? Kenapa dia menginginkanku menjadi partnernya?" Batin Yun Feng berpikir.
"Tapi manusia itu sangat kuat, Jika dia menjadi tuanku, Aku mungkin dapat membalaskan dendam untuk orang yang telah membantai keluargaku" Lanjutnya membatin.
Yun Feng memutuskan untuk menjadi partner dari manusia didepannya, Ia juga berpikir tidak ada salahnya menjadikan manusia didepannya sebagai tuannya, Ketika Yun Feng ingin menjawab pertanyaan manusia didepannya, Terdengar suara familiar ditelinganya.
"Manusia, Apa maksud kedatangan anda?" Terdengar suara menggelegar di langit.
"Kau? Naga Hitam?" Ucap Fang Lin sambil menatap langit yang kosong.
Setelah Fang Lin mengatakan itu, Suasana menjadi hening bahkan tidak ada suara kicauan burung sedikitpun.
"Dari mana kau tau bocah?" Ucap sosok yang dipanggil Naga Hitam.
"Hanya menebak dan juga..." Ucap Fang Lin lalu mengeluarkan pedang Naga Hitamnya dari inventory.
"Apakah pedang ini dibuat dari taringmu?" Ucap Fang Lin sambil mengangkat pedangnya tinggi-tinggi.
"K-kau! Darimana kau mendapatkan pedang itu?!" Ucap sosok tersebut dan hingga beberapa saat muncul seekor Naga Hitam dari langit. Naga Hitam tersebut memiliki panjang sekitar 3 Kilometer yang memiliki sisik hitam pekat dan memiliki 1 taring dimulutnya yang moncong.
Fang Lin mengabaikan perkataan Naga Hitam yang berada dilangit dan mulai mengelus dagunya seolah sedang berpikir. "Jadi benar, Pedang ini dibuat dari salah satu taring Naga Hitam, Lalu Yue mendapatkan pedang ini dari mana?" Batin Fang Lin berpikir.
Di sisi lain, Serigala bintang melihat Penguasa Hutan langsung menatapnya dengan heran. "Hey Naga Hitam, Tidak biasanya kau keluar dari sarangmu" Ucap Yun Feng.
Naga Hitam tersebut menengok ke arah Yun Feng lalu menyipitkan matanya. "Feng'er, Bukankah sudah kubilang panggil aku guru" Ucap Naga Hitam mendengus kesal.
"Aku lebih suka memanggilmu Naga Hitam/kakek tua" Jawab Yun Feng.
"Dasar murid durhaka" Ucap Naga Hitam dengan nada kesal kemudian melirik ke arah manusia didekatnya.
"Laporan Feng benar, Manusia itu tidak bisa diukur kekuatannya, Terlebih lagi aku penasaran dimana dia mendapatkan Pedang Naga Hitam itu" Batin Naga Hitam menghela nafasnya pelan.
Di sisi lain, Fang Lin berhenti memikirkan tentang bagaimana system pedang Naga Hitam, Ia lalu menatap kedua monster dihadapannya. "Kau Naga Hitam, Jadilah Hewan Kontrakku juga" Ucap Fang Lin menunjuk Naga Hitam di atas langit.
"Apa maksudmu? Lagi pula, Kenapa juga aku harus menuruti mu?" Ucap Naga Hitam lali mengeluarkan Aura Monarch *3nya.
Yang Jian dan Guo Ren langsung berlutut ketika merasakan tekanan yang hebat, Bahkan Yang Jian sampai memuntahkan darahnya.
Sedangkan Fang Lin tidak bergeming sedikitpun ketika mendapatkan tekanan seperti itu, Ia kemudian melirik bawahannya yang terluka karena Aura yang dikeluarkan oleh Naga Hitam. "Haah... Apa kau ingin kehancuran hutan ini?" Ucap Fang Lin menghela nafas panjang lalu mengeluarkan Aura True Godnya.
~Whoossh~
Seketika Aura yang dikeluarkan Naga Hitam lenyap dan kini Naga Hitam Langsung tersungkur ke tanah karena merasakan tekanan yang menimpanya.
"S-sialan, A-aku tidak menyangka ada manusia sekuat ini di alam rendah" Gumam Naga Hitam terbata-bata.
Yun Feng yang melihat Naga Hitam tersungkur langsung menjatuhkan rahangnya, Pikirannya tidak ingin percaya namun matanya melihat jelas kejadian didepannya.
"Naga Hitam jadilah Hewan Kontrakku, Aku akan membawamu ke dunia kecilku, Kau mengenal Raja Harimau Putih bukan? Dia juga berada disana, Apakah kau tidak ingin reuni dengan dia dan mati disini?" Ucap Fang Lin mengancam, Dia sebenarnya tidak ingin memakai cara ini untuk merekrut Naga Hitam, Akan tetapi setelah melihat karakternya, Fang Lin dapat menebak kalau Naga Hitam memiliki sifat angkuh dan kerasa kepala namun ramah dengan sekitarnya.
"Raja Harimau Putih? Macan bodoh itu tunduk ke manusia ini?" Batin Naga Hitam terkejut.
"Bagaimana? Kau mau?" Tanya Fang Lin lalu menarik aura True Godnya dan mendekati 2 monster didepannya
"Jika aku pergi, Bagaimana dengan hutan ini? Jika mereka tau kalau aku sudah tidak ada dihutan ini, Pasti akan terjadi kerusuhan seperti pertempuran wilayah, Dan jika seperti itu pasti akan ada banyak korban" Ucap Naga Hitam dengan nada khawatir.
Sedangkan Fang Lin yang mendengar itu menaikkan sebelah alisnya."Bukankah itu wajar? Yang lemah akan mati dan yang kuat akan bertahan" Tanya Fang Lin heran.
Naga Hitam menghela nafas panjang mendengar itu. "Mungkin kau berpikiran seperti itu, Tapi berbeda denganku, Aku memimpikan dunia yang tenang, Dimana tidak ada kekacauan yang membuat banyak korban berjatuhan" Ucap Naga Hitam mencurahkan isi hatinya.
Fang Lin tersenyum tipis ketika mendengarnya, Ia tau jika mewujudkan hal tersebut sangatlah mustahil, Karena prinsip dunia ini sama seperti konsep Yin dan Yang, Jika ada sekelompok orang baik pasti akan ada sekelompok orang jahat disekitar mereka, Begitu juga sebaliknya.
Dan selama ada konsep Yin dan Yang, Dunia yang diinginkan Naga Hitam tidak akan terwujud sampai kapan pun itu.
"Yue, Tolong bantu aku memindahkan hutan terlarang ini ke dunia jiwa ku"
[Bisa saja tuan, Tapi akan memotong 100 juta poin]
Benar saja tebakannya, Yue bisa melakukan apa saja walaupun hal mustahil sekalipun. "Baiklah, Tapi lakukan saat ku perintah" Ucap Fang Lin.
[Baik tuan]
"Aku akan memindahkan seluruh hutan ini ke dunia kecilku, Jadi kau tidak perlu khawatir tentang hal itu" Ucap Fang Lin yang membuat naga hitam keheranan.
"Apa maksudmu?" Tanya Naga Hitam.
"Sama seperti yang aku katakan, Sekarang kau kumpulkan seluruh hewan buas yang ada dihutan ini" Ucap Fang Lin.
Naga Hitam kebingungan dengan perintah Fang Lin namun dia tetap melakukan apa yang diperintahkan Fang Lin.
...
3 jam kemudian, Ribuan monster muncul di tempat Fang Lin, Sebagian monster ada yang menggerutu kesal karena diadakan perkumpulan mendadak dan sebagian lagi menjadi serius serta waspada karena tidak biasanya penguasa hutan melakukan rapat dadakan apalagi ditempat yang berbeda dari biasanya.
Disisi lain Fang Lin dan bawahannya memilih bersembunyi, Karena dirinya yakin jika ada salah satu monster yang melihat, Pasti dia akan langsung diserang.
"Apakah kalian tau, Kenapa kalian dikumpulkan disini?" Tanya Naga Hitam dengan lantang.
Semua monster disana langsung menggelengkan kepala mereka ke atas sambil menatap Naga Hitam.
"Baiklah pertama-tama, Maafkan aku jika mengganggu aktivitas kalian dan aku mengadakan rapat tiba-tiba ini, Karena ada seseorang yang ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian" Ucap Naga Hitam.
Semua monster langsung ricuh ketika mendengar itu.
"Apa maksudnya"
"Apakah ada monster yang lebih kuat dari penguasa?"
"Sepertinya ada yang tidak beres"
"Ayolah, Hanya ingin menyampaikan sesuatu harus mengumpulkan semua monster? Sialan"
Semua monster disana langsung menggerutu kesal dan beberapa dari mereka semakin waspada termasuk 10 raja monster terkuat.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.