
Fang Lin yang mendengar-nya hanya mengangguk paham, Ia kemudian mengeluarkan beberapa sumber daya yang dapat membantu Fang Ji memperkuat pondasi-nya.
Fang Ji sendiri langsung berterima kasih ketika menerima sumber daya yang diberikan oleh tuan-nya, "Terima kasih tuan... Kalau begitu, Saya izin pamit untuk memperkuat pondasi saya terlebih dahulu..." Ucap Fang Ji yang sudah terbang di hadapan tuan-nya.
Fang Lin yang mendengar itu hanya mengangguk dan setelah itu Fang Ji kembali ke kolam suci lalu mengonsumsi sumber daya yang baru saja diberikan oleh tuan-nya.
Di sisi lain, Fang Lin langsung pergi keluar ruangan agar tidak mengganggu phoenix tersebut. Setelah keluar ia menelepati seluruh bawahan inti-nya dan memerintahkan mereka untuk berkumpul di salah satu lapangan kota Fang, Termasuk para penghuni hutan terlarang.
Para bawahan inti yang mendapatkan perintah tersebut dengan segera melaksanakan-nya, Sedangkan Fang Lin langsung mengajak Diablo dan Fei Yulan untuk pergi.
Sebelum Fang Lin pergi, Ia menaruh salah satu boneka bayangan-nya untuk menjaga rumah es yang ditempati Fang Ji.
"Ayo pergi..." Ucap Fang Lin dan dengan segera terbang pergi dari sana.
Diablo dan Fei Yulan hanya diam dan mengekori tuan mereka dari belakang. Fang Lin sendiri sengaja tidak melakukan teleportasi karena diri-nya ingin para penduduk kota Fang dan penghuni hutan terlarang sudah berada di lapangan sebelum ia sampai.
Memakan waktu beberapa jam untuk Fang Lin, Fei Yulan dan Diablo sampai di kota Fang, "Hmm... Sepertinya mereka semua sudah sampai" Gumam Fang Lin pelan disaat diri-nya melihat puluhan ribu makhluk hidup sedang berkumpul di satu tempat.
Fang Lin dengan segera mendarat di kerumunan makhluk hidup tersebut atau lebih tepat-nya dia turun di dekat anggota keluarga-nya.
Kedatangan Fang Lin tentu membuat para penduduk kota Fang serta penghuni hutan terlarang bergemuruh, Mereka cukup gembira ketika melihat tuan mereka kembali setelah puluhan tahun lamanya.
Para anggota keluarga-nya termasuk para calon istri-nya langsung menyambut kedatangan Fang Lin.
"Fang Gege! Akhirnya kita bertemu lagi!" Ucap Qiao Yu dengan nada antusias.
Fang Lin hanya tersenyum lembut mendengar-nya. Di saat diri-nya melatih Li Fan, Yun Feng dan Fang Ji, Ia hanya mengunjungi keluarga dan para calon istri-nya setahun sekali jadi wajar saja jika mereka begitu antusias ketika bertemu dengan-nya.
"Bagus sekali... Kau sudah berkembang cukup pesat" Ucap Fang Lin sambil mengelus kepala Qiao Yu.
"Hmph... Apakah kau hanya mengingat saudari Yu saja?!" Tanya Xue Hua yang tidak jauh dari sana.
Fang Lin menggelengkan kepala-nya pelan dan langsung mencubit pipi wanita cantik itu, "Hehehe... Tidak mungkin aku melupakan wanita secantik diri-mu" Jawab Fang Lin dan membuat pipi Xue Hua memerah semerah tomat.
Di sisi lain, Mue Lian dan Shui Ru hanya tertawa pelan sambil menggelengkan kepala, Mereka berdua tertawa karena mereka pernah berada di fase itu.
"Ck, Ck, Ck anak ini... Sekarang kau sudah pandai menggombali calon istri-mu ya" Fang Qin berdecak pelan sambil berjalan mendekati anak-nya.
"Apakah kau belajar itu dari ayah-mu?" Tanya Xia Mei yang tidak jauh dari Fang Qin.
"Hmph... Tentu saja, Ayah-mu ini memiliki bakat yang tidak tertandingi jadi wajar saja jika aku berkembang dengan cepat" Jawab Fang Qin dengan nada sombong.
Fang Lin tersenyum tipis sedangkan Xia Mei tidak menghiraukan tingkah kekanak-kanakan suami-nya itu, "Nak... Sepertinya kamu mengumpulkan kita semua karena kamu inginkan mengatakan sesuatu yang serius, Apa itu nak?" Tanya Xia Mei dan membuat raut wajah Fang Lin berubah menjadi serius.
"Ya, Bu... Ini mengenai perang melawan salah satu peserta turnamen semesta" Jawab Fang Lin cepat dan menyuruh para penduduk kota Fang serta penghuni hutan terlarang untuk tidak bergemuruh.
Melihat raut wajah anak-nya begitu serius Xia Mei hanya diam, Ia mengetahui kalau masalah yang ingin dibicarakan Fang Lin begitu serius.
Setelah mereka semua diam dan membuat suasana menjadi hening, Fang Lin langsung menginjak-kan kaki-nya dan membuat tanah yang di pijaki-nya bergetar.
Tanah tersebut naik dan membuat Fang Lin, Keluarga-nya, Para Calon istri-nya dan bawahan inti-nya sedikit lebih tinggi dari pada penduduk kota Fang dan penghuni hutan terlarang.
"Maaf karena telah membuat kalian menghentikan aktivitas kalian... Tetapi disini aku ingin mengumumkan kalau kita akan berperang melawan salah satu peserta turnamen semesta" Ucap Fang Lin pelan namun dapat didengar oleh semua makhluk hidup yang ada di sana.
"Meskipun kekuatan tempur kita berbeda jauh dengan orang yang akan kita perangi nanti, Namun aku tidak dapat membiarkan mereka lebih lama lagi..." Timpal Fang Lin yang kemudian menceritakan kekuatan dan perkembangan pesat yang dimiliki oleh Xiao Chen dan pengikutnya.
Semua orang yang ada di sana hanya bisa menahan nafas mereka sambil memasang raut wajah terkejut mereka, Tidak ada yang bisa untuk tidak terkejut ketika mendengar fakta tentang Xiao Chen dari mulut Fang Lin.
Setelah menceritakan itu semua Fang Lin dapat melihat raut wajah takut dan gelisah dari sebagian pengikut-nya, Ia hanya menghela nafas-nya dan memahami perasaan mereka saat ini.
"Kalian semua tidak perlu takut untuk memerangi-nya, Karena kalian bukan berada di barisan depan melainkan berada di barisan belakang..." Ucap Fang Lin lalu menjentik-kan jari-nya.
~Klik~
Seketika para boneka bayangan Fang Lin keluar dan mengelilingi dinding atas kota Fang hingga penuh, Masing-masing dari makhluk bayangan itu mengeluarkan aura yang begitu kuat dan membuat suasana kota Fang menjadi dingin meskipun mereka terkena sinar panas matahari.
"Aku memiliki 1.000 boneka pasukan yang berada di ranah Dewa Merah dan puluhan juta pasukan mayat yang berada di tingkat To God, Mereka semua tidak dapat mati dan terus beregenerasi selama aku memiliki Qi..." Ucap Fang Lin lalu menimpali-nya dengan cepat, "Mereka-lah yang akan berada di garis depan dan bertarung dengan pasukan yang dimiliki orang itu" Timpal Fang Lin dengan suara tenang.
"Lalu apa gunanya kami tuan? Jika mereka terus beregenerasi dan tidak dapat dibunuh, Maka kita hanya seperti hiasan saja di medan perang" Tanya salah satu pria kekar yang berada di barisan penduduk kota Fang.
Mendapati pertanyaan itu Fang Lin hanya tersenyum tipis, "Pasukan-ku memang memiliki regenerasi, Namun jika mereka beregenerasi membutuhkan waktu sekitar 10 detik sampai 5 menit... Jadi jika pertahanan garis depan dan tengah telah di tembus oleh pasukan orang itu, Maka kalian yang berada di barisan belakang akan mendapatkan giliran untuk perang" Jawab Fang Lin menjelaskan.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.