System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perang, Fang Lin Vs Xiao Chen VIII


Saat sedang memikirkan itu, Bai Hu dikejutkan oleh puluhan laser pembunuh yang datang dari berbagai arah, Ia buru-buru menciptakan penghalang Qi berbentuk kotak dan sesaat setelah itu suara ledakan keras terjadi.


BOOOOM!


Puluhan sinar laser pembunuh tersebut menabrak penghalang Qi milik Bai Hu secara bersamaan, namun sayangnya tidak ada satupun dari laser tersebut yang dapat menembusnya.


"Hampir saja kena..." Seorang Spiritual God yang memiliki perawakan besar terbang mendekati Naga Hitam.


Tak lama setelah itu puluhan Spiritual God lainnya mulai bermunculan dan mengelilingi Bai Hu.


"Dimana Xiao Jung? Kenapa aku tidak melihatnya?" Tanya seorang pria berumur 30-an kepada Naga Hitam.


Naga Hitam sendiri berdecak kesal ketika mendengar itu, "Dia sudah menjadi mayat... Kau tidak perlu mencarinya lagi" Jawab Naga Hitam acuh tak acuh.


Mendengar itu Spiritual God yang baru saja bertanya langsung mengerutkan alisnya, "Apa maksudmu?! Apa kau baru saja mengatakan kalau Xiao Jung sudah mati?!" Pria tersebut bertanya dengan nada sedikit tinggi, Ia mencoba memastikan jawaban Naga Hitam sebelumnya.


"Huh? Apa kau tuli?! Sudah kubilang dia telah menjadi mayat! Kalau kau tidak percaya, cari saja mayatnya di bawah sana." Dengan nada kesal Naga Hitam menjawabnya.


Pria tersebut menggertakkan giginya ketika mendengar itu, "Bajingan ini... Berani sekali dia meneriaki ku, padahal statusnya hanyalah budak." Diam-diam pria itu mengumpat dan terbang turun ke bawah, Dia berniat untuk memastikan apakah Xiao Jung benar-benar mati atau tidak.


Disaat pria tersebut turun, Penghalang kotak yang dibuat oleh Bai Hu menghilang dan pria berjubah putih itu langsung mengeksekusi jurus-jurus miliknya.


Puluhan Spiritual God yang mengelilingi Bai Hu tentu terkejut, namun mereka sudah memperkirakan kejadian ini dan mengeluarkan artefak pertahanan mereka.


BOOOM!


BOOOM!


Usai menahan serangan Bai Hu, mereka langsung mengeksekusi jurus mereka masing-masing dan menyerang pria berjubah putih itu secara bersamaan.


Di sisi lain, Naga Hitam menjauh ketika melihat itu semua, Ia sengaja untuk tidak ikut campur karena ia ingin melihat kekuatan asli Bai Hu.


"Ck, ini akan merepotkan" Bai Hu berdecak kesal dan mulai menghindari jurus-jurus yang dikeluarkan puluhan Spiritual God itu.


Bai Hu kemudian menyerang mereka dan satu persatu Spiritual God itu mati ditangannya dengan cara yang sadis.


Butuh waktu beberapa jam untuk Bai Hu membunuh mereka semua, banyak sekali sobekan di jubahnya namun tidak terlihat luka sama sekali, karena semua luka yang ia terima sudah disembuhkan oleh Qi nya.


Bai Hu menghela nafas panjang lalu menatap ke arah Hu Jiazhen yang berjarak beberapa kilometer darinya, "Sepertinya aku membutuhkan bantuan mereka untuk membuat Hu Jiazhen pingsan..." Batin Bai Hu sambil memikirkan Li Fan, Yun Feng dan Nie Li.


Bai Hu kemudian melesat terbang ke arah Hu Jiazhen namun matanya melebar ketika instingnya mengatakan kalau bahaya sedang mendekatinya.


Benar saja, Sebuah laser pembunuh yang mengeluarkan energi Dewa melimpah kini sedang mengarah ke arah Bai Hu dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh mata.


"Sial!" Bai Hu mengumpat dan langsung teleportasi menjauh dari sana.


Whoooshh!


Laser pembunuh tersebut menabrak bangunan yang ada di daratan dan membuat kubah yang cukup besar dan juga dalam.


Bai Hu yang melakukan teleportasi tidak jauh dari tempat sebelumnya hanya mendengus kesal ketika mendengar itu, "****** sialan..." Bai Hu mengumpat secara terang-terangan dan membuat raut wajah wanita bergaun hijau itu menjadi jelek.


Whoooosh!


Aura membunuh merembes keluar dari tubuh wanita tersebut dan dia mengeluarkan sebuah busur hijau yang memiliki desain cukup mewah, "******?! Hahahaha... Sepertinya kau akan mati disini!" Dengan raut wajah yang sudah berubah menjadi menyeramkan, wanita bergaun hijau itu memunculkan sebuah anak panah di udara kosong lalu menempelkannya ke dekat busur.


Wanita bergaun hijau itu menarik anak panahnya dan energi dewa yang tak terbendung mengelilingi anak panah tersebut.


"Teknik Raja Panah Ke-9: Panah Pemusnah Bintang!" Wanita bergaun hijau itu berteriak kecil dan melepaskan anak panah tersebut dari busurnya.


Swoooshhh!


Anak panah itu melesat ke arah Bai Hu dengan kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya dan membuat pria berjubah putih itu panik.


Saat ingin melakukan teleportasi, tiba-tiba saja seorang wanita cantik bergaun putih muncul di depannya dan menangkap anak panah tersebut dengan tangan kosong.


Whooopp!


"Nie Li?!" Bai Hu tidak dapat menahan rasa terkejutnya ketika melihat Nie Li muncul didepannya dan tak lama setelah ia mengatakan itu Li Fan dan Yun Feng juga muncul didekatnya.


"Apakah kau tidak apa apa Saudara Bai?" Li Fan bertanya untuk memastikan keadaan pria berjubah putih itu.


"Ya, aku tidak apa-apa... Dan terima kasih karena telah menyelamatkanku Saudari Li." Bai Hu tersenyum saat Nie Li menoleh ke arahnya.


"Baguslah... Kalau begitu biar aku yang mengurus wanita itu" Nie Li berkata sambil membuang anak panah yang ia pegang ke bawah.


Bai Hu menganggukkan kepalanya cepat dan menatap Li Fan serta Yun Feng, "Kalian tolong bantu aku untuk membuat Hu Jiazhen pingsan... Agar aku bisa membawanya ke hadapan tuan." Pinta Bai Hu dengan nada serius.


"Kau tenang saja... Aku dan Yun Feng pasti akan membantumu..." Li Fan tersenyum saat mengatakan itu dan Yun Feng sendiri hanya menganggukkan kepalanya cepat.


Bai Hu tersenyum dan tanpa basa-basi ia melesat ke arah Naga Hitam yang sedang mengamati mereka dari kejauhan, "Hu Jiazhen... Aku akan membantumu untuk mengembalikan ingatanmu yang hilang..." Bai Hu berjanji dengan perasaan yang tulus dihatinya.


Li Fan dan Yun Feng yang melihat Bai Hu melesat pergi langsung mengikutinya dari belakang, mereka berdua mempersiapkan jurus mereka masing-masing untuk melawan Hu Jiazhen nanti.


Di sisi lain, Naga Hitam yang melihat mereka bertiga sedang melesat terbang ke arahnya langsung berdecak kesal, "Aku tidak dapat melawan mereka bertiga sekaligus... Sepertinya aku harus mencari orang lain yang dapat membantuku..." Naga Hitam dengan segera mengedarkan kesadarannya untuk mencari orang-orang kuat yang berasal dari kubu Xiao Chen.


Tak butuh waktu lama baginya untuk menemukan dua orang yang yang berada di ranah Spiritual God perak bertanda hitam, "Kalau tidak salah mereka adalah teman dekatnya Xiao Jung? Apakah mereka akan membantuku meskipun tidak ada Xiao Jung di dekatku?" Naga Hitam bergumam dengan nada ragu.


Perlu diketahui kalau kedua teman Xiao Jung memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dari Xiao Jung sendiri, mereka sama-sama buruk yang memiliki banyak muka.


Setelah beberapa saat berpikir, Naga Hitam memutuskan untuk menghampiri mereka, Ia nanti akan mencari cara agar mereka berdua mau membantunya melawan Bai Hu dan juga kedua orang itu.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.