System Sang Immortal

System Sang Immortal
Invasi Kelompok Setan Kuno V


Sesaat setelah kegelapan menyelimuti kubah Es Suci, langit berubah menjadi terang dan Fang Lin bisa langsung mengetahui kalau mereka sekarang berada di kekosongan tanpa batas.


Untuk sekarang, Fang Lin tidak mempunyai niat untuk keluar dari kubah esnya. Dia kemudian menyebarkan Kesadaran Spiritualnya lalu menemukan sekelompok Iblis berjumlah 15 yang kini sedang berdiri tegak di belakang sosok menyeramkan dengan rupa seperti kerbau.


Raut wajah Fang Lin berubah menjadi serius ketika merasakan kalau sosok tersebut mempunyai basis kultivasi di ranah Supreme Being tingkat puncak.


"Dia benar-benar berbahaya..." Fang Lin tanpa sadar menelan ludahnya, ia tidak cukup yakin bisa menang dari makhluk itu kalaupun menggunakan elemen Es Suci ataupun Api Hitam.


Di dalam Kesadaran Spiritualnya, Fang Lin bisa menemukan penduduk kota Iwoong sedang menatap dirinya dari daratan, tatapan mereka jelas menunjukkan ketakutan dan kekhawatiran tak berujung.


"Ini akan berbahaya bagi mereka." ucap Fang Lin, lalu memindahkan mereka beserta seisi kota kembali ke Dunia Xiangu.


Tindakan yang Fang Lin lakukan mendapatkan berbagai macam reaksi dari belasan Iblis yang berbaris rapi di langit.


Melihat reaksi dari mereka membuat Fang Lin bisa menebak kalau kekosongan tanpa batas tersebut meniadakan hukum teleportasi atau semacamnya.


Meskipun demikian, elemen Es Suci mempunyai eksistensi yang setara dengan Energi Semesta atau bahkan di atasnya. Jadi, hukum ruang semacam itu tidak akan mampu menangkal kedua eksistensi tersebut.


"Manusia... Kau seharusnya mendengar suaraku, bukan?"


Suara yang berat terdengar jelas di telinga Fang Lin karena ia memang tidak membuat kubah esnya menjadi kedap suara.


"Apa alasanmu membawaku kemari? Kau ini dari kelompok Setan Kuno, bukan?" Fang Lin langsung bertanya pada intinya.


"Jangan berpura-pura bodoh seolah kau tidak mengetahui kesalahanmu."


"Kesalahanku...? Aku tidak merasa pernah melakukan hal yang salah."


"Mengacaukan langkah invasi yang telah kulakukan, itu adalah kesalahanmu."


"Lucu sekali, itu hanya pembelaan dari penduduk kota yang kau serang. Lagipula, yang salah di sini adalah kau. Menyerang dan menghabisi penduduk kota? Itu adalah hal yang gila, dasar keparat." ucap Fang Lin sinis, lalu melanjutinya, "Pembicaraan semacam ini tidak akan ada habisnya. Langsung saja, apa maksudmu membawaku kemari?"


"Tentu saja memberikan pelajaran yang setimpal untukmu, manusia." ucap Jenderal Iblis Kerbau dengan tenang, lalu menambahkan, "Tapi, tindakanku sepertinya sia-sia karena telah membawamu kemari. Mempunyai energi semesta dan elemen aneh yang mampu menangkal hukum ruangku, itu membuatku sadar kalau kau bisa kabur kapan saja dari tempat ini."


Fang Lin tertawa mengejek ketika mendengar itu, dan berkata, "Ternyata kau cukup pintar bagi seekor Kerbau, ya?"


Suasana menjadi hening setelah Fang Lin menyelesaikan kata-katanya, ia cukup yakin kalau iblis kerbau itu sedang melepaskan Niat Membunuh yang kental ke arahnya.


"Sayang sekali, semua tindakan yang kau lakukan tidak akan mampu menggores kubah es milikku. Menyerahlah..."


Kata-kata Fang Lin memang terdengar seperti provokasi tetapi ia hanya berkata sejujurnya pada Iblis Kerbau itu.


Setelah Fang Lin berkata demikian, Iblis kerbau itu tampak memasang ekspresi marah. Dia kemudian menciptakan serangan yang tak terhitung jumlahnya dalam sekejap, lalu dilancarkan pada kubah es milik Fang Lin.


Bam!


Bam!


Bam!


Fang Lin menghela nafasnya ketika melihat usaha sia-sia yant dilakukan Iblis Kerbau itu, ia tidak berniat berlama-lama di sana lalu menghilang dari tempatnya dalam sekejap.


Melihat keberadaan Fang Lin menghilang dan diikuti kubah es yang pecah berkeping-keping membuat Iblis Kerbau begitu marah.


"Dasar bajingan ini, aku bersumpah akan membunuhmu." Iblis Kerbau mengeluarkan aua Supreme Being tingkat puncak, tak peduli dengan belasan Iblis di dekatnya yang memuntahkan darah segar dari mulut.


Untuk sekarang, Iblis Kerbau akan mundur terlebih dahulu dan memulihkan kekuatan tempurnya. Karena ada variabel tak terduga dalam rencananya, maka ia harus menyusun ulang rencana agar bisa berhasil menginvasi Dunia Xiangu dengan waktu yang tersisa kurang dari enam tahun lagi.


Di sisi lain, Fang Lin teleportasi ke Dunia Xiangu dengan perisai bulat yang berada di sekelilingnya. Helaan nafas lega keluar dari mulutnya setelah keluar dari kekosongan itu tanpa harus bertarung dengan merah.


"Kalau aku tidak mempunyai elemen es Suci ataupun Energi Semesta, entah apa yang terjadi padaku di kekosongan itu." Fang Lin menggeleng kecil, raut wajahnya perlahan menjadi serius, "Alam Semesta ini sungguh berbahaya, ada cukup banyak makhluk Supreme Being tingkat puncak di sini."


Kekuatan Fang Lin di Alam Semesta ini mungkin seperti butiran pasir di pantai, kalau saja ia lengah sedikit mungkin hidupnya akan menjadi berbahaya meskipun mempunyai dua tipe keabadian sekaligus.


Fang Lin kemudian menyebarkan Kesadaran Spiritualnya untuk memeriksa kota Iwoong yang kini berada tepat di bawahnya.


"Sudah banyak kultivator yang melarikan diri, sekarang hanya tersisa ratusan orang saja di kota seluas ini." Fang Lin bergumam kecil ketika menghitung jumlah mereka, "Sepertinya alasan mereka tetap di sini karena keluarga, ya?"


Fang Lin bisa mendapati berbagai tangisan yang dilakukan oleh ratusan orang itu, ia tidak yakin kalau mereka menangisi tentang materi.


Meskipun Fang Lin gagal melindungi semua orang, ia sama sekali tidak bersalah atau semacamnya. Tujuannya menyelamatkan kota-kota di Dunia Xiangu ini murni untuk membangun koneksi dengan Guard Emperor, jujur saja ia tidak terlalu peduli dengan masalah nyawa penduduk.


Fang Lin kemudian menarii Kesadaran Spiritualnya kembali dan melesat di udara menuju kota yang kasih menghadapi invasi dsri kelompok Setan Kuno.


***


Di salah satu kota besar.


Guard Emperor kini sedang menghabisi nyawa para anggota dari kelompok Setan Kuno. Tidak lama kemudian, ia mulai menyadari kalau jumlah lawan mulai berukuran seiring berjalannya waktu.


"Mereka mundur...?" Guard Emperor bertanya-tanya, dan keraguannya langsung diperkuat ketika bawahannya memberi kabar kalau musuh mulai menghilang menggunakan Jimat Teleportasi.


"Berani-beraninya kabur setelah melakukan semua ini...? Tidak akan kubiarkan!" ekspresi Guard Emperor menjadi kuat, fluktuasi energi di tubuhnya membesar dan dia mulai bergerak ke langit lalu melancarkan Laser Pembunuh ke tempat para anggota kelompok Setan Kuno berada.


Tindakan frontal yang dilakukan oleh Guard Emperor jelas membuat sebagian besar bawahannya terkejut, karena apa yang dilakukan oleh beliau bisa membuat kota menjadi hancur dan mungkin akan memakan banyak korban jiwa.


Namun, keterkejutan mereka hanya berlangsung selama beberapa saat saja sampai akhirnya salah satu Supreme Being di tingkat menengah melakukan hal serupa yang dilakukan oleh Guard Emperor.


Sebagian besar Supreme Being di sana mulai membantai kelompok Setan Kuno menggunakan Laser Pembunuh.


Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan yang begitu parah di daratan dan ada beberapa korban jiwa karena hal itu terjadi, sampai akhirnya Guard Emperor memerintahkan semua bawahannya untuk berhenti karena bisa-bisa mereka akan menghancurkan kota jika itu terus dilanjutkan.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.