System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kekuatan Tempur Xiao Chen


Fang Lin mendengar semua penjelasan boneka bayangan di hadapan-nya dengan seksama, Usai boneka bayangan-nya menyelesaikan cerita-nya ia langsung mengelus dagu-nya pelan dan berpikir, "Xiao Chen dari sekte Lembah Petir dan dia berasal dari Alam Tanah Kultivator yang sama dengan-ku" Batin Fang Lin lalu menimpali-nya, "Apakah dia adalah orang yang bertemu dengan-ku di rumah makan bambu kuning? Fang Lin kembali membatin dan mencoba mengingat kejadian dulu.


Tak butuh waktu lama bagi Fang Lin untuk mengingat hal itu, "Sepertinya benar... Karena saat itu memang ada pertandingan dari kerajaan Zhou dan aku juga melihat mereka memakai jubah petir berwarna ungu..." Gumam Fang Lin pelan lalu menimpali-nya, "Tetapi apa yang terjadi pada mereka setelah pertandingan dari kerajaan Zhou selesai? Hmm... Ini aneh" Timpal Fang Lin bertanya-tanya.


Fang Lin menghela nafas panjang lalu menggelengkan kepala-nya pelan, "Ya, Sudah-lah... Itu tidak terlalu penting bagi-ku" Ucap Fang Lin lalu menanyakan pada boneka bayangan-nya mengenai kekuatan tempur yang dimiliki oleh Xiao Chen.


Sedangkan boneka bayangan itu langsung menanggapi pertanyaan tuan-nya dan memberitahu tentang kekuatan tempur yang dimiliki Xiao Chen.


Butuh beberapa menit bagi boneka bayangan untuk menyelesaikan ucapan-nya. Di sisi lain, Fang Lin diam dan memejamkan mata-nya, Kekuatan tempur milik Xiao Chen bisa dibilang sangat-lah kuat bahkan ia tidak menyangka kalau pasukan Xiao Chen bisa kuat dalam waktu dekat.


30 Juta tingkat To God, 50 ribu tingkat Spiritual God dan 2 Ribu di tingkat Prajurit Dewa ke atas, Itu semua adalah total pasukan milik Xiao Chen.


"Sudah jelas kekuatan tempur-ku kalah dari-nya, Bagaimana bisa dia memiliki pasukan sekuat dan sebanyak itu? " Gumam Fang Lin tak berdaya. Ia berdecak pelan dan mencoba untuk mencari jalan keluar-nya.


Jika Fang Lin membiarkan keberadaan Xiao Chen dan pengikutnya lebih lama lagi, Ia yakin mereka akan terus berkembang pesat sampai diri-nya tidak dapat menjangkau kekuatan tempur milik-nya, "Mau tak mau aku harus berperang melawan-nya sekarang juga, Meskipun kekuatan tempur pasukan-ku kalah dengan-nya tetapi aku memiliki teknik yang dapat membuat pasukan mereka sekarat dalam sekejap" Batin Fang Lin lalu berdiri dari duduk-nya.


"Kalian semua... Beberapa minggu lagi kita akan berperang, Jadi kalian siapkan seluruh penduduk kota Fang termasuk penghuni hutan terlarang di waktu yang aku tentu-kan" Fang Lin memberi perintah kepada seluruh bawahan inti-nya lewat telepati.


Di sisi lain, Para bawahan inti yang mendapati perintah dari tuan mereka hanya bisa menahan rasa terkejut mereka dan menjawab, "Baik, Tuan!"


Mendengar jawaban mereka Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya pelan lalu memutuskan telepati-nya, Ia kemudian menyuruh boneka bayangan di hadapan-nya untuk masuk ke dalam bayangan-nya lalu menoleh ke arah Diablo dan Fei Yulan, "Kalian tunggu-lah disini... Aku akan masuk ke dalam" Ucap Fang Lin dan langsung memasuki rumah es tanpa menunggu jawaban mereka berdua.


Setelah masuk ke dalam, Ia memasuki ruangan yang di tempati oleh Li Fan, Yun Feng dan Fang Ji, "Fang Ji beberapa hari lagi akan mencapai ranah Spiritual God, Mungkin setelah dia naik... Aku akan menyuruh-nya untuk menguatkan pondasi-nya terlebih dahulu" Gumam Fang Lin pelan dan tak lama setelah itu Li Fan serta Yun Feng membuka mata mereka.


Mendapati Fang Lin di dekat pintu keluar membuat Li Fan dan Yun Feng berdiri lalu memberi salam. Latihan selama 20 tahun terakhir membuat mereka berdua berkembang pesat, Saat ini mereka berdua sudah mencapai ranah Spiritual God perak tanda putih.


Fang Lin sendiri yang melihat mereka berdua hanya tersenyum lalu memberitahu mereka kalau sebentar lagi ia akan berperang melawan seseorang, Tentu hal itu membuat mereka terkejut dan penasaran mengenai siapa yang ingin tuan mereka perangi.


Fang Lin yang mengetahui mereka berdua begitu penasaran langsung memberitahu kalau yang ia perangi adalah Xiao Chen, Salah satu peserta turnamen semesta.


Mendengar itu Yun Feng dan Li Fan tidak bertanya lebih lanjut, Mereka berdua kemudian meminta Fang Lin untuk mengeluarkan boneka bayangan-nya untuk dijadikan teman latihan.


Fang Lin yang mendengar permintaan mereka berdua dengan segera mengeluarkan satu boneka bayangan-nya dan menyuruh mereka untuk bertarung di tempat yang sedikit jauh agar tidak mengganggu Fang Ji yang sedang berkultivasi.


Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya sekali dan menjawab, "Ya... Berlatih-lah dengan serius"


Mendengar itu Li Fan dan Yun Feng mengangguk dan melangkah keluar dari sana, Boneka bayangan yang di dekat Fang Lin langsung mengikuti mereka berdua dari belakang.


Fang Lin yang melihat mereka berdua sudah keluar hanya diam lalu melirik ke arah Fang Ji yang masih berkultivasi, Ia terdiam sesaat dan kemudian pergi keluar dari sana.


Saat berada di teras Fang Lin mendapati Diablo dan Fei Yulan yang sedang menatap laut, Ia tidak menghiraukan mereka dan duduk di kursi es milik-nya, "Aku harus mengumpulkan rencana untuk perang nanti... Jika tidak mungkin aku bisa kalah melawan-nya" Batin Fang Lin lalu memejamkan mata-nya.


Beberapa hari kemudian, Fang Lin tiba-tiba membuka mata-nya lalu berdiri dari duduk-nya, Ia memasuki rumah es dan pergi ke tempat Fang Ji berada.


~Whoooshhh~


Sesampainya di sana Fang Lin mendapati Fang Ji yang sedang berkultivasi dan tubuh-nya dikelilingi oleh energi Langit dan Bumi yang tak terbatas.


Energi Langit dan Bumi tersebut masuk ke dalam tubuh Fang Ji secara menggila dan tak lama setelah itu tubuh-nya mengeluarkan cahaya berwarna putih serta suara dentuman yang cukup kencang.


~Booommm~


Ranah Fang Ji yang sebelumnya berada di True God kini sudah naik ke Spiritual God Perak Tanda Putih. Cahaya yang keluar dari tubuh Fang Ji perlahan meredup dan selang beberapa waktu mata-nya perlahan terbuka.


"Selamat atas kenaikan-mu Fang Ji" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Fang Ji yang mendengar-nya langsung memekik dan dengan segera terbang ke arah tuan-nya, "Terima kasih, Tuan... Ini semua berkat anda dan kolam suci itu" Jawab Fang Ji saat sudah mendarat di salah satu pundak tuan-nya.


Fang Lin tersenyum tipis dan bertanya, "Bukan-kah Phoenix seperti-mu dapat berubah menjadi manusia? Apakah kau yang sekarang bisa melakukan-nya?"


"Em... Untuk sekarang saya tidak bisa melakukan-nya tuan, Pondasi saya saat ini masih sangat-lah lemah karena baru saja naik ranah... Saya takut gagal melakukan perubahan wujud dan membuat kultivasi saya mengalami kemunduran" Jawab Fang Ji menjelaskan.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.