System Sang Immortal

System Sang Immortal
Penawaran


Fang Lin yang mendapati pertanyaan seperti hanya tersenyum lebar, "Bukankah kau harus berterima kasih pada-ku?" Ucap Fang Lin dengan nada sedikit seram.


Li Fan yang mendengar itu seketika bergidik ngeri, Ia takut bukan karna suara dari orang misterius itu, Akan tetapi saat mengetahui kalau orang tersebut sedang tersenyum lebar ke dirinya, "T-terima kasih apa?! M-memangnya k-kau yang membunuh dia?!" Tanya Li Fan terbata-bata sambil menunjuk ke arah mayat Fung Li. Meskipun begitu dia mencoba terlihat berani agar orang itu ragu ingin menyerangnya.


Fang Lin yang mendengar itu sedikit mengerutkan alisnya, "Hey bocah, Bukankah sudah jelas kalau aku yang membunuhnya? Perlukah kuperlihat-kan satu hal?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.


Li Fan yang mendengar perkataan orang didepan-nya mencoba menenangkan dirinya, "T-tidak perlu, Aku percaya padamu tuan" Ucap Li Fan lalu menundukkan kepalanya ke bawah.


"Saya minta maaf atas perlakuan saya sebelumnya dan berterima kasih juga karna tuan telah menyelamatkan saya dari orang itu" Timpal Li Fan sambil menunjuk kembali mayat Fung Li.


Fang Lin menganggukkan kepalanya pelan ketika mendengar hal itu, Ia lalu menatap Li Fan dari atas hingga bawah dengan teliti, Sedangkan Li Fan yang merasakan tatapan tersebut menjadi sedikit takut.


Li Fan takut kalau orang didepan-nya ini adalah salah satu dari penjual budak yang ada di Kota Tang Zhuwan dan ingin menjualnya di pasar budak.


Fang Lin yang menyadari ketakutan dari Li Fan sedikit terheran, "Kenapa dia ketakutan saat aku menatap-nya seperti itu? Hmm... Apakah dia berpikir kalau aku penjual budak?" Batin Fang Lin dengan nada heran. Dia berpikir sejauh itu karna mendengar kalau bocah didepan-nya ini adalah seorang Yatim Piatu, Terlebih lagi anak ini seperti tidak punya tempat tinggal.


"Kau Li Fan bukan? Tenang saja, Aku ini bukan penjual budak seperti yang ada dipikiran-mu, Melainkan hanya seorang kultivator netral yang sedang berpetualang" Ucap Fang Lin pelan.


Li Fan hanya menghela nafasnya panjang ketika mengetahui kalau orang didepan-nya ini kultivator netral lalu dia menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan dari orang itu, Meskipun saat ini dia tidak terlalu percaya 100% perkataan orang tersebut tetapi mau tak mau dia harus mempercayai-nya.


Li Fan lalu menatap Fung Li dengan tatapan kasihan dan menghela nafasnya kembali, Saat ini dirinya tidak bisa tinggal disekitar kota Tang Zhuwan lagi karena takut keluarga dari Fung akan menyalahkan dirinya atas kematian dari Fung Li.


"Baiklah tuan... Kalau tidak ada yang ingin dibicarakan lagi aku pamit dulu, Sekali lagi terima kasih atas bantuan-nya" Ucap Fung Lin menundukkan kepalanya hingga badan ke arah Fang Lin kemudian mulai pergi dari sana.


Fang Lin yang melihat itu hanya menghela nafas pelan ketika melihat kepergian Li Fan, "Hey bocah, Apakah kau tidak ingin makan dan kuberikan baju baru? Tapi semua itu ada syaratnya" Ucap Fang Lin membuat penawaran.


Langkah Li Fan seketika terhenti ketika mendengar itu, Ia lalu mengalihkan pandangan-nya ke arah orang misterius itu, "Apa syaratnya tuan?" Tanya Li Fan dengan nada penasaran. Dia sebenarnya tidak ingin berurusan lagi dengan orang misterius itu, Tetapi jika hal tersebut menyangkut masalah perutnya, Ia tidak dapat menolaknya.


Fang Lin hanya tersenyum tipis saat melihat Li Fan tertarik dengan tawaran-nya tersebut, "Jadilah murid-ku dan aku akan memberikan dirimu makanan setiap hari" Ucap Fang Lin lalu mendekati Li Fan dengan perlahan.


"Murid-mu? Baiklah aku setuju, Tetapi kau harus menunjukkan kalau dirimu adalah seorang kultivator netral" Jawab Li Fan dengan cepat.


Fang Lin sedikit tertegun ketika penawaran-nya di setujui dengan cepat, Ia lalu menggarukan kepalanya dan bertanya dengan nada bingung, "Tetapi bagaimana cara membuktikan kalau aku ini adalah kultivator netral?"


"Mudah saja, Tuan hanya perlu ke gerbang penjaga Kota Tang Zhuwan dan mengatakan kalau tuan adalah pendatang baru yang ingin masuk ke kota"


"Biasanya mereka akan meminta tuan sejumlah koin perak dan meminta tuan untuk menaruh tangan di sebuah kristal, Nah... Kristal itu akan menunjukkan kalau tuan Kultivator dari aliran apa" Ucap Li Fan menjelaskan.


Fang Lin yang mendengar penjelasan Li Fan hanya menganggukkan kepalanya pelan, "Baiklah... Tapi kau harus ikut aku" Ucap Fang Lin lalu mengulurkan tangan-nya agar di genggam.


Li Fan tidak langsung menggenggam tangan pria misterius didepan-nya melainkan sedang berpikir sesuatu, "Andai saja orang ini bukan kultivator netral melainkan kultivator aliran hitam, Bisa-bisa aku akan berakhir menjadi seorang budak, Tetapi... Perut-ku ini sudah tidak bisa di ajak kompromi" Batin Li Fan sambil mengelus-eluskan perutnya.


Di sisi lain, Fang Lin hanya tersenyum tipis dan mulai berjalan ke arah gerbang kota, "Urus mayat itu dan ancam mereka agar tidak mengganggu Li Fan selama di kota" Ucap Fang Lin lewat telepati ke salah satu bayangan-nya.


~Whoooshh~


Diam-diam sebuah bayangan keluar dari bayangan Fang Lin, Bayangan tersebut dengan cepat melesat ke arah mayat Fung Li.


Sesampainya disana, Bayangan tersebut berubah menjadi seorang pria paruh baya yang memiliki banyak kerutan di wajahnya.


Pria paruh baya tersebut langsung membopong mayat Fung Lin dan melesat ke arah tembok kota.


***


Di Gerbang Kota Tang Zhuwan.


Saat ini Fang Lin dan Li Fan sedang mengantri untuk masuk ke dalam kota. Mereka berdua kini menjadi pusat perhatian karena dirinya sedang menggandeng Li Fan.


"Ohh... Itu bukannya anak yatim dari keluarga Li? Siapa pria disebelahnya?"


"Entahlah... Mungkin dia salah satu anggota penjual budak"


"Hahahaha... Jika itu benar, Mampus untuk anak itu. Kuharap dia mati karna tersiksa disana"


Fang Lin yang mendengar ocehan dari orang-orang yang sedang mengantri sedikit mengerutkan alisnya, "Kenapa anak ini begitu direndahkan?" Batin Fang Lin bertanya-tanya.


Fang Lin lalu melirik ke arah Li Fan yang kini sedang menggigit bibir bawahnya hingga berdarah, Fang Lin yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya pelan.


Fang Lin langsung mengalirkan Qi Langit dan Bumi untuk memulihkan luka yang dialami Li Fan saat bertarung.


Li Fan sendiri sangat terkejut ketika merasakan energi hangat sedang memasuki tubuhnya secara perlahan, Ia lalu melihat luka-luka sayatan yang dialami-nya dan kembali terkejut ketika melihat luka-nya hampir sembuh semua.


Li Fan mencoba menebak siapa yang menyembuhkan-nya dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah pria misterius yang sedang menggandengnya dan mengatakan, "Terima kasih tuan karena telah menyembuhkan saya"


Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya dan menelepati Li Fan, "Tidak perlu sungkan karna kau adalah calon murid-ku, Lalu jangan dengarkan anjing yang menggonggong itu"


Li Fan sedikit terkejut ketika pria misterius itu bisa menelepatinya, Ia hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum lebar, Kini dirinya sudah percaya 100% kalau pria misterius itu adalah orang baik.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.